
Ayka melototkan matanya manakala ia melihat nama Sandra berada di urutan penghuni apartemen Jasmine bahkan ia juga menggelengkan kepalanya karena tidak percaya apa yang dilihatnya saat ini.
Sungguh ini adalah mimpi buruk di saat ia dan Kaindra sedang merajut cinta dan mimpinya untuk masa depan demi berlangsungnya rumah tangga mereka berdua tetapi tiba-tiba Sandra datang.
Tidak masalah jika Sandra datang karena perempuan itu adalah masa lalu dari Kaindra dan Ayka tidak menapik itu tetapi yang jadi masalah saat ini mengapa Kaindra malahan bersikap seolah-olah seperti tidak ada apa-apa dengan Sandra padahal sudah jelas jika tadi malam Ayka sempat membuntuti mobil Kaindra dan beloknya adalah ke apartemen Jasmine.
Jika di apartemen Jasmine itu tidak ada penghuni bernama Sandra, Ayka tidak masalah mungkin nama perempuan lain yang Ayka masih penasaran siapa perempuan itu tetapi yang dilihat saat ini ada nama Sandra.
Okelah, nama Sandra itu banyak dan mungkin yang Ayka maksud bukan Sandra mantan pacarnya Kaindra tetapi Sandra lain.
Ayka mencoba tenang seperti apa yang dikatakan oleh Brian kalau ia harus bersikap dewasa menyikapi semua masalah yang dihadapinya, ia juga tidak boleh gegabah dan menyelesaikan masalah ini dengan sebaik-baiknya dengan kepala dingin dan tentu saja tidak dengan emosi.
"Ay kamu baik-baik saja?"
Tentu saja melihat ekspresi dari wajah Ayka, Brian pun bertanya kepada sahabatnya itu yang mana memang terlihat jika Ayka tidak baik-baik saja tetapi Brian yang tahu jika Ayka saat ini sedang menyembunyikan semuanya dan mungkin saja Ayka masih penasaran apakah benar nama Sandra itu adalah Sandra yang dimaksud.
"Aku baik-baik saja hanya saja aku penasaran apakah ini Sandra mantan pacarnya Kaindra?"
Mencoba bertanya kepada Brian karena Brian yang saat ini berada di sampingnya dan Brian lah yang satu-satunya mengerti tentang perasaannya dan mengerti tentang apa yang dirasakan saat ini.
Brian tidak menjawab ia takut jika dirinya nanti salah menjawab dan akan berakibat buruk untuk Ayka dan Brian juga tidak mengucapkan sepatah kata pun biarlah bukti yang menjawab semuanya.
__ADS_1
Brian mengambil ponselnya kemudian membuka galeri ponsel itu lalu menyerahkan kepada Ayka.
Ya semalam setelah ia melihat foto Sandra dan juga Kaindra di ponsel Doni, Brian memintanya dan meminta Doni untuk mengirimkan ke ponselnya dan itu bertujuan untuk memberikan bukti kepada Ayka jika Sandra yang ada di apartemen Jasmine itu adalah Sandra yang dimaksud dan Brian tidak salah bicara atau bagaimana yang ditakutkan nanti akan dirinya yang disalahkan karena menginginkan Ayka.
"Aku tidak mau menjawab, kamu lihat saja sendiri."
Ya pikiran Brian memang seperti itu, ia takut jika dirinya menjawab kalau Sandra itu adalah benar Sandra yang dimaksud takutnya nanti mereka berpikir yang tidak tidak tentang dirinya oleh karena itu Brian memberikan ponselnya kepada Ayka yang mana di dalamnya sudah ada foto Sandra sendiri dan juga foto Sandra dengan kaindra.
Ayka mengambil ponsel yang ada di tangan Brian kemudian melihatnya ia menggelengkan kepalanya lagi, rasanya tidak percaya dengan apa yang dilihat kalau memang benar ternyata Sandra dimaksud adalah Sandra yang ini.
Dan tidak selesai rasa kagetnya itu Ayka kembali dikagetkan dengan foto Sandra bersama dengan Kaindra yang mana foto itu terdapat tanggal dan waktunya kapan foto itu diambil yang pastinya itu tadi malam dan Ayka semakin yakin jika memang Kaindra dan Sandra ada hubungan spesial lagi di belakangnya.
"Apa yang akan kamu lakukan setelah kamu melihat semuanya ini? Oke mungkin itu hanya sekedar foto bukan dijadikan salah satu alasan kalau Kaindra mempunyai hubungan dengan Sandra."
"Kita harus menyelidikinya, aku tidak mau diam saja. Bukannya aku tidak percaya foto ini aku tahu foto ini diambil semalam kan? Tetapi untuk lebih meyakinkan aku saja jika memang benar Kaindra terlibat hubungan spesial dengan Sandra."
Meskipun hati Ayka panas tetapi ia harus menerima kenyataan jika memang suaminya ada hubungan spesial lagi dengan sang mantan dan pastinya sebelum Ayka memutuskan sesuatu, Ayka harus benar-benar membuktikan jika memang itu benar adanya.
"Aku akan membantu kamu tetapi ada satu pertanyaan yang aku tanyakan kepada kamu."
"Apa itu tanyakan saja, aku akan menjawab sebisaku."
__ADS_1
"Jika memang Kaindra dan Sandra terbukti ada sesuatu di belakang kamu, apa yang kamu lakukan?"
Sebenarnya Brian enggan bertanya seperti itu pada Ayka meskipun ia yakin jika memang ada sesuatu yang tidak beres dengan rumah tangga Ayka tetapi untuk menanyakan seperti itu Brian ragu-ragu, takut saja itu akan melukai hati dan perasaan Ayka.
"Aku akan meninggalkan Kaindra."
Ayka mantap dan yakin menjawab seperti itu memang sejak dulu ia mempunyai prinsip jika laki-laki sudah menghianatinya maka tidak ada kata maaf lagi untuk laki-laki itu terlebih lagi jika itu sudah mengarah kepada ranah pernikahan maka yang pasti Ayka tidak akan segan-segan untuk pergi meninggalkan Kaindra meskipun Kaindra tidak mau berpisah darinya tetapi Ayka yang akan meninggalkan Kaindra.
Ayka punya prinsip jika nanti dimaafkan dan kembali lagi maka suatu saat akan melakukan kesalahan yang sama dan pastinya aika tidak mau jika itu terulang lagi.
"Tapi bukan kah kamu sangat mencintai Kaindra dan tidak mau kehilangan dia?"
Ya Brian paham dengan apa yang Ayka rasakan bahkan ia juga tahu jika sahabatnya itu sangat mencintai suaminya dan tidak ingin kehilangan Kaindra tetapi mengapa Ayka malahan mengatakan seperti itu apakah Ayka sudah benar-benar memikirkan jika memang terjadi sesuatu antara Kaindra dengan Sandra.
"Aku yakin cinta itu bisa datang dan cinta itu juga bisa hilang. Jika Kaindra saja bisa menghianati aku maka aku juga bisa melupakan cinta yang ada di dalam hatiku dan pergi meninggalkan dia."
Brian mengangguk paham ini yang disukai dari Ayka kalau sahabatnya itu mempunyai prinsip dan prinsipnya ia pegang teguh sehingga tidak ada orang yang berani macam-macam atau mengacuhkan dirinya.
"Sekarang yang terpenting bagaimana caranya supaya kita membuktikan kalau memang apa yang ada di dalam pikiranku itu benar. Karena tidak mungkin aku hanya berdiam diri di sini tanpa mendapatkan penjelasan dari semuanya."
"Kita bicarakan saja nanti pulang sekolah dan kamu nanti coba hubungi Kaindra apakah pulang sekolah ini ada acara atau tidak, jika memang ada acara kita buntuti saja mobil Kaindra bagaimana?"
__ADS_1
Ayka mengangguk rupanya ia setuju dengan pendapat Brian yang memang dari situ Ayka harus menyelidiki ke mana suaminya pergi.
Karena tadi pagi kaindra tidak mengatakan apapun, tidak mengatakan mau menjemput Ayka yang hari ini memang Kaindra tidak masuk ke sekolah dan berada di perusahaan.