Terjerat Cinta Om Duda

Terjerat Cinta Om Duda
Part 67


__ADS_3

Besok adalah hari keberangkatan Gio ke Jerman. Rencananya hari ini Zivana akan menemaninya berbelanja keperluannya selama di sana. Sebenarnya Mama Adele sudah menyiapkan segala keperluannya. Tapi Gio berasalan ada yang kurang sehingga meminta Zivana untuk menemaninya ke Mall padahal dia ingin menghabiskan waktu berdua seharian ini sebelum berangkat esok hari. Pagi ini Gio menjemput Zivana ke apartemennya. Ya sekarang Zivana sudah pindah ke apartemen. Dia sudah pindah selama satu minggu ini. Sebenarnya Mama Adele keberatan jika Zivana tinggal di apartemen sendirian, tapi setelah dibujuk rayu Zivana dan dibantu Gio akhirnya Mama Adele mengizinkannya namun dengan syarat seminggu sekali harus menginap dirumahnya. Zivana mengiyakan syarat tersebut


"Ma, aku mau pergi dulu."kata Gio pamit dengan Mama Adele


"Sebentar Gio."kata Adele menghentikan langkah Gio


"Ini berikan pada Zivana. Katakan padanya sebelum pergi dia harus memakannya terlebih dulu."kata Adele menyerahkan bekal pada Gio


"Ya Ma."kata Gio menerima bekal tersebut lalu mencium punggung tangan Mama Adele


"Hati hati dijalan jangan ngebut."pesan Adele


"Siap Ma."kata Gio berjalan keluar lalu segera masuk kedalam mobilnya


Gio melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Setelah menempuh perjalanan selama 45 menit Gio sampai di apartemen Zivana. Ya apartemen miliknya sudah diberikan atas nama Zivana atas permintaan Papa Malvin. Sebenarnya Zivana menolaknya namun Papa Malvin memaksanya hingga akhirnya Zivana hanya pasrah


Gio berjalan menuju apartemen lantai 3 itu. Dia langsung masuk karena dia sudah tahu kode akses masuk apartemen tersebut. Saat sudah masuk Gio melihat Zivana sedang menonton drama korea dari televisi dengan suara yang sangat keras sehingga tak menyadari jika Gio sudah masuk kedalam apartemen. Gio menggelengkan kepalanya melihat tingkah Zivana. Gio langsung duduk disampingnya lalu memberikan tisu pada Zivana yang menangis karena melihat drama korea yang ditontonnya. Melihat ada yang memberinya tisu membuat Zivana menoleh lalu menerima tisu itu untuk mengeluarkan ingusnya


Sreek


"Iih jadi cewek jorok banget sih lo!!"kata Gio langsung berdiri menjauh dari Zivana


Zivana hanya tersenyum dengan memperlihatkan deretan gigi putihnya lalu mematikan televisinya dan menghampiri Gio yang duduk disofa


"Lo kapan datang Gio??"tanya Zivana


"Udah dari tadi saat lo menangis didepan TV."jawab Gio


"Tadi ceritanya sedih Gio. Tahu gak Gio,,,"kata Zivana


"Gak gue gak tahu. Udah gak usah cerita drama korea yang lo tonton bisa malam nanti selesainya kalau lo cerita."potong Gio


"Iih lo nyebelin tahu gak."kata Zivana kesal


"Udah gak usah cemberut gitu bibirnya. Cepat sana mandi nanti keburu siang kita gak jadi jalan."kata Gio


"Nanti aja mandinya gue mau sarapan dulu."kata Zivana mengambil bekal yang ada dimeja


"Mandi dulu baru sarapan."kata Gio merebut bekal yanga ada ditangan Zivana


"Tapi gue lapar banget Gio."kata Zivana memelas

__ADS_1


"Ini makan roti dulu. Udah sana mandi dan dandan yang cantik pakai dress yang gue beliin kemarin. Gue pengen sekali kali pergi sama lo jadi cewek gak jadi cowok terus."kata Gio


"Enak aja lo bilang gue cowok."kata Zivana tak terima sambil memakan roti


"Ya siapa suruh lo selalu pakai celana jeans dan baju kedodoran kayak cowok."kata Gio


"Gue pengen kita habiskan waktu bersama seharian ini sebelum gue berangkat besok. Jadi cepetan mandi."kata Gio sambil mendorong tubuh Zivana ke kamar nya


"Iya ya bawel. Udah sana keluar gue mau mandi dulu."kata Zivana menutup pintu kamarnya


Setelah 1 jam lamanya Zivana keluar dari kamarnya. Dia menggunakan dress pemberian Gio. Dress berwarna navy itu sangat cocok ditubuhnya. Gio sampai terpesona melihatnya


"Gue tahu gue cantik. Tapi lo gak usah terpesona gitu. Gue gak mau lo jatuh cinta sama gue. Gue maunya kita saudara selamanya."kata Zivana berjalan kearah Gio lalu duduk di kursi disampingnya


"Ternyata selain narsis lo PeDe juga ya. Siapa juga yang bakal jatuh cinta sama lo. Gue itu heran lo bisa dandan cantik kayak cewek pada umumnya tapi kenapa lo lebih suka jadi tomboi kayak cowok. Tapi, walaupun lo cantik tapi masih lebih cantik mantan mantan gue."kata Gio


"Jadi playboy aja bangga lo!!"kata Zivana sambil makan sarapannya


"Iya dong. Gue bisa menaklukan banyak cewek cantik dan itu merupakan rekor yang bagus."kata Gio langsung mendapatkan pukulan di kepalanya


"Auu sakit woy."kata Gio mengusap kepalanya


"Nggak. Lagian ya bukan gue yang ngejar-ngejar cewek tapi justru cewek yang ngejar-ngejar gue. Gue itu kasihan sama mereka karena mengemis cinta sama gue ya udah gue terima aja."kata Gio


"Gue harap lo berhenti memainkan hati cewek Gio. Gue gak mau lo kena karmanya nanti."kata Zivana


"Oh ya sudah sejauh mana hubungan lo sama Ivan??"tanya Gio mengalihkan pembicaraan


Pertanyaan Gio membuat Zivana tersedak


Uhuuk uhhuk uhhuk


"Pelan pelan makannya Ziva."kata Gio memberikan air lalu mengusap punggung Zivana


"Sorry Gio gue gak bisa bilang kalau hubungan kami sudah sangat jauh bahkan kami akan menikah 3 minggu lagi."gumam Zivana dalam hati


"Woy kenapa lo melamun??"tanya Gio


"Gue gak melamun kok."jawab Zivana


"Lo belum jawab pertanyaan gue."kata Gio

__ADS_1


"Ya hubungan gue sama dia dekat hanya karena anaknya gak lebih dari itu."kata Zivana berbohong


"Tapi kenapa lo sering pergi berdua dengannya??"tanya Gio


"Ya itu hanya karena Noah. Udahlah ayo kita segera berangkat."kata Zivana berdiri meletakkan piringnya ke dapur


"Kenapa gue merasa dia berbohong ya??"gumam Gio dalam hati sambil terus melihat kearah Zivana


Setelah itu mereka pergi bersama menuju Mall. Pertama Gio mengajaknya pergi untuk membeli jas. Gio ingin Zivana memilihkan jas untuknya. Setelah itu mereka pergi ke toko parfum. Gio membeli parfum untuknya dan juga Zivana. Setelah itu Gio mengajak Zivana makan siang di cafe yang ada di mall tersebut


"Habis makan kita ke timezone ya."kata Gio


"OK."kata Zivana sambil memakan makanannya


Setelah makan tiba tiba HP Zivana bergetar dan tertulis nama Om Duda galak


Drrrt drrrt drrrt


"Hallo. Assalamualaikum."kata Zivana


"Waalaikumsalam. Kamu dimana?? Aku ada di apartemen mu tapi kata tetangga apartemen mu kamu pergi."kata Ivanders


"Aku ada di Mall. Ada apa memangnya?? Gak biasanya mas datang mencariku sampai ke apartemen??"tanya Zivana


"Noah tadi jatuh di taman belakang rumah dan sekarang ada di rumah sakit. Dia gak mau pulang kalau kamu gak datang menjemputnya di rumah sakit."kata Ivanders


"Bagaimana bisa jatuh?? Apa lukanya parah??"tanya Zivana khawatir


"Hanya luka di lutut. Aku akan menjemputmu di Mall. Kamu ada di Mall mana??"tanya Ivanders


"Aku ada di Mall XY."jawab Zivana


"Baiklah aku akan segera ke sana."kata Ivanders


Tut tut tut


"Siapa??"tanya Gio


"Mas Ivan."jawab Zivana


"Sorry Gio gue harus pergi."kata Zivana merasa tak enak

__ADS_1


__ADS_2