Terjerat Cinta Sang Pewaris

Terjerat Cinta Sang Pewaris
Kenyataannya


__ADS_3

"Tidak perlu!"


Bukan suara dari Kaindra tetapi merupakan suara dari Ayka yang memang sepertinya perempuan cantik itu sudah tidak tahan lagi untuk berada di belakang suami nya dan juga Sandra. Ayka lebih memilih untuk berbicara saat ini yang mana ia sudah mendengar semua dengan apa yang Sandra dan juga Kaindra katakan.


DegĀ 


Kaindra menoleh ke belakang, ia kaget dengan suara yang tiba-tiba terdengar di telinganya itu dan ia hafal sekali suara siapa itu.


"Ayka..."


Kaindra tentu saja tidak bisa dibayangkan lagi bagaimana ekspresi wajah Kaindra saat ini yang mana ia tidak menyangka jika istrinya berada di tempat ini dan mendengar semuanya, ia Kaindra yakin jika Ayka sudah berada di sini sejak tadi dan Ayka sudah mendengarkan apa yang diucapkan oleh Sandra barusan dan juga pernyataan yang telah dikeluarkannya.


Ayka tersenyum ketika ia melihat bagaimana ekspresi wajah suaminya yang baru melihat dirinya saat ini dan Ayka tahu jika Kaindra itu terkejut dan juga kaget mendapati dirinya berada di sini.


Sedangkan Sandra, perempuan cantik itu tersenyum penuh kemenangan yang mana ia rencananya akan mengajak Ayka ke sini dan berharap jika Ayka tahu semua yang terjadi, namun tanpa Sandra duga dan tanpa Sandra meminta Ayka atang ke sini Ayka sendiri sudah berada di sini dan sudah mendengarkan apa yang terjadi antara dirinya dengan Kaindra.


"Ay, ini semua salah paham itu tidak seperti yang kamu dengar!!"


Meskipun kenyataan iya, tetapi Kaindra tidak mau membuat Ayka bersedih dan akan menjelaskan semuanya kepada Ayka, tetapi tidak di sini di tempat ini ... bahkan Kaindra akan berencana untuk mengajak Ayka ke Bandung yang mana di sana suasananya enak dan juga nyaman untuk membicarakan semuanya ini dan kalian tidak akan mengakui kesalahannya tetapi sayang sekali Ayka sudah keburu tahu dengan apa yang terjadi dan mungkin saja Ayka ini percaya atau malah salah paham dengan semuanya.


"Salah paham, aku sudah dengar semua Bang, kamu tega-teganya mengkhianati aku seperti ini, jadi satu bulan yang lalu ketika kamu tidak pulang ke rumah ternyata kamu tidur dengan perempuan yang lain, itu yang kamu lakukan di belakang aku..."


Kaindra merasakan sesak di dalam dadanya, rasanya sakit sekali mendengar apa diucapkan oleh Ayka meskipun kenyataan memang benar, satu bulan yang lalu ia tidak pulang ke rumah tetapi berada di apartemen Sandra dan tidur di atas ranjang bersama dengan Sandra.

__ADS_1


"Tidak seperti itu Ay, aku bisa menjelaskan semuanya dan aku akan mengatakan sejujurnya kepada kamu."


"Ckk... Sayang sekali tanpa kamu mengatakan kepada aku, aku sudah mendengarkan semuanya dan ini..."


Ayka melangkahkan kakinya, ia mengambil alat tes kehamilan dan juga mengambil surat keterangan dari Dokter di mana Ayka langsung menghentikan obrolannya sejenak lalu membaca secara detail apa yang tertulis di selembar kertas itu meskipun aika sudah yakin jika itu mengatakan jika Sandra saat ini sedang hamil.


"Ini sudah membuktikan jika Sandra hamil anak kamu dan aku tidak bodoh Bang, aku juga tidak tuli...


aku bisa mendengar semuanya jika kamu dan Sandra pernah tidur berdua."


"Tapi aku bisa menjelaskan ini tidak seperti apa yang kamu pikirkan,.aku juga tidak tahu kenapa malam itu aku tiba-tiba berada di apartemen Sandra.."


Hati Ayka teriris manakala ia mendengar pernyataan jika memang suaminya malam itu berada di apartemen Sandra dan itu sudah membuktikan jika Kaindra mengakui dengan perbuatan yang sudah dilakukannya bersama Sandra meskipun tidak secara gamblang.


"Tidak perlu dijelaskan lagi, Bang Kaindra harus bertanggung jawab dengan apa yang sudah Bang Kaindra lakukan dan tinggalkan aku."


"Ay tunggu Ay, !"....


Kaindra bergegas untuk mengejar Ayka yang saat ini istrinya sudah berada di luar restoran.


"Aku akan menjelaskan semuanya dan sampai kapanpun aku tidak akan melepaskanmu meskipun aku bersalah."


Kaindra sudah berhasil meraih tangan Ayka yang mana saat ini tangan Ayka sudah digenggam erat oleh Kaindra dan berharap jika Kaindra bisa membawa pulang aikat dan menyelesaikan permasalahan dengan baik-baik.

__ADS_1


"Lepas!! Dan ingat ya Bang, aku sudah pernah mengatakan kalau Bang Kaindra menghianatiku atau melakukan sesuatu hubungan dengan perempuan yang lain, aku tidak akan segan-segan untuk meninggalkan Bang Kaindra meskipun kamu tidak ingin berpisah dariku tetapi, aku yang akan pergi dari kehidupan kamu!!"


Dengan sekuat tenaga Ayka berusaha untuk melepaskan genggaman tangan Kaindra hingga akhirnya berhasil, kemudian Ayka dengan cepat berlari untuk menuju ke jalan raya yang mana ia harus segera menyetop taksi dan meninggalkan restoran itu.


Ayka sendiri tidak mungkin untuk masuk ke dalam mobil Brian yang mana Brian masih berada di belakang meskipun gerakan kaki Brian itu sudah cepat tetapi kalah cepat dengan Ayka dan Ayka tidak punya waktu lagi untuk sekedar memanggil Brian untuk membukakan pintu mobilnya.


"Cepat jalan Pak!!"


Yang saat ini Ayka sudah berada di dalam taksi, ia memerintahkan sopir taksi itu untuk segera melajukan mobilnya tanpa memperdulikan teriakan teriakan dari Kaindra dan bagaimana Kaindra berusaha untuk mengejar taksi yang ditumpangi oleh Ayka.


"Ayka tunggu!!"


Tidak bisa mengejar Ayka, Kaindra duduk di tepi jalan dengan sejuta penyesalan yang ada di dalam dirinya saat ini tentu saja laki-laki itu meneteskan air matanya yang memang ia menyesal telah melakukan semuanya ini meskipun Kaindra tidak begitu yakin jika ia sudah tidur bersama dengan Sandra namun bukti mengarahkan kepada dirinya yang mana kak Indra sendiri mengingat beberapa waktu yang lalu dirinya dan Sandra bangun dengan keadaan tanpa pakaian.


"Aku harus mengejar Ayka!"


Tersadar dari apa yang dilakukannya, Kaindra buru-buru untuk bangun dari duduknya kemudian ia segera berlari menuju ke parkiran di mana mobilnya berada saat ini.


Tetapi sebelum Kaindra masuk ke dalam mobilnya tangan Brian sudah lebih dulu untuk mencekal tangan Kaindra dan mengisyaratkan jika Kaindra tidak boleh mengejar Ayka untuk saat ini.


"Sebaiknya Bang Kaindra tidak perlu mengejar Ayka, biarkan Ayka menyendiri dulu untuk beberapa waktu."


Ya sebagai sahabat yang baik dan sebagai seseorang yang sudah mengerti bagaimana perasaan Ayka, Brian meminta kepada Kaindra untuk tidak mengejar Ayka, biarlah Ayka tenang sendiri dengan masalahnya, ia tahu bagaimana kesedihan yang dirasakan Ayka saat ini namun dengan adanya Kaindra bukan membuat Ayka merasa senang tetapi malahan menambah keterpurukan Ayka.

__ADS_1


"Tidak bisa, bagaimana mungkin aku akan membiarkan Ayka sendiri dengan sejuta pikiran negatif yang ada di dalam benaknya."


"Pikiran negatif bagaimana, jelas saja jika mendengar semua yang terjadi antara Bang Kaindra dengan Sandra dan sudah jelas semua ada buktinya dan itu sudah membuat Ayka percaya dengan apa yang sudah terjadi dan lebih baik Bang Kaindra mengikuti apa saranku, kalau tidak ingin terjadi sesuatu kepada Ayka."


__ADS_2