Terjerat Cinta Om Duda

Terjerat Cinta Om Duda
Part 82


__ADS_3

Dalam waktu 2 bulan Cassandra dinyatakan hamil. Ivanders sangat bahagia namun berbeda dengan Cassandra yang sangat kesal dan marah dengan kehamilannya


"Bagaimana aku bisa hamil?? Aku selalu mengonsumsi obat penunda kehamilan."kata Cassandra marah dan membanting semua barang yang ada dikamar nya


"Aku sudah menukar obat penunda kehamilan mu dengan penyubur kandungan."kata Ivanders dari balik pintu membuat Cassandra kaget dan juga semakin marah setelah mendengar ucapan Ivanders


"Jadi selama ini kamu tahu jika aku mengonsumsi obat penunda kehamilan?? Lalu kenapa kamu menukarnya Ivan?? Karier model ku baru saja naik dan sekarang aku hamil pasti kontrak kerjaku akan diputus sepihak lalu karierku akan meredup."kata Cassandra frustasi


"Apa uang yang kuberikan selama ini kurang Sandra?? Kumohon berhentilah menjadi model. Kamu sekarang sudah hamil jadi fokuslah pada kehamilan mu dan juga rumah tangga kita."kata Ivanders


"Kamu tahu kan model adalah cita-cita ku dari dulu Ivan. Kenapa kamu tega menghancurkan mimpiku Ivan?? Kamu tahu kan bagaimana susahnya aku membangun karier model ku hingga aku menjadi terkenal seperti sekarang ini. Kenapa kamu jahat Ivan???"tanya Cassandra setengah berteriak membuat perutnya kram


"Aduuuh saakit."kata Cassandra memegangi perutnya


Ivanders dengan sigap menggendong Cassandra dan menidurkan nya di ranjang lalu dia menghubungi dokter agar datang ke mansion nya. Setelah beberapa saat menunggu Dokter Guntur datang dan langsung memeriksa Cassandra


"Kamu ini sedang hamil muda Sandra jadi usahakan jangan sampai stress. Itu tidak akan baik untuk janin yang ada di rahimmu."kata Guntur


"Apa aku bisa menggugurkan kandunganku ini Guntur??"tanya Cassandra


"Jangan gila kamu Sandra!!!"kata Ivanders setengah berteriak


"Ya aku memang gila dan itu karena kamu!!! Aku membencimu Ivan karena keegoisan mu yang hanya memikirkan dirimu sendiri. Aku belum siap untuk hamil jadi lebih baik aku gugurkan saja."kata Cassandra


"Apa kamu tega membunuh janin yang tidak bersalah itu Sandra??"tanya Guntur


"Aku tidak peduli Guntur karena aku tidak pernah mengharapkan kehadiran janin yang aku kandung ini."kata Cassandra memukul-mukul perutnya membuat Ivanders menahan tangan Cassandra lalu dengan cepat Dokter Guntur menyuntikkan obat penenang


Cassandra langsung tertidur begitu Dokter Guntur menyuntikkan obat penenang tersebut. Ivanders menghela nafas kasar melihat Cassandra


"Bicarakan ini baik-baik padanya nanti Ivan jangan pakai emosi. Bersabarlah Ivan jika kamu emosi dia akan merasa tertekan itu tidak akan baik untuk janinnya. Kamu tidak ingin terjadi apa-apa pada janin itu bukan??"tanya Guntur


"Tentu aku tidak ingin terjadi sesuatu pada janin yang ada di kandungannya. Baiklah aku akan bicara baik-baik nanti padanya walaupun mungkin sulit karena sifat keras kepalanya. Aku akan meyakinkannya agar dia mempertahankan kandungannya."kata Ivanders


"Semangat berjuang. Kalau begitu aku pulang dulu. Ini obat penguat kandungan berikan padanya nanti jika dia sudah sadar."kata Guntur menyerahkan obat pada Ivanders

__ADS_1


"Ya terimakasih Guntur."kata Ivanders


Dokter Guntur hanya menganggukkan kepalanya dan menepuk bahu sahabatnya lalu berjalan keluar kamar tersebut


Hampir menjelang malam Cassandra baru sadar. Ivanders begitu setia ada disampingnya. Dia tidak ingin Cassandra berbuat nekat yang akan membahayakan janin yang ada di kandungannya


"Aku membuatkan teh madu kesukaanmu. Apa kamu ingin meminumnya sekarang selagi masih hangat??"tanya Ivanders lembut dengan mengusap lembut rambut Cassandra


Cassandra melengos tak ingin menatap Ivanders. Dia tidur membelakangi Ivanders membuat Ivanders menghela nafas kasar


"Apa kamu ingin makan sesuatu??"tanya Ivanders tapi tak digubris Cassandra


"Ayolah Sayang please jangan diamkan aku seperti ini."kata Ivanders frustasi


Cukup lama Ivanders diam melihat Cassandra yanh terus tidur membelakangi nya. Berulang kali Ivanders menghela nafas panjang untuk mengurangi emosi yang ada didalam dadanya. Hingga dia memutuskan untuk mengalah pada Cassandra


"Baiklah sekarang apa yang kamu inginkan?? Aku akan kabulkan semua permintaan mu kecuali menggugurkan kandungan mu."kata Ivanders


"Benar kamu akan mengabulkan semua permintaanku??"tanya Cassandra berbalik setelah mendengar ucapan Ivanders


"Aku ingin selama hamil kamu tidak berada didekat ku. Dan setelah anak ini lahir aku akan pergi ke Paris untuk memulai karierku sebagai model."kata Cassandra


"Kalau kamu pergi lalu bagaimana denganku dan anak kita nanti??"tanya Ivanders


"Aku sudah tidak peduli denganmu dan juga anak yang aku kandung ini. Karena kalian mimpiku jadi model terkenal harus tertunda jadi aku ingin kita bercerai setelah anak ini lahir."kata Cassandra


Deg


Jantung Ivanders serasa berhenti berdetak saat Cassandra istri yang begitu dia cintai ingin bercerai hanya demi obsesinya menjadi seorang model terkenal. Sungguh dia tidak percaya Cassandra begitu mudahnya mengatakan cerai padanya. Kemana cintanya yang dulu dia agungkan kepadanya kemana janjinya yang akan selalu menemaninya hingga akhir hayat. Ivanders begitu shock sekali hingga tak mendengar jika Cassandra terus berbicara padanya


"Apa kamu yakin dengan keputusan mu ini??"tanya Ivanders lemah


"Iya aku sangat yakin. Aku akan memulai karierku dari awal tanpa bayang-bayang dari kalian."lanjut Cassandra


"Baiklah jika itu adalah keputusan mu aku akan menerimanya. Tapi ingat kamu harus menjaga anak yang ada didalam kandungan mu itu. Jika aku tahu kamu melakukan sesuatu pada anak dalam kandungan mu jangan harap kamu bisa meniti kariermu jadi model lagi Sandra. Aku akan menutup semua akses agar kamu tidak lagi bisa menjadi model. Ingat itu Sandra!!!"kata Ivanders mengancam

__ADS_1


"Iya aku akan selalu mengingatnya. Sekarang pergilah aku tak ingin melihat wajahmu."kata Cassandra


"Minum dulu teh madunya dan ini obat dari Guntur tadi dia menyuruh mu untuk meminumnya."kata Ivanders


"Ya aku meminumnya sekarang pergilah!!!"usir Cassandra


Ivanders menghela nafas panjang melihat Cassandra sejenak lalu pergi meninggalkan Cassandra


Beberapa bulan berlalu kini Cassandra akan melahirkan. Karena bayinya sungsang akhirnya dokter memutuskan untuk melakukan tindakan Cesare. Ivanders menemani Cassandra melahirkan dan Ivanders bersyukur bayi laki-laki yang sangat tampan berhasil dilahirkan oleh Cassandra. Setelah itu Cassandra dipindahkan ke ruang rawat


"Apa kamu tidak ingin melihat anak kita Sandra??"tanya Ivanders yang menggendong putranya


"Tidak. Aku tidak ingin hatiku goyah karena melihatnya."kata Cassandra


"Apa kamu sudah mengurus surat perpisahan kita??"tanya Cassandra


"Sudah. Mungkin beberapa hari lagi pihak pengadilan akan memanggil kita untuk menghadiri sidang perceraian kita."kata Ivanders


"Baguslah kalau gitu. Aku ingin minta kompensasi Ivan."kata Cassandra


"Kompensasi apa??"tanya Ivanders


"Kompensasi selama aku hamil anakmu itu. Kamu pikir hamil selama 9 bulan itu tidak berat apa."kata Cassandra


"Baiklah aku akan memberikan uang 10Miliar apa kurang??"tanya Ivanders


"Tidak itu sudah lebih dari cukup. Sekarang pergilah bawa anak itu tangisannya membuat kepalaku pusing."usir Cassandra


"Aku harap kamu tidak pernah menyesali keputusan mu ini Sandra."kata Ivanders yang masih berada didepan pintu


"Aku tidak akan pernah menyesalinya Tuan Ivanders Smith Dimitri. Sekarang pergilah dan jangan ganggu aku lagi.!!!"kata Cassandra


Ivanders pergi dari ruang rawat Cassandra dengan menggendong anaknya dan membawa anaknya kembali ke mansion nya


Flashback off

__ADS_1


__ADS_2