
Kavin dan yang lainnya kini dalam perjalanan menuju lokasi.Tempat di mana Arsyila menyekap Kimmy dan Cleo.Anak buah sudah terlebih dahulu sampai di sana untuk mengintai mereka.Berjaga - jaga apabila terjadi sesuatu pada istri rekan bos nya itu.
" Ar,kamu yakin ikut?ini cukup berbahaya lho" ucap Kean mengingat kan.
" Tidak apa-apa, setidaknya aku harus membantu kalian yang selalu membantu kak Romi.Aku hanya menunjukkan jalan jadi tidak masalah kan?" ucap Arnetta.
" Nanti saat kami di dalam kau jangan keluar diam saja di mobil ya" titah Key yang khawatir akan keselamatan Arnetta.
" Kalian tenang saja,dia itu saudara kembar ku,dia tidak akan mungkin menyakiti ku" ucap Arnetta begitu yakin.
"Arnetta ada benar nya juga,wanita gila itu tidak mungkin menyakiti saudara nya" sahut Kavin.
" Kita harus berhati-hati,gue yakin wanita itu bukan wanita bodoh dengan sengaja menghubungi kita agar kita mengetahui lokasi nya.Gue yakin dia punya rencana lain." ucap Kai.
Soal mengatur strategi memang Kaivan ahli nya oleh karena itu banyak rekan bisnis yang takluk oleh Kaivan.
Malam harinya,lama mereka berkendara kini mereka sudah sampai di Villa tua keluarga Sebastian.Villa itu terletak di puncak,Villa yang sudah lama tidak di tempati dan tidak terawat membuat suasana sekita Villa terlihat angker.
Kavin,Aiden dan Kean masuk terlebih dahulu dengan anak buah mereka di belakangnya.Kavin membuka pintu Villa tersebut mencari ruangan yang di maksud Arsyila dalam pesannya tadi.
Kavin menemukan ruangan yang di maksud Arsyila,ia terdiam sejenak sebelum membuka pintu ruangan tersebut .Kavin semakin curiga karena tidak ada seorang pun yang berjaga di depan pintu sebelum masuk.
" Ada yang aneh,dari depan tidak ada sama sekali penjaga" bisik Kavin.
" Iya kau benar." sahut Aiden menimpali.
" Ada baiknya lo duluan masuk Ken." ucap Kavin seolah memberi perintah pada Kean untuk masuk terlebih dahulu.
" Kok lo numbalin gue?" protes Kean.
" Gue sama bang Aiden udah punya anak bini,jadi kalau terjadi sesuatu pada kita kasian anak istri kita gimana" cerocos Kavin memelankan suara nya.
" Si pea malah curhat di mari,kan bini kalian nya juga masih di sandera.Jadi mau nyelamatin kayak di film - film nggak ?" entah sejak kapan si kalem Kean jadi ikutan gendeng seperti Kavin dan Key membuat Aiden si robot kaku memberanikan diri maju terlebih dahulu untuk membuka pintu.
__ADS_1
Mereka terkejut saat masuk ke dalam ruangan itu mereka melihat Kimmy dan Cleo duduk di kursi dalam keadaan di ikat.Kimmy dan Cleo menangis saat melihat mereka bertiga datang.
Seolah memiliki harapan saat melihat ketiga pria tampan itu datang menghampiri mereka.
Namun senyum mereka memudar saat melihat banyak anak buah Arsyila masuk kedalam ruangan membawa pemukul base ball.
Arsyila tersenyum sambil melambaikan tangan di belakang Kimmy dan Cleo." Surprise sayang".
" Wanita gila?" sentak Kavin.
" Kamu masih belum mau nikah sama aku?" tanya Arsyila dengan nada manja nya.
" Najis." Kavin meludah kesembarang tempat.Ia tidak Sudi harus menikahi wanita gila itu.
" Pukuli mereka ,inget kalian nggak boleh melawan.Kalau kalian ngelawan aku nggak segan-segan melukai mereka berdua." ancam Arsyila.
Para anak buah Arsyila pun memukuli Kean,Aiden dan Kavin.Kimmy dan Cleo berteriak histeris melihat suami mereka di pukuli seperti itu.
" Cowok yang pake jas biru muka nya jangan sampe lecet ya,dia harus tetap tampan.Siapa tahu dia berubah pikiran sebentar lagi yes." seloroh Arsyila tidak tahu malu.
" Gue mohon lepasin mereka." pinta Cleo yang pertama kali nya bersujud di depan orang lain hanya demi Aiden seorang.
Arsyila tertawa riang melihat pertunjukan yang menyenangkan bagi nya.Namunia kesal,setelah di siksa pun Kavin masih tidak memberikan jawabannya.
Tiba-tiba saja seseorang menodongkan pistol nya tepat di pelipis Arsyila membuat semua orang berhenti memukul saat melihat bos mereka kini dalam bahaya.
Key melepaskan ikatan Kimmy dan Cleo.Kai tersenyum menyeringai menatap Arsyila.Para anak buah Kai masuk membantu Aiden,Kean dan Kavin yang sedang bertarung melawan anak buah Arsyila.
". Hey siluman rubah,suruh anak buah lo nyerah.Atau kulit mulus lo gue tumbalin ke buaya" ancam Kai begitu mengeri kan di dengar oleh Arsyila.
" Hentikan...stop it!! " teriak Arsyila membuat anak buah nya berhenti.
Kavin menghampiri Kimmy,ia memeluk dan menghujani Kimmy dengan banyak ciuman di wajah nya.Mengabaikan banyak orang yang kini menyaksikan tingkah keduanya.
__ADS_1
" Lo lama banget,nggak liat muka gue jadi lecet nih?" bukan Kavin yang berkata seperti ini namun Kean.
" Bukan dokter tampan lagi dong " ejek Key lalu tertawa.
Untung nya tadi Kai mengatur strategi untuk masuk secara berpencar.Sehingga ia bisa mencari cela saat Arsyila lengah.
Aiden pun memeluk Cleo,ia begitu merindukan istri terdingin nya eh istri tercintanya." Kamu baik - baik aja kan?" tanya Aiden yang langsung dapat anggukan kepala dari Cleo.
Kavin menangis memeluk Kimmy," Maafin aku Yank".
Arsyila cemburu melihat Kavin begitu mencintai Kimmy sampai - sampai mantan cassanova itu menitikkan air matanya hanya untuk wanita yang ia cintai.Arsyila belum pernah di cintai seperti itu oleh karena itu ia terobsesi ingin memiliki Kavin.
Saat mereka sedang lengah diam - diam Arsyila melarikan diri lewat pintu belakang.Kai seakan lupa kalau tawanan yang ia tangkap telah melarikan diri.Dasar The Koplak kalau sudah berkumpul seperti ibu - ibu yang suka ber gibah sehingga Arsyila bisa lepas dan kabur.
Arsyila berlari menuju mobil yang terletak tak jauh dari sana.Ia masuk ke dalam mobil betapa terkejutnya ia melihat saudari kembar nya berada dalam mobil itu.
" Jadi kau yang memberitahukan tempat ini?" sentak Arsyila.
" Hentikan kejahatan mu kak,kau jangan seperti Daddy" pinta Arnetta.
Arsyila tidak mendengarkan ucapan saudari kembar nya.Ia menyalakan mesin mobil lalu melajukan mobil itu meninggalkan villa.
" Kak hentikan!! sebaiknya kau menyerah saja." ucap Arnetta.
" Hey malaikat kecil kau diam saja,kalau tidak ingin mati." sarkas Arsyila masih fokus menyetir.
" Kak,hentikan kita nanti bisa mati" Arnetta ketakutan saat Arsyila menjalankan mobil dengan sangat cepat.
" Tenang saja,aku memiliki sembilan nyawa.Aku takkan mudah mati seperti ini" Arsyila tertawa terbahak bahak membuat Arnetta bergidik ngeri melihat saudari kembarnya yang seperti monster.
Tiba-tiba di depan saya melewati tikungan tajam sebuah mobil tanpa sengaja menghantam mobil yang mereka tumpangi.
BRAAKKK!!
__ADS_1
AARRGHH!!