
Hari ini Zivana sudah masuk sekolah. Dia duduk melamun ditaman sekolah sambil mengingat pembicaraan nya dengan Ivanders kemarin
Flasback On
Kemarin Zivana dan Ivanders tidak jadi makan malam berdua. Ivanders memutuskan mengajak Zivana berbicara di kantornya keesokan harinya. Ivanders meminta Zivana datang ke kantornya jam 10 pagi. Zivana meminta Gio mengantarkan nya menggunakan mobil karena di kawasan perusahaan Dimitri tidak di izinkan menggunakan motor. Setelah mengantar Zivana, Gio langsung pergi karena dia diminta Malvin mengantarkan berkas penting ke perusahaan Vernandes
Zivana masuk kedalam perusahaan Dimitri kemudian dia berjalan menuju resepsionis
"Pemisi mbak. Saya mau menemui Tuan Ivanders."kata Zivana sopan
"Apakah Nona sudah membuat janji dengan Tuan Ivanders??"tanya resepsionis itu bernama Dea
"Sudah mbak."jawab Zivana
"Maaf nama Nona siapa??"tanya Dea
"Zivana mbak."jawab Zivana
"Mari ikut saya Nona. Tadi Tuan Rommy sudah berpesan jika Nona Zivana sudah datang dia menyuruh saya langsung mengantarkan Nona ke ruangan Tuan Ivanders."kata Dea berjalan menuju lift diikuti Zivana dari belakang
Ting
Mereka masuk kedalam lift lalu Dea memencet angka 30
Ting
Mereka keluar dari lift lalu Dea berjalan menuju ruangan CEO
"Silahkan Nona tunggu didalam karena Tuan Ivanders masih rapat."kata Dea
"Apa rapatnya masih lama??"tanya Zivana
"Maaf Nona saya tidak tahu. Saya permisi Nona."kata Dea dibalas anggukan kepala Zivana sambil tersenyum lalu Dea berjalan menuju lift kembali. Sedangkan Zivana langsung masuk kedalam ruangan Ivanders
Zivana berjalan mendekati meja kerja Ivanders melihat foto Noah saat masih bayi membuatnya tersenyum. Lalu melihat keseliling ruangan itu. Ruangan Ivanders lebih besar dari ruangan Satria Daddy nya di perusahaan Anderson. Dulu dia sering ikut Satria ke perusahaan. Satria sengaja mengajak Zivana ke perusahaan agar dia lebih mengenal bisnis sejak dini karena dia yang akan mewarisi perusahaan Anderson nantinya. Tapi, Zivana lebih tertarik dengan dunia otomotif daripada bisnis
"Maafkan aku Dad aku belum bisa menjadi seseorang yang Dad inginkan. Aku akan terus menggeluti dunia otomotif ku sebelum aku lulus dari SMA, tapi setelah aku lulus aku janji aku akan fokus belajar bisnis seperti keinginan Daddy."gumam Zivana dalam hati sambil meneteskan air matanya
Lamunan Zivana buyar saat Ivanders masuk kedalam ruangannya. Dia yang duduk dikursi kebesaran milik Ivanders lalu berdiri
"Berani sekali lo duduk di kursi kebesaran gue!!"kata Ivanders
"Memangnya kenapa sih Om kalau gue duduk di kursi itu??"tanya Zivana sambil berjalan menuju sofa
"Yang boleh duduk disini itu hanya orang penting."kata Ivanders duduk di kursi kebesarannya setelah Zivana pergi
__ADS_1
"Gue juga orang penting kali Om. Oh ya kenapa Om mengajak ketemuan disini??"tanya Zivana
"Gue hari ini sangat sibuk dan kemungkinan akan lembur. Jadi lebih baik kita ketemuan disini untuk membicarakan masalah Noah. Mengingat tinggal besok malam lo harus menjawab permintaan Noah jadi kita harus selesaikan masalah ini hari ini juga."kata Ivanders berjalan mendekat kearah Zivana dan duduk di sampingnya
"Lalu bagaimana keputusan Om?? Om mau kan membantu bicara sama Noah??"tanya Zivana
Ivanders menghela nafas dengan kasar
"Maaf tapi gue gak bisa bantu lo!!"kata Ivanders
"Om kok gitu sih. Om lupa ya kalau Om masih satu hutang janji sama gue dan gue tagih sekarang. Apa Om orang yang suka ingkar janji?? Apa Om...."kata Zivana
"Cukup."potong Ivanders sambil memijat pelipis nya
"Dengarkan gue dulu Ziva setelah itu lo boleh bicara."lanjut Ivanders dan dibalas Zivana dengan menganggukkan kepalanya
"Kemarin saat kita berdua bicara ditaman belakang ternyata Noah ada disana dan mendengarkan semua pembicaraan kita. Maka dari itu dia menangis. Dia semalam marah padaku dan mengancamku jika gue membantu lo dia akan pergi bersama Mom dan Dad selamanya. Dia tak akan mau kembali dan tidak akan mau menemuiku lagi. Dan tadi pagi Noah menyuruhku untuk membujukmu agar lo mau menikah sama gue."kata Ivanders
"Terus Om mau gitu kalau kita menikah seperti keinginan Noah??"tanya Zivana
"Ya mau gak mau harus mau Ziva karena gue gak mau Noah pergi ninggalin gue dan lo juga harus mau menikah dengan gue."kata Ivanders
"Gak bisa gitu dong Om. Gue belum mau menikah sekarang Om. Gue itu masih muda. Masih banyak cita cita yang ingin gue gapai."kata Zivana
"Tidak ada hal yang menguntungkan untukku Om."kata Zivana mendengus kesal
"Apa lo tahu jika Perusahaan Anderson saat ini sedang kolaps??"tanya Ivanders membuat Zivana kaget dan langsung menoleh kearahnya
"Apakah karena itu kak Bervan di jodohkan karena perusahaan sedang dalam masalah."gumam Zivana dalam hati
"Darimana Om tahu??"tanya Zivana
"Semua orang juga tahu akan hal itu, tapi gue yakin lo belum tahu karena lo jarang membuka berita. Kalau lo setuju menikah dengan gue, gue akan membantu dengan membeli saham disana dan gue akan mengatasnamakan saham itu dengan nama lo."kata Ivanders
"Kalau lo bersedia menikah dengan gue maka Rommy akan membuat penjanjian pra nikah kita. Dan pernikahan kita akan berjalan selama satu tahun."lanjut Ivanders
"Kenapa lama sekali Om satu tahun??"tanya Zivana
"Karena satu tahun lagi gue akan membawa Noah untuk sekolah di asrama."jawab Ivanders
"Kenapa Noah harus sekolah di asrama Om??"tanya Zivana mengenyritkan dahinya
"Gue ingin Noah menjadi anak yang mandiri dan disiplin."jawab Ivanders
"Apa Noah setuju jika dia sekolah di asrama??"tanya Zivana
__ADS_1
"Gue belum membicarakan nya dengan Noah. Tapi, gue akan membujuknya agar dia setuju."jawab Ivanders
"Om tidak ingin Noah pergi bersama Tante Kinara karena tak ingin berpisah, tapi Om mau membawa Noah ke asrama itu sama saja Om akan berpisah dengan Noah bukan."sindir Zivana
"Sudahlah Noah itu anakku jadi gue tahu mana yang terbaik untuknya."kata Ivanders
"Jadi, bagaimana keputusan lo??"tanya Ivanders
"Gue akan memikirkan nya dulu Om. Besok gue akan memberikan jawaban ke Om."kata Zivana
"Baiklah besok kita akan bertemu di Cafe milikku jam 8 malam."kata Ivanders
Pembicaraan mereka terhenti saat terdengar suara pintu ruangan Ivanders diketuk
tok tok tok
"Masuk."kata Ivanders
"Maaf Tuan rapat akan dimulai setengah jam lagi."kata Rommy
"Apa Tuan Darren sudah sampai??"tanya Ivanders
"Baru saja sampai Tuan."jawab Rommy
"Baiklah gue pulang dulu Om."pamit Zivana
"Biar Rommy yang mengantarkan lo pulang."kata Ivanders
"Tidak Perlu Om. Gio sudah menunggu di parkiran."tolak Zivana
"Bye kak Rommy."kata Zivana
"Bye Zivana. Hati hati dijalan."kata Rommy dibalas senyuman oleh Zivana
Zivana berjalan keluar dan segera masuk kedalam mobil Gio. Didalam mobil mereka saling diam dengan pemikiran mereka masing masing. Gio yang kepikiran dengan perkataan Malvin saat di perusahaan tadi sedangkan Zivana memikirkan perkataan Ivanders. Hingga tanpa terasa mereka sudah sampai dirumah
Flasback Off
☘️☘️☘️☘️☘️
Hai readers Mommy ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini
Jangan lupa Like, Vote dan Komentar
Love you All
__ADS_1