Terjerat Cinta Sang Pewaris

Terjerat Cinta Sang Pewaris
Terungkap


__ADS_3

Akhirnya Bima sampai di hotel di manakah Kaindra saat ini akan melangsungkan pernikahannya dan Bima bernafas dengan lega karena acara itu belum dimulai.


"Bagaimana?, di mana Ayka sekarang?"


Tanya Doni yang sudah menunggu Bima di depan pintu, laki-laki itu sudah tidak sabar untuk mengatakan kebohongan yang dilakukan oleh Sandra dan juga tidak sabar untuk melihat kebahagiaan dari mata Ayka.


Iya semenjak Doni tau kalau Kaindra melakukan perbuatan itu, ia sudah tidak lagi bertemu dengan Ayka bahkan sekilas ketika Doni bertemu dengan Kaindra di rumahnya, ia hanya melihat Ayka di balik jendela kamar dan menampilkan wajah yang sangat kusut dengan ekspresi wajah yang sangat memprihatinkan, sepertinya perempuan itu tidak henti-hentinya menangis meratapi nasibnya yang entahlah.


Dan Doni berharap jika semua kebohongan yang sudah Sandra lakukan itu terbongkar, maka Ayka akan memaafkan Kaindra, karena memang benar-benar Kaindra tidak melakukan sesuatu perbuatan yang melanggar pernikahannya dengan Ayka meskipun Kaindra sempat membohongi Ayka dan tidak berkata jujur, tetapi Kaindra sama sekali tidak menyentuh Sandra dan juga Sandra tidaklah hamil anak Kaindra 


Bima menggeleng, laki-laki itu memang tidak menemukan Ayka, tidak berada di rumah Kaindra dan juga tidak berada di apartemen Brian, tetapi Bima yakin jika Ayka saat ini berada di rumah Brian, namun sayang sekali Bima sendiri tidak bisa menghubungi Brian karena baterai ponselnya habis dan tidak mungkin juga Bima pergi ke rumah Brian yang jarak dari apartemen Brian itu lumayan jauh.


"Sayang sekali Ayka kabur dari rumah Kaindra dan aku tidak berhasil menemukannya."


"Astaga, kenapa sampai begitu? kenapa lo nggak hubungin gue?"


Nampak sekali penyesalan di dalam wajah Doni saat ini yang mana ini adalah hari bahagia untuk Ayka sebenarnya karena kebohongan Sandra itu terungkap,  tetapi malahan perempuan itu memilih kabur meninggalkan kediaman Harjuno.


"Bagaimana gue ingin hubungin lo, ponsel gue aja baterainya habis."

__ADS_1


"Apa lo sudah cari di apartemen Brian?"


Tentu saja Doni tidak menyalahkan Bima karena keadaan seperti itu Doni sendiri tidak tahu jika ponsel Bima baterainya memang benar-benar habis dan tidak ada yang digunakan untuk menghubungi Doni.


Sama seperti Bima, Doni pun mengetahui tentang Brian, sahabat Ayka yang memang sejak dulu bersama dengan Ayka dan pastinya Ayka kabur saat ini dengan bantuan Brian.


"Gue sudah ke sana tetapi sayang sekali Brian sudah seminggu ini tidak berada di apartemen, gue yakin jika Ayka bersama dengan Brian dan gue yakin jika Ayka saat ini berada di rumah Brian, tetapi sayang sekali disaat gue mau ke sana gue ingat jika rumah Brian itu jaraknya jauh dari apartemen Brian kalau gue ke sana maka gue tidak akan mempunyai waktu untuk menjelaskan semuanya."


Doni mengangguk, memang benar apa yang dikatakan oleh Bima jika yang terpenting saat ini adalah menjelaskan tentang semuanya kalau Kaindra memang tidak melakukan sesuatu hal kepada Sandra dan Sandra tidaklah hamil anak Kaindra.


Bukan karena mencari Ayka itu tidak penting, tetapi yang lebih penting adalah menyelamatkan pernikahan Kaindra dengan Ayka dan membatalkan pernikahan Kaindra dengan Sandra, itulah yang lebih penting. Untuk masalah Ayka, Doni yakin jika perempuan itu tidak begitu jauh dari Indonesia dan pastinya jika memang Ayka pergi ke luar negeri tentu saja Kaindra bisa melacak keberadaan dari istrinya.


Doni dan Bima masuk ke dalam sebuah hotel di mana di sana sudah ada Kaindra dan juga Sandra yang duduk sejajar, sepertinya menunggu detik-detik akan dilangsungkannya ijab qabul.


Kaindra, laki-laki itu sedari tadi gelisah ia ingin tahu kabar yang sebenarnya tentang penyelidikan dari kedua sahabatnya yang memang kedua sahabatnya itu curiga dengan apa yang dilakukan oleh Sandra.


Tadi pagi sebelum acara dimulai, Bima dan juga Doni sudah menemuinya dan mengatakan akan menyelesaikan urusan ini secepat mungkin sebelum acara ijab qobul dan memberitahukan dengan jelas jika apa yang dipikirkan oleh mereka itu benar jika Sandra melakukan penipuan atas rencananya ini dan memang berusaha untuk menghancurkan rumah tangga Kaindra dengan Ayka.


Bisa dikatakan jika Kaindra bodoh, mengapa laki-laki itu baru menyadari saat ini padahal sudah jelas ia sudah melihat jika Sandra adalah perempuan yang licik meskipun dulu Kaindra sangat mencintainya tetapi ia tahu jika memang Sandra berniat untuk menghancurkan hubungannya dengan Ayka.

__ADS_1


Namun sayang sekali mungkin karena pikirannya yang terus diselimuti oleh rasa bersalah sehingga membuat kain tidak bisa berpikir secara jernih dan mengiyakan saja apa yang diucapkan oleh Sandra.


"Tunggu sebentar Pak!!"


Ucap Bima ketika sudah masuk ke dalam ruangan di mana Kaindra, ingin berjabat tangan dengan seorang penghulu dan tentu saja mendengar suara dari Bima Kaindra tersenyum kemudian melepaskan jabatan tangannya.


Kaindra tahu jika kedatangan dua sahabat yang ke sini pastinya ingin memberitahukan tentang hal yang baik karena melihat ekspresi dari Bima dan juga Doni terlihat jika ada informasi yang penting yang akan disampaikan padanya dan informasi itu tentunya bukan informasi yang menyedihkan untuknya.


"Lanjutkan saja Pak, bukankah ini waktunya untuk ijab qobul?"


Berbeda dengan Kaindra, Sandra ingin memaksakan diri untuk segera dinikahi oleh kaindra karena ia sudah melihat gelagat aneh dari kedua sahabat Kaindra saat ini yang mana pastinya kedua laki-laki itu sudah mencari informasi tentang dirinya yang sudah melakukan kecurangan dan penipuan mengenai video-video dan juga pengakuannya kepada orang tua Kaindra.


"Aada sesuatu yang perlu dijelaskan, jadi kami mohon untuk bapak tidak melangsungkan acara ini nanti setelah semuanya jelas terserah pernikahan ini mau dilanjutkan atau tidak."


Bima secara tegas menjawab apa yang dikatakan oleh Sandra karena ia tidak mau jika sahabat baiknya itu jadi menikahi wanita yang licik seperti Sandra dan harus menyelamatkan pernikahan Kaindra dengan Ayka.


"Diam kamu Bim, ini bukan urusan kamu.. ini adalah urusan aku dengan Kaindra yang mana jika kita tidak menikah maka keluarga Kaindra akan hancur karena Kaindra sudah tidur dengan perempuan lain yang bukan istrinya dan saat ini sedang hamil. Apa kamu mau jika keluarga Harjuno nama baiknya rusak karena aku akan mengatakan semua ini kepada orang-orang jika aku sudah hamil dan dihamili oleh Kaindra?"


Ancam Sandra yang mana Sandra juga saat ini sedang mengambil ponselnya dan tentunya ia ingin menyerahkan bukti-bukti itu kepada semua orang yang di sini.

__ADS_1


"Lakukan saja jika kamu bisa, karena itu tidak akan pernah terjadi karena aku sudah mempunyai bukti yang akurat yang mana bukti ini adalah asli tidak seperti bukti yang kamu punya yang semuanya itu palsu dan hanya editan belakang.."


__ADS_2