
Setelah menunggu hampir 30 menit Ivanders baru sampai diparkiran. Seryl yang dari tadi menggerutu karena menunggu lama langsung diam setelah melihat Ivanders berjalan mendekat kearah mereka
"Ayo kita segera pulang Rom. Mommy baru saja menghubungi ku Noah menangis mencari ku."kata Ivanders masuk kedalam mobil
"Baik Tuan."kata Rommy menyalakan mobilnya
"Maaf Seryl tak apa kan jika Rommy mengantarkan ku pulang terlebih dulu."kata Ivanders menoleh ke arah Seryl
"Tidak apa apa Om."kata Seryl
"Mulai sekarang panggil aku seperti kamu manggil Rommy aja Ryl."kata Ivanders
"Emm iya Om eh kak Ivan."kata Seryl
"Tapi kenapa kalau aku panggil Om??"tanya Seryl
"Panggilan Om hanya terkhusus untuk Zivana karena itu panggilan sayangnya Zivana untuk Tuan Ivanders."kata Rommy
"Ngaco aja kamu Rom. Aku itu masih muda gak suka dipanggil Om."kata Ivanders
"Terus kenapa Zivana memanggil Om tidak Tuan larang dan terkesan seperti Tuan menyukai Zivana memanggil Om??"tanya Rommy
"Kamu tentu tahu seperti apa sifat Zivana. Aku sudah melarangnya memanggil Om, tapi tetap saja dia masih memanggilku Om."kata Ivanders
Tanpa terasa mobil yang dikendarai Rommy sudah sampai di mansion Dimitri. Ivanders langsung turun dari mobil, tapi sebelum itu dia berpesan pada Rommy untuk mengantarkan Seryl sampai di rumahnya
Ivanders masuk kedalam mansion dan langsung menuju kamar Noah. Dilihat nya Noah masih menangis sesenggukan di ranjangnya bersama dengan Mommy Kinara. Ivanders berjalan mendekati Noah dan duduk disampingnya lalu mengelus lembut rambut Noah
"Noah kenapa menangis??"tanya Ivanders
"Aku merindukan kakak Cantik Dad. Bisakah Daddy menjemput kakak Cantik datang kesini Dad??"tanya Noah dengan sesenggukan
"Tadi katanya dia mimpi buruk tentang Zivana. Lalu tiba tiba menangis dan meminta Zivana untuk datang kesini."kata Kinara
"Memangnya kamu mimpi apa??"tanya Ivanders
"Mimpi kakak Cantik menangis Dad ditaman. Saat aku bertanya kenapa kakak Cantik menangis dia hanya diam saja Dad. Aku ingin bertemu kakak Cantik Dad."kata Noah
"Kakak Cantik untuk sementara belum bisa datang kesini Noah. Dia sedang ada urusan penting. Jika urusannya sudah selesai dia pasti datang kesini untuk menemui Noah."kata Ivanders
__ADS_1
"Kalau begitu telepon kakak Cantik sekarang Dad. Aku ingin mendengar suaranya dan memastikan kakak Cantik baik baik saja."kata Noah
"Ini sudah malam Noah kita telepon besok pagi ya?? Pasti kakak Cantik sudah tidur."bujuk Ivanders
"Janji ya Dad besok telepon kakak Cantik!!"kata Noah
"Ya Daddy janji."kata Ivanders
"Mom, biar malam ini aku yang menemani Noah tidur. Mom kembalilah ke kamar."kata Ivanders
"Baiklah."kata Kinara berjalan meninggalkan kamar Noah
"Sekarang ayo kita tidur."kata Ivanders mematikan lampu utama dan menghidupkan lampu tidur lalu merebahkan tubuhnya disamping Noah
"Dad, menurut Daddy apa kakak Cantik bersedia jadi Mommy ku??"tanya Noah sambil mendongakkan kepalanya kearah Ivanders
"Kalau boleh Dad tahu apa alasan kamu memilih kakak Cantik menjadi mommy kamu??"tanya Ivanders
"Dia cantik, baik dan bisa melindungi Noah. Dan yang terpenting dia menyayangiku dan aku juga menyayanginya Dad."jawab Noah
"Apa Daddy marah karena aku ingin kakak Cantik jadi mommy ku??"tanya Noah
"Aku yakin jika kakak Cantik sudah menikah dengan Daddy dan tinggal disini Daddy akan lebih mengenal sifat kakak Cantik yang baik hati maka Daddy akan menyukainya sama seperti Noah."kata Noah
"Udah bicara nya. Sekarang kita tidur karena malam sudah sangat larut. Besok Noah sekolah dan harus bangun pagi."kata Ivanders
Noah yang sudah mengantuk langsung tertidur. Tubuh yang letih membuat Ivanders juga ikut terlelap disamping Noah
Keesokan harinya di mansion Anderson
Belvana bersiap ingin menjenguk Zivana di rumah sakit. Tapi sebelum pergi ke rumah sakit dia membuat sandwich kesukaan Zivana. Setelah sandwich nya selesai dibuat, dia mencari Mama Emma untuk pamitan
"Ma, aku mau pergi sebentar menjenguk temanku yang sakit."kata Belvana
"Teman cewek apa cowok??"tanya Bervan yang baru turun dari tangga dan mendengar Belvana pamit akan pergi pada Mama Emma
"Cewek kak."jawab Belvana
"Kalau gitu biar kakak aja yang antar kamu sekalian kakak mau ke apartemen Fito."kata Bervan
__ADS_1
"Gak usah kak kita beda jalan. Aku naik taksi aja. Lagian aku udah pesan taksi online kok paling bentar lagi sampai."kata Belvana
"Teman kamu dirawat di rumah sakit mana??"tanya Bervan
"Rumah sakit Kasih Ibu kak."jawab Belvana
"Gak papa kakak antar. Taksi online nya di cancel aja."kata Bervan
"Tapi kak taksinya udah mau sampai. Masa iya aku cancel sih kak."protes Belvana
"Biasanya cancel juga gak papa. Kenapa kamu gak mau kakak antar?? Atau jangan jangan benar yang kamu jenguk itu cowok kamu ya!!"tuduh Bervan
"Sumpah kak. Temanku itu cewek. Ya udah ayo cepat kita berangkat keburu siang."kata Belvana
"Ma, El berangkat dulu ya."kata Belvana mencium punggung tangan Mama Emma lalu berjalan keluar terlebih dulu tanpa menunggu sang kakak
Bervan hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah adiknya
"Kamu itu jangan terlalu keras dengan adikmu Bervan. Berilah sedikit kebebasan untuknya."kata Emma
"Aku hanya ingin menjaganya Ma. Aku takut dia salah pergaulan. Ya udah aku susulin dulu Ma nanti dia malah tambah ngambek kalau kelamaan."kata Bervan mencium punggung tangan mama nya
"Ya hati hati dijalan ya jangan ngebut."kata Emma
"Ya Ma."kata Bervan sambil berjalan keluar
"Jangan lupa nanti malam ada acara makan malam dengan tunangan kamu Bervan. Jangan pulang telat!!teriak Emma
Bervan mendengar teriakan Mama nya namun enggan untuk menjawabnya. Dia langsung masuk kedalam mobil nya karena Belvana sudah menunggu didalam mobilnya. Selama perjalanan Belvana hanya diam saja larut dalam pikiran nya. Dia takut jika nanti Bervan tahu yang sakit adalah Zivana. Sekarang dia harus mencari ide agar sang kakak tidak ikut masuk ke rumah sakit dan langsung pergi setelah mengantarkan nya. Setelah perjalanan selama 45 menit mereka sampai di rumah sakit
"Kakak langsung pergi aja. Aku masuk kedalam sendiri gak papa kok."kata Belvana setelah melihat Bervan ikut turun dari mobil
"Gak papa kakak akan anterin kamu masuk kedalam."kata Bervan
"Kak, aku ini mau jenguk orang sakit bukan mau ke mall. Kenapa sih kakak ngikutin aku terus??"tanya Belvana kesal
"Ya udah. Kakak anterin kamu sampai sini. Sana gih masuk."kata Bervan
"Iya."kata Belvana berjalan masuk kedalam rumah sakit
__ADS_1
Bervan masuk kedalam mobil sambil melihat Belvana yang berjalan masuk kedalam rumah sakit. Dia akan menunggu Belvana masuk baru dia akan ikut masuk kedalam. Dia yang begitu penasaran siapa yang sebenarnya sakit sampai Belvana membuatkan makanan untuknya. Dia tahu Belvana adalah orang yang malas masuk dapur jika tidak terpaksa. Maka dari itu dia akan diam diam mengikuti Belvana agar tahu siapa yang sebenarnya sakit