Terjerat Cinta Sang Pewaris

Terjerat Cinta Sang Pewaris
Membantu Ayka


__ADS_3

"Aku akan antarin kamu, tetapi tidak sekarang."


Bukan karena Brian tidak mau mengantarkan Ayka saat ini ataupun Brian ada acara setelah ini namun tidak mungkin juga pesawat pribadinya yang baru saja mendarat tiba-tiba langsung diminta untuk terbang lagi, bagaimanapun yang menjalankan adalah seorang manusia dan butuh istirahat jadi Brian akan menundanya untuk beberapa jam lagi.


Dan juga Ayka saat ini aman bersamanya meskipun ia tahu jika Kaindra nanti tau kalau Ayka kabur dari rumah dan akan mencarinya, namun Brian mempunyai segala macam cara dan bisa menyembunyikan Ayka supaya Kaindra tidak menemukan istrinya itu.


"Tidak sekarang, lalu kapan Bi?Kamu kan tahu nyawa aku sedang terancam, tidak mungkin aku tidak cepat-cepat pergi dari sini."


Brian tertawa mendengar apa yang diucapkan oleh Ayka, tidak mungkin kalau nyawa Ayka terancam, yang ia tahu Kaindra sangat mencintai Ayka dan mungkin saja Ayka hanya tertekan dan juga Kaindra tidak ingin Ayka meninggalkannya, namun jika sampai Kaindra berbuat kasar apalagi membunuh Ayka, rasanya itu tidak mungkin dan ucapan Ayka barusan itu berlebihan.


"Dasar sinting!! malahan tertawa, aku serius Brian.. kamu nggak lihat mataku sampai seperti ini,.aku menderita di sana, Aku tersiksa dan aku takut kalau nanti Kaindra menyiksaku atau membunuhku.."


"Jangan berpura-pura Ay, aku tahu siapa kamu dan juga siapa Kaindra, kamu adalah sahabatku sejak kecil meskipun kamu tidak berbohong sama aku dan aku juga melihat matamu yang sembab tetapi itu bukan karena penyiksaan yang dilakukan oleh Kaindra. Aku tahu kamu beberapa hari ini menangis, menangisi tentang kehidupanmu yang seperti ini yang mungkin saja tidak kamu bayangkan sebelumnya dan meskipun juga aku belum lama mengenal Kaindra, tapi aku juga yakin laki-laki itu tidak mungkin menganiaya kamu, menyakiti kamu apalagi sampai membunuhmu, jadi jangan bersikap berlebihan seperti itu. Aku tahu kamu hanya takut saja dan tidak ingin kembali lagi ke rumah keluarga Harjuno."

__ADS_1


Seketika Ayka terdiam, percuma saja ia berdebat dengan Brian yang nyatanya Brian tahu semua apa yang dirasakan oleh dirinya saat ini yang memang apa yang diucapkan oleh Brian itu adalah benar jika dirinya benar-benar takut untuk kembali ke rumah Kaindra, bukan karena penyiksaan dan apalah yang seperti diucapkannya tadi, namun Ayka memang tidak ingin melihat Kaindra bersama dengan perempuan lain yang mungkin sebentar lagi antara Kaindra dan Sandra itu sah menjadi pasangan suami istri.


"Aku meminta kamu untuk menundanya sebentar lagi bukan karena aku tidak ingin mengantarkanmu tetapi kamu pikir saja, aku baru saja sampai di sini dan pesawat pribadiku juga baru saja mendarat, tidak mungkin kan jika beberapa menit mereka aku suruh untuk terbang lagi, mereka manusia Ay dan pastinya juga lelah dan juga tidak mungkin aku membiarkan kamu naik pesawat umum yang nyata-nyatanya itu sangat berbahaya buat kamu nantinya. Dan kamu tenang saja selama berada sama aku, percayalah kaindra tidak akan menemukanmu jika memang benar dia menemukanmu, aku janji dia tidak akan membawa kamu pulang ke rumahnya meskipun dia masih sah sebagai suami kamu."


Brian menarik tangan Ayka, lalu menggenggam lembut tangan sahabatnya sekaligus perempuan yang masih dicintainya saat ini.


Laki-laki itu mencoba menenangkan Ayka yang mana memang Ayka terlihat tertekan dan juga ketakutan, namun Brian sendiri tidak bisa melangkah jauh meskipun ia nanti akan membantu Ayka keluar dari Indonesia tetapi mungkin untuk beberapa hari ke depan, Brian akan mengatakan kepada Kaindra jika Ayka berada di sebuah tempat, tentunya Brian juga tidak ingin perjalanan kehidupan mereka seperti ini yang hanya digantung tanpa tujuan yang jelas.


Ya tidak ada jalan lain untuk membawa Ayka pulang ke rumahnya dan kebetulan sekali kedua orang tua Brian sedang tidak berada di rumah jadi mereka aman aman saja, bukan berarti mereka akan bertindak sesukanya namun mungkin saja Brian berpikir jika Ayka akan aman dari beberapa pertanyaan ataupun malahan nanti Mamanya yang ikut-ikutan sedih dengan apa yang dialami oleh Ayka. Karena sejujurnya kedua orang tua Brian tahu jika Ayka sudah menikah dengan Kaindra tetapi pernikahan mereka masih dirahasiakan hanya karena Ayka yang masih bersekolah.


"Tapi bagaimana nanti dengan Om dan Tante?"


"Papa dan Mama tidak ada di rumah jadi kamu bebas berada di sana. Aku tahu apa yang kamu rasakan dan pastinya aku juga tahu jika Mama bertemu dengan kamu pastinya beliau juga akan ikut sedih dengan apa yang kamu alami."

__ADS_1


Ya mungkin kejadian yang dialami oleh Ayka ini memang tidak tersebar ke semua orang bahkan kedua orang tua Ayka sendiri belum tahu, memang Ayka sengaja untuk merahasiakannya dan meminta Kaindra atau pun kedua orang tua Kaindra untuk tidak menceritakan kepada kedua orang tuanya yang mungkin memang mereka saat ini sedang sibuk dengan urusan masing-masing.


Tetapi tidak untuk kedua orang tua Brian yang memang sudah dari dulu Ayka dekat dengan kedua orang tua Brian dan sudah menganggap mereka adalah orang tuanya sendiri, begitu pula dengan orang tua Brian yang sudah menganggap Ayka sebagai anaknya sendiri.


Ayka menganggukkan kepalanya ketika ia mendengar jika kedua orang tua Brian tidak berada di rumah dan itu berarti ia sedikit lega karena Ayka sendiri tidak mau dikasihani oleh kedua orang tua Brian karena memang dirinya ingin selalu terlihat tegar meskipun di dalam hatinya hancur.


Mobil yang dikemudikan oleh Brian sudah sampai di rumah megah milik Brian kemudian Brian meminta untuk Ayka segera turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah dengan sebelumnya Brian sudah meminta asisten rumah tangganya untuk menyiapkan sarapan untuk Ayka karena Brian tahu Ayka pasti belum sarapan tadi pagi.


"Kamu sarapan dulu setelah itu istirahat. Aku janji tidak akan lama kita akan meninggalkan Indonesia tapi kalau kamu harus bersabar sebentar."


Ya demi membuat Ayka nyaman, Brian juga tidak mau menahan Ayka untuk berlama-lama tinggal di rumahnya meskipun Brian sendiri tidak keberatan dengan hal itu tetapi sepertinya Ayka sendiri tidak nyaman dan ingin segera meninggalkan Indonesia dengan alasan Ayka sudah tidak mau bertemu dengan Kaindra bahkan Ayka ingin cepat-cepat melupakan Kaindra meskipun statusnya saat ini masih istri sah dari Kaindra.


Bukan karena Ayka tidak mau berjuang untuk perceraiannya tetapi sudah beberapa kali Ayka meminta pengacaranya untuk menggugat cerai namun nyatanya permintaan itu ditolak dan pastinya alasan utamanya adalah Kaindra, karena beberapa pengacara yang diminta oleh Ayka itu semuanya sudah dibayar mahal oleh Kaindra hingga mereka tidak bisa untuk membantu Ayka lagi.

__ADS_1


__ADS_2