Terjerat Cinta Om Duda

Terjerat Cinta Om Duda
Part 24


__ADS_3

Keesokan harinya Zivana sudah bersiap berangkat ke sekolah. Hari ini adalah hari terakhir UTS disekolahnya. Dia berangkat menggunakan mogenya ke sekolah. Setelah sampai disekolah dia memarkirkan moge nya kemudian berjalan menuju kelasnya. Disana sudah ada Seryl dan Pandu sedang berbincang bincang


"Morning."sapa Zivana


"Morning juga cantik."jawab Pandu tersenyum manis membuat Zivana memutar bola malas


Kemudian bel berbunyi dan semua murid masuk ke kelas masing masing untuk melaksanakan UTS terakhir mereka. Setelah selesai Zivana dan Seryl pergi ke kantin untuk makan karena tadi pagi Zivana tak sempat sarapan


"Tumben lo kesiangan Ziv biasanya lo selalu berangkat pagi."kata Seryl


"Iya gue bangun kesiangan tadi."kata Zivana


"Emang tidur jam berapa tadi malam kok sampai kesiangan??"tanya Seryl


"Jam 8 gue udah tidur. Setelah pulang dari bengkel gue mandi terus tidur karena tubuh gue lelah banget. Lo tahu sendiri bang Yudi kemarin gak masuk jadi semuanya gue kerjain berdua sama bang Sonu."kata Zivana sambil memakan soto


"Tadi pagi Om galak kesini tahu gak nyariin lo."kata Seryl


"Ngapain??"tanya Zivana mengenyritkan dahinya


"Gak tahu gue. Mungkin kangen kali sama lo."kata Seryl


"Gak mungkinlah. Oh ya gue lupa ya kalau gue masih hutang sama dia. Gue harus ketemu dia lagi dong."kata Zivana lesu


"Emang kenapa kalau ketemu lagi?? Bukannya lo suka karena ganteng."goda Seryl


"Idiih amit amit gue suka sama dia yang ada malah benci. Lo tahu dia itu udah galak, sombong lagi."kata Zivana emosi


Jika mengingat semua ucapan Ivanders membuatnya sangat marah. Jika tak memikirkan Kinara dan Noah pasti Ivanders sudah habis dihajar olehnya


"Hati hati lho benci sama cinta itu beda tipis."kata Seryl


"Gue gak bakalan cinta sama Om galak."kata Zivana ketus


Pandu yang baru keluar dari ruang guru segera ke kantin dan melihat kedua sahabatnya makan dia pun menghampirinya


"Lo gak makan Ryl??"tanya Pandu


"Gue masih kenyang. Gue lagi pengen minum jus alpukat aja."jawab Seryl sambil meminum jusnya

__ADS_1


"Lo gak makan??"tanya Seryl


"Gak gue juga masih kenyang. Gimana nih lusa jadi kan liburan ke puncak nya??"tanya Pandu


"Gue lusa ada acara jadi kayaknya gak bisa ikut. Sorry ya."kata Zivana gak enak


"Yah gak seru kalau gak ada lo Ziva. Gimana kalau kita undur satu hari liburannya?? Nanti biar gue bicara sama anak anak yang lain."usul Pandu


"Yaudah terserah lo aja. Tapi kalau anak anak yang lain ngajak lusa ya kalian berangkat aja gak papa. Lain kali kan kita bisa liburan lagi bersama kan. Gue gak mau hanya karena gue rencana liburan yang sudah dipersiapkan jadi berantakan. Kemarin kan kalian udah susah cari Villa nya kalau diundur satu hari kalian harus cari Villa baru dong untuk menginap sedangkan dimasa liburan kayak gini tuh pasti susah mencari Villa yang kosong. Dan gue gak mau yang lainnya kecewa nanti kalau gak jadi liburan."kata Zivana


"Yaudah deh. Tapi lo janji kalau liburan lagi lo harus ikut no cancel kayak gini."kata Pandu cemberut


"Ok gue janji deh. Udah dong wajahnya jangan kayak gitu. Geli gue lihatnya."kata Zivana tertawa membuat Pandu tersenyum


"Kalau lo ikut kan Ryl?? Jangan bilang lo juga gak jadi ikut!!"kata Pandu


"Gue...."kata Seryl menggantung melihat wajah Pandu yang kepo


"Pasti ikut dong."kata Seryl terkekeh


"Baguslah kalau lo ikut. Setidaknya walaupun Zivana gak ikut lo bisa ikut jadi disana tidak membosankan."kata Pandu


Setelah Pandu pergi Seryl menanyakan alasan Zivana tidak ikut liburan


"Lusa emangnya ada urusan penting apa Ziva??"tanya Seryl


"Emm kata Gio ada yang ngajak gue balapan dan jika menang hadiahnya 100 juta. Jadi gue gak mungkin menyia nyiakannya. Uang itu bisa buat membayar hutang gue ke Om galak. Setelah itu kan gue gak akan ketemu Om galak lagi setelah hutang gue lunas."kata Zivana


"Yakin lo setelah bayar hutang gak akan ketemu lagi sama Om galak. Lalu gimana dengan Noah??"tanya Seryl membuat Zivana sedih membayangkan wajah Noah


"Apa lo kemarin jadi menjenguknya?"tanya Seryl lagi


"Nggak Ryl. Sebenarnya gue pengen banget jenguk Noah, tapi mengingat Om galak yang menyuruh gue menjauhi Noah membuat gue mengurungkan niat gue."kata Zivana


"Lebih baik lo jenguk Noah Ziva kasihan anak itu. Kemarin saat lo VC gue juga sempat melihat sekilas wajahnya yang pucat. Dan mungkin tadi pagi Om galak kemari mau meminta lo buat jenguk Noah."kata Seryl


"Tidak mungkin Om galak meminta gue untuk menjenguk Noah Ryl. Paling nanyain hutangnya. Karena yang ada diotaknya itu hanya uang."kata Zivana


"Terserah lo Ziva, tapi saran gue jenguklah Noah dan gue akan menemani lo nanti."kata Seryl

__ADS_1


"Emm baiklah pulang nanti kita akan menjenguknya."kata Zivana


Sebenarnya kemarin Rommy tanpa sengaja bertemu Seryl di Mall saat Seryl akan membeli baju kemudian Rommy mengajaknya makan dan meminta Seryl membujuk Zivana untuk menjenguk Noah. Seryl awalnya tidak mau dengan alasan tidak mau mencampuri urusan Zivana. Tapi saat Rommy berbicara dengan Seryl, Kinara menghubungi Rommy memintanya untuk segera datang kerumah sakit. Rommy pun mengajak Seryl menjenguk Noah dirumah sakit. Sesampainya dirumah sakit Seryl melihat keadaan Noah dan itu membuatnya sedih. Noah juga memintanya agar membawa Zivana datang menemuinya karena dia merindukannya. Seryl pun berjanji pada Noah akan membawa Zivana menemui Noah


Sepulang sekolah Zivana dan Seryl pergi kerumah sakit. Namun ditengah perjalanan Zivana berhenti


"Kenapa berhenti Ziva?? Apa kita tidak jadi pergi kerumah sakit??"tanya Seryl


"Gue harus bawa apa ya Ryl kesana?? Gak mungkin kan gue menjenguk tapi gak bawa apa apa."kata Zivana


"Gimana kalau lo belikan boneka atau mobil mobilan??"usul Seryl


"Yaudah kita ke Mall dulu ya."kata Zivana


"OK."kata Seryl


Mereka menuju ke Mall terdekat lalu Zivana melihat boneka keropi yang lucu kemudian dia membelinya. Setelah membeli boneka lalu mereka segera pergi ke rumah sakit. Sesampainya dirumah sakit Zivana memarkirkan mogenya. Diparkiran dia bertemu Rommy


"Zivana lo kesini mau menjenguk Noah??"tanya Rommy


"Iya kak."jawab Zivana


"Yaudah gue antar ke ruangan Noah."kata Rommy


Mereka berjalan beriringan dan Seryl berada dibelakang. Sampai didepan ruangan Noah, Zivana merasa gugup. Rommy membuka pintu ruangan Kinara dan Noah menoleh kearahnya. Zivana belum kelihatan karena ketutup tubuh Rommy


"Om Rommy punya kejutan untukmu Noah."kata Rommy


"Aku gak mau kejutan apa apa Om."kata Noah lesu


"Bener nih gak mau?? Nanti nyesel lho."goda Rommy


"Ya."kata Noah singkat


"Yaudah kita pulang aja Ziva karena Noah tak ingin bertemu denganmu."kata Rommy bergeser dan melirik ke Noah


Mendengar nama Zivana, Noah mendongakkan kepalanya dan melihat Zivana masih didepan pintu membuatnya tersenyum bahagia


"Kakak Cantik."teriak Noah

__ADS_1


__ADS_2