
Malam ini balapan Zivana dengan Zayn. Zivana belum mengetahui jika orang yang mengajaknya balapan adalah Zayn kakak Pandu. Zivana dibantu Varo dan juga Yudi sedang mengecek ulang mesinnya agar nanti tidak terjadi kesalahan saat balapan. Setelah itu Zivana melakukan test drive terakhir sebelum balapan
"Wow lo keren Ziva!! Gue yakin lo pasti menang nanti."kata Varo sambil bertepuk tangan
"Bukan gue yang keren bang, tapi motornya yang keren."kata Zivana
"Motor dan orang yang mengendarai nya sama sama keren pokoknya."kata Yudi mengacungkan kedua jempolnya
"Nanti bang Varo dan bang Yudi nonton kan balapan gue??"tanya Zivana
"Sorry gue gak bisa Ziva. Udah janjian sama doi."kata Varo
Zivana lalu menoleh ke Yudi
"Gue pasti nonton dong Ziva. Gue gak akan melewatkan nya. Apalagi hadiahnya besar pasti lo bakal traktir nanti."kata Yudi
"Ya elah bang. Nonton cuma mau traktiran doang. Nonton itu kasih semangat bang."kata Zivana cemberut
"Gue pasti kasih semangat yang terdepan Ziva biar lo menang."kata Yudi
Pembicaraan mereka terhenti saat mendengar suara motor Gio sudah sampai dibengkel. Gio menghampiri mereka
"Ayo kita berangkat sekarang Ziva. Nih tadi gue belikan jaket buat lo."kata Gio menyerahkan jaket kulit berwarna hitam
"Perhatian bener lo Gio."kata Yudi
"Ya iyalah bang secara gue itu manager nya Ziva mengutamakan kenyamanan dan keselamatan nya agar bisa menang balapan nanti."kata Gio
"Lo kira artis apa pakai manager segala."kata Yudi
"Lho Ziva kan artis dunia balap bang."kata Gio
"Ini kalau kalian bicara terus kapan berangkatnya??"tanya Zivana
"Ya kalian berangkat lah. Semoga lo menang Ziva."kata Varo
"Amiin bang."kata Zivana
__ADS_1
Brum brumm brumm
Gio pergi dulu lalu disusul Zivana lalu disusul Yudi. Setelah perjalanan 35 menit mereka sampai di arena balap. Pembalap yang menantang Zivana sudah berada digaris start lalu Zivana melajukan pelan motornya menuju garis start. Suara sorakan dari penonton menyerukan nama Vana. Kemudian wanita cantik membawa bendera dengan pakaian sexy berada ditengah tengah Zivana dan Zayn mengayunkan benderanya menandakan balapan itu dimulai
Pada mulanya Zayn yang memimpin balapan itu. Zivana masih santai dibelakang Zayn dan itu membuat Zayn tersenyum senang. Dia merasa akan mudah memenangkan balapan ini. Zayn tidak tahu jika ini hanya strategi Zivana. Setelah mendekati garis finish Zivana menambah kecepatan maksimal hingga berhasil menyalip Zayn. Zayn kaget melihat Zivana yang mendahului nya padahal tadi dia tertinggal jauh. Zayn tidak tinggal diam dia yang berada dibelakang Zivana berusaha menyalip nya, namun usaha Zayn gagal karena kecepatan motor Zivana jauh diatas rata rata hingga berhasil mencapai garis finish
Gio dan yang lainnya berlari menghampiri Zivana lalu bersorak menyebut nama Vana. Zayn mendekati Zivana dengan masih mengenakan helmnya dan memberikan nya selamat
"Selamat Zivana."kata Zayn menyodorkan tangan kanan nya
"Makasih."kata Zivana menjabat tangannya dengan mengenyritkan dahinya karena orang yang menjadi lawan balapan nya mengetahui nama aslinya
Melihat Zivana yang mengenyritkan dahi seperti orang bingung membuat Zayn tersenyum gemas lalu Zayn membuka helm nya membuat Zivana terkejut
"Kak Zayn."gumam Zivana pelan dengan wajah terkejut
"Ya aku Zayn. Apa kamu tidak tahu jika aku yang menantangmu balapan??"tanya Zayn
"Tidak kak. Aku lupa menanyakannya."jawab Zivana dengan senyum yang dipaksakan
"Kalau gue tahu yang menantang gue balapan kak Zayn gue gak akan menerimanya. Walaupun hadiahnya sangat besar. Bodohnya gue gak tanya sama Gio dulu."gumam Zivana dalam hati
"Thanks kak. Kak Zayn juga hebat."kata Zivana
"Ziva, ayo kita ke cafe RedStar anak anak menunggu kita."ajak Gio menarik tangan Zivana. Gio tahu jika saat ini Zivana sedang tidak nyaman dengan adanya Zayn disini
"Bisa kita bicara berdua sebentar Ziva. Please."kata Zayn memohon
Zivana menghela nafas panjang. Dia tak tega menolak permintaan dari kakak sahabatnya tersebut. Hingga akhirnya dia menganggukkan kepalanya pelan
"Lo duluan aja Gio. Gue akan menyusul lo nanti. Gue akan bicara dengan kak Zayn sebentar."kata Zivana
"Tapi,,,"kata Gio
"Gue gak papa. Percaya sama gue."bisik Zivana
"Baiklah. Tapi, jika ada apa apa lo harus segera hubungi gue."bisik Gio
__ADS_1
Gio mau tak mau meninggalkan Zivana dengan Zayn. Dia sebenarnya merasa was was membiarkan mereka hanya berdua. Terakhir Gio meninggalkan mereka berdua berbicara, Zayn memaksa Zivana untuk menerima cintanya dan membuat tangan Zivana terluka karena cengkeraman tangan Zayn
"Apa yang ingin kak Zayn katakan??"tanya Zivana to the point
"Aku hanya ingin menanyakan kenapa setelah aku menyatakan cinta gue ke kamu. Pesanku gak pernah kamu balas. Teleponku juga gak pernah kamu angkat. Kamu terkesan menghindariku."kata Zayn
"Aku sudah menjawab pernyataan kak Zayn bukan. Aku gak mau kak Zayn mengira aku memberikan harapan untuk kak Zayn jika aku membalas pesan kak Zayn. Jadi, maaf kak Zayn jika membuat kak Zayn kecewa."kata Zivana sambil melambaikan tangannya saat melihat orang yang ditunggu nya datang
Orang itupun menghampiri Zivana saat melihat Zivana melambaikan tangan padanya. Zayn melihat Zivana yang melambaikan tangannya langsung menoleh ke belakang
Zivana langsung memeluk lengan orang itu. Orang itu terkejut melihat Zivana yng langsung memeluk lengannya. Dia menoleh kearah Zivana sambil mengenyritkan dahinya. Zivana tak menjawab kebingungan orang itu malah bertanya kehebatannya dalam balapan
"Bagaimana Om skill gue dalam balapan??"tanya Zivana sambil berbisik
Iya dia adalah Ivanders. Orang yang sejak tadi Zivana tunggu kehadirannya
"Lumayan."kata Ivanders
"Kok lumayan sih Om. Harusnya Om itu memuji kehebatan gue."kata Zivana mengerucutkan bibirnya
Zayn yang melihat interaksi antara Zivana dan pria lain membuat nya geram lalu dia berdehem agar mereka menghentikan aksi saling bisik nya. Dan itu berhasil membuat mereka berdua berhenti berbisik lalu menoleh kearah Zayn
"Eh maaf kak jika aku bersama dengan calon suamiku memang terkadang lupa jika di sekeliling kami ada orang."kata Zivana membuat Ivanders menatapnya dengan tajam
"Dia calon suami kamu??"tanya Zayn terkejut
"Iya kak. Dia calon suamiku. Iya kan sayang."kata Zivana sambil mengedipkan matanya
"I..iya sayangku."kata Ivanders sambil memeluk pinggang Zivana
"Permainan apa lagi yang sedang dimainkan dengan gadis licik ini. Apa dia juga salah satu mantannya seperti di rumah sakit kemarin??"gumam Ivanders dalam hati sambil melihat kearah Zayn
☘️☘️☘️☘️☘️
Hai readers maaf ya mommy telat up nya
Karena misua lagi sakit
__ADS_1
Jangan lupa Like, Vote dan Komentar
Love you All