Terjerat Cinta Sang Pewaris

Terjerat Cinta Sang Pewaris
Sedikit Main Main


__ADS_3

Deg


Kaindra seketika terdiam mendengar apa yang di ucapkan oleh Ayka, yang mana memang kenyataannya seperti itu. Kalau ia sudah membohongi Ayka, dan tidak bicara jujur dengan istri nya mengenai pertemuan rahasia nya dengan Sandra.


Namanya juga pertemuan rahasia, pastinya tidak akan diceritakan oleh siapapun juga, termasuk dengan kedua teman baiknya Kaindra, Bima dan Doni.


"Ay, maafkan aku...maafkan semua kesalahanku, aku tau kalau aku salah karena tidak menceritakan semua nya sama kamu... tapi..."


"Tapi apa? Jelas saja Abang sudah tidak jujur sama aku, jelas saja Abang sudah membohongi ku dan menghianati ku..."


Kaindra menggelengkan kepalanya, kalau ia sudah membohongi Ayka dan itu memang benar, tetapi jika mengkhianati Ayka, itu tidak benar bahkan tidak ada di pikiran Kaindra untuk menghianati perempuan yang sudah ada di dalam hatinya, yang sangat-sangat dicintainya.. bahkan tidak ada di dalam pikiran Kaindra untuk balikan lagi dengan Sandra.


"Aku tidak pernah menghianati kamu, sumpah!! demi apapun juga aku sangat mencintaimu dan maaf jika aku membohongi kamu, tapi akan aku jelaskan semuanya kenapa aku bisa melakukan itu, namun yang jelas saat ini aku memang tidak menghianatimu, aku juga tidak tidur dengan Sandra, Aku hanya dijebak dan juga Sandra tidak hamil apalagi hamil anakku."


Brian, Doni, Bima dan juga Sandi menggelengkan kepalanya, padahal ia mengira jika akan luluh dengan apa yang diucapkan oleh Kaindra dan juga Ayka akan menerima Kaindra lagi, padahal Ayka juga sudah tahu apa yang sebenarnya terjadi, tetapi kenapa Ayka masih bersikeras untuk tidak mau memaafkan Kaindra, bukan tidak mau tetapi sepertinya Ayka tidak luluh sama sekali dengan apa yang sudah Kaindra katakan dan apa yang sudah ia lihat dari ponsel Sandi.

__ADS_1


Ayka tidak mengatakan apapun juga, perempuan cantik itu menghela nafas yang dalam-dalam, ia ingin mengetahui seberapa besar keinginan suaminya untuk meminta maaf kepadanya, meskipun Ayka tahu jika dalam hal ini Kaindra tidak bersalah dan tidak juga menghianatinya.


"Sudahlah, lebih baik Bang Kai pulang saja, aku sudah memutuskan untuk meninggalkan Jakarta."


Ucap Ayka pada akhirnya, hingga perempuan cantik itu menghempaskan tangan Kaindra, kemudian mengambil ancang-ancang untuk meninggalkan suaminya itu.


Kaindra menggeleng, ia tidak akan membiarkan Ayka pergi dari sini, ya pergi dari sisinya apalagi dari hidupnya ... terlebih lagi ia tidak bersalah, ia tidak menghamili Sandra dan hubungannya masih bisa diperbaiki lagi.


"Aku tidak mau Ay, jangan tinggalkan aku. Kamu masih istriku, aku mohon kembalilah padaku dan maafkanlah semua kesalahan suami kamu ini."


Dengan segera Ayka balik badan, kemudian menarik tangan Brian untuk segera menjauh dari Kaindra.


Sementara Brian, laki-laki itu menurut saja dan juga Brian tahu jika Ayka hanya bersandiwara, ia sudah hafal dengan sifat dan sikap sahabatnya itu.


"Bagaimana nanti jika Kaindra menjadi gila karena lo tinggalin?", bisik Brian di telinga Ayka ... di mana ia tau bagaimana pikiran Ayka saat ini.

__ADS_1


"Tenang saja, dalam hitungan ke sepuluh, Bang Kai pasti akan mengejar aku...aku hanya memberikan sedikit pelajaran saja untuk nya."


Ayka tersenyum, karena ia yakin jika suami nya pasti akan mengejar nya, itupun kalau Kaindra benar-benar tulus mencintai nya.


"Ndra, bagaimana mungkin lo biarin istri Lo pergi?"


Bima yang sadari tadi melihat pertunjukan yang menegakkan itu langsung saja menepuk pundak Kaindra, sepertinya sahabatnya itu melamun hingga tidak sadar jika istrinya sudah pergi dengan laki-laki lain.


"Astaga istriku!!"


"Tidak!! Jangan pergi sayank..."


Teriak Kaindra yang baru sadar jika saat ini Ayka sudah meninggalkannya, meskipun punggung Ayka masih terlihat tetapi Kaindra sadarnya telat. Untung saja Ayka belum masuk ke dalam pesawat pribadi milik Brian 


Grepp 

__ADS_1


__ADS_2