Terjerat Cinta Om Duda

Terjerat Cinta Om Duda
Part 84


__ADS_3

Beberapa bulan berlalu hubungan Zivana dan Ivanders tidak ada perkembangan yang berarti. Ivanders masih belum menyadari perasaannya pada Zivana dan Zivana juga tidak mau menunjukkan rasa cintanya pada Ivanders. Zivana tidak mau terlalu berharap pada pernikahannya ini karena takut kecewa. Dia memasrahkan pada Tuhan akan nasib pernikahannya nanti. Dia hanya berusaha melakukan tugasnya sebagai ibu rumah tangga yang baik sebelum kontrak pernikahannya berakhir. Dia ingin menjadi ibu yang baik untuk Noah. Hari ini seperti biasa Zivana dan Ivanders mengantarkan Noah berangkat sekolah. Setelah itu Ivanders mengantarkan Zivana pergi ke kampusnya karena ada kuliah pagi


"Jam berapa kamu pulang nanti??"tanya Ivanders


"Jam 3."jawab Zivana tanpa menoleh kearah Ivanders. Dia masih fokus pada HPnya berbalas pesan pada Seryl


"Memangnya Mas mau jemput??"tanya Zivana setelah selesai membalas pesan dari Seryl


"Kalau jam 3 aku gak bisa jemput. Jam 3 aku ada meeting di Cafe StarLight."kata Ivanders


"Ya udah nanti aku pulang bareng Seryl aja Mas. Sekalian pulang nanti aku ke Mall ya mas mau belanja bulanan."kata Zivana


"Gimana kalau besok aja belanja bulanannya?? Besok kan week end sekalian kita ajak jalan-jalan Noah. Dari kemarin dia selalu merengek minta diajak jalan-jalan."kata Ivanders


"Ya udah deh Mas. Tapi nanti pulang kuliah Seryl minta dianterin ke Mall Mas mau beli baju."kata Zivana


"Sekalian aja kamu beli baju. Aku lihat kamu jarang beli baju."kata Ivanders


"Gak papa mas bajuku masih bagus-bagus kok gak perlu beli lagi."kata Zivana


Memang selama pernikahan Zivana jarang membeli baju bukan tak ingin membeli tapi dia juga segan untuk membelinya. Dia cukup sadar diri bahwa dia hanya istri kontrak jadi dia tak ingin mengeluarkan banyak uang Ivanders untuk keperluan pribadinya. Dia juga tidak mau dicap sebagai cewek matre


"Kamu harus beli baju nanti buat jalan-jalan besok. Sekalian belikan baju untuk Noah."kata Ivanders


"Baiklah. Aku akan membeli baju couple untuk kita bertiga agar kita terlihat kompak besok."kata Zivana semangat


Ivanders hanya tersenyum melihat Zivana dan menggelengkan kepalanya


Setelah beberapa saat mobil yang dikendarai Ivanders sampai di kampus Zivana. Zivana turun dari mobil tapi sebelum itu dia mencium punggung tangan Ivanders dan dibalas Ivanders ciuman dikening. Hal itu sudah biasa mereka lakukan diawal pernikahan mereka


Setelah Zivana sudah tak terlihat Ivanders melajukan mobilnya menuju kantornya. Sesampainya di kantor Rommy sudah menunggunya di lobby. Rommy menundukkan kepalanya setelah melihat Ivanders mendekat. Ivanders berjalan terlebih dulu menuju lift diikuti Rommy dari belakang. Begitu sampai di ruangannya Ivanders duduk dikursi kebesarannya


"Bagaimana Rom hasilnya??"tanya Ivanders

__ADS_1


"Maaf Tuan kita kalah tender lagi. Tender ini dimenangkan oleh Perusahaan Megatech."kata Rommy


"Sial sekali. Sebenarnya Perusahaan Megatech ini punya masalah apa dengan Perusahaan kita Rom?? Sudah dua kali dia merebut tender yang seharusnya kita menangkan."kata Ivanders kesal


"Cepat cari tahu Rom siapa pemilik Perusahaan Megatech."lanjut Ivanders


"Saya sudah menyelidikinya kemarin Tuan. Pemilik Perusahaan Megatech adalah Tuan Fathir Hans William."kata Rommy


"Siapa dia?? Aku baru mendengar nama itu."kata Ivanders mengernyitkan dahinya


"Dia adalah kekasih Nona Hana Tuan. Sepertinya Nona Hana memanfaatkan kekasihnya untuk membalas dendam dengan anda Tuan karena menghancurkan karier modelnya."kata Rommy


"Kurang ajar sekali perempuan itu. Seharusnya dulu aku melaporkan dia ke polisi agar dia mendekam di penjara dan tidak membuat ulah lagi."kata Ivanders marah dengan mengepalkan kedua tangannya dengan erat


"Lalu apa rencana anda Tuan??"tanya Rommy


"Kita harus membuat rencana yang matang Rommy. Kita tidak boleh gegabah karena kekasih Hana sepertinya bukan orang sembarangan."kata Ivanders


"Aku rasa tidak mungkin mereka memenangkan tender ini dengan mudah. Apa mungkin ada yang membocorkan data perusahaan kita Rom??"tanya Ivanders


"Aku serahkan penyelidikan ini padamu Rom. Jika kamu kesulitan meminta lah bantuan pada asisten Nathan."kata Ivanders


"Baik Tuan. Aku permisi."kata Rommy dan dibalas anggukkan kepala Ivanders


Ivanders termenung setelah kepergian Rommy. Dia memikirkan langkah apa yang harus dia ambil untuk menyelesaikan masalah yang sedang dihadapinya


Disisi lain disebuah kamar hotel 2 orang pasang manusia sedang bersenang-senang


"Terimakasih sayang berkatmu aku bisa balas dendam pada Ivanders yang sombong itu. Dia telah menghancurkan karier model ku dan sekarang aku akan menghancurkan perusahaannya."kata Hana sambil mengelus lembut rahang Fathir


"Apapun akan aku lakukan untuk membuatmu bahagia honey. Aku sangat mencintaimu."kata Fathir mencium bibir Hana singkat


"Kita harus membuat rencana lagi sayang. Aku ingin segera membuat Ivanders hancur."kata Hana dengan penuh dendam

__ADS_1


"Jangan khawatir honey. Kita akan segera membuatnya hancur dengan menghancurkan proyek yang dibangunnya di Bogor. Proyek di Bogor adalah proyek terbesarnya jika proyek itu hancur dia akan rugi miliyaran rupiah."kata Fathir dengan senyum menyeringai


"Kamu memang hebat sayang. I love you more."kata Hana


"Kalau begitu puaskan aku honey."kata Fathir


Lalu terjadilah pergumulan panas diantara dua manusia itu


Malam hari di Mansion Dimitri Zivana yang baru selesai mengerjakan tugas kuliahnya lalu berjalan menuju kamar Noah. Pintu kamar Noah tidak dikunci sehingga Zivana bisa langsung masuk. Noah yang sedang asyik dengan laptopnya tidak menyadari jika Zivana ada didalam kamarnya dan melihat apa yang dikerjakan oleh Noah


"Apa yang kamu lakukan Noah??"tanya Zivana


"Mom."kata Noah terkejut


"Apa ini??"tanya Zivana dengan tatapan tak percaya menatap laptop yang ada didepan Noah


"Tanya jawabnya nanti saja Mom. Aku harus menyelesaikan ini dulu."kata Noah dengan tangannya yang terampil diatasi keyboard


Melihat Noah yang kesulitan Zivana mengambil alih laptop milik Noah lalu dengan cepat tangannya bermain diatas keyboard. Noah yang melihatnya pun langsung takjub karena pekerjaan yang sudah dia lakukan hampir 2 jam lamanya dengan cepat diselesaikan Mommy Zivana dalam waktu sekejap saja


"Wah Mommy hebat. Aku tidak menyangka Mommy bisa menguasai IT."kata Noah dengan mata berbinar-binar


"Ini belum apa-apa Noah kita harus serang balik agar tidak ada yang berani bermain-main dengan kita."kata Zivana masih fokus dilayar laptop Noah


Hingga 1 jam lamanya Zivana baru menyelesaikannya


"Sepertinya musuh Daddy ini sangat kuat Mom. Biasanya aku bisa langsung mengamankan data perusahaan Daddy dengan mudah tapi kali ini sangat sulit."kata Noah


"Iya benar Noah. Mommy tadi juga sedikit kesulitan. Tapi Mommy sudah berhasil mengamankan data perusahaan Daddy. Kamu tenang saja."kata Zivana


"Tapi sudah berapa lama kamu melakukan ini Noah?? Dan apa Daddy mu tahu??"tanya Zivana


"Sudah 2 tahun Mom tapi Daddy tidak tahu. Please jangan kasih tahu Daddy aku takut Daddy akan marah."kata Noah

__ADS_1


"Ya baiklah Mommy tidak akan bilang pada Daddy."kata Zivana


"Terimakasih Mom."kata Noah memeluk Zivana


__ADS_2