
Tanggung jawab tanggung jawab apa maksudnya?
Ayka seketika sakit mendengar apa yang diucapkan oleh Sandra kepada Kaindra yang mana ia mendengar sendiri kalau Sandra mengatakan bahwa Kaindra itu harus bertanggung jawab atas semua yang dilakukan, lalu tanggung jawab apa yang diminta oleh Sandra itu hingga membuat Ayka benar-benar penasaran dengan apa yang sudah terjadi.
Keputusan Ayka untuk menghampiri Kaindra dan juga Sandra adalah tepat yang mana memang Ayka masih berpikir jika sudah terjadi sesuatu diantara suaminya dan juga Sandra bahkan ada rahasia besar yang disimpan oleh Kaindra tanpa sepengetahuan Ayka.
Sedangkan Brian, ia yang sudah berada di belakang Ayka berusaha untuk menarik tangan Ayka dan mencoba untuk membuat Ayka tenang dengan tangan Brian menggenggam tangan Ayka, Brian juga mendengar apa yang diucapkan oleh Sandra dan pikiran beliau sudah kemana-mana yang artinya ada sesuatu yang tidak beres di antara Kaindra dengan Sandra yang membuat dirinya ingin menjauhkan Ayka dari kedua orang itu dan membawa Ayka untuk keluar dari restoran.
Tentu saja tujuan Brian adalah baik, laki-laki itu tidak ingin jika sahabatnya terluka dan sedih mendengar apa yang mungkin nanti membuat Ayka kecewa.
Namun lagi lagi Ayka menggeleng, ia paham dengan apa yang dirasakan oleh Brian dan ia juga tahu apa yang akan dilakukan oleh sahabatnya itu namun Lagi dan lagi aikat tidak akan pergi dari restoran itu sebelum mendapatkan kejelasan apalagi ia mendengar tentang tanggung jawab apa maksudnya.
"Aku hamil."
Deg
Jedarr.
Seketika dunia Ayka runtuh mendengar apa yang diucapkan oleh Sandra jika perempuan yang bersama dengan suaminya itu mengatakan kalau dirinya hamil bahkan Ayka tidak percaya dengan apa yang didengarnya saat ini
Dada Ayka terasa sesak ketika sesuatu keluar dari mulut Sandra dan perempuan itu dengan tersenyum menatap ke arah suaminya yang mana ia tahu jika mungkin Sandra menuntut pertanggungjawaban dari suaminya.
__ADS_1
Tidak sampai di situ saja Sandra juga memegang tangan Kaindra dengan tangan satunya lagi menyerahkan alat tes kehamilan dan beberapa lembaran kertas yang mana mungkin itu adalah bukti kalau Sandra benar-benar hamil.
Ayka menggeleng pelan rasanya tidak mungkin jika suaminya berkhianat dan tidur dengan perempuan lain yang mana Ayka dan juga Kaindra sudah sama-sama mencintai bahkan Ayka sendiri sudah melihat dari sorot mata Kaindra kalau suaminya itu juga sudah mencintainya setulus hati.
Tidak itu tidak mungkin... Itu bukan anak dari Kaindra mungkin saja Sandra curhat kalau dirinya tengah hamil dengan laki-laki lain iya aku harus berpikir positif dan tidak boleh mengambil keputusan
Masih saja tidak percaya, bahkan Ayka menolak untuk percaya jika ia mendengar pernyataan kalau Sandra sedang hamil dan pastinya masih ingin mendengarkan lebih lanjut apakah memang benar Sandra hamil karena ulah suaminya atau dengan laki-laki lain yang mana Ayka sendiri mencoba untuk tidak begitu berpikiran negatif yang menganggap kalau Sandra saat ini cerita kepada suaminya.
"Kamu jangan gila itu tidak mungkin!!"
Berbeda dengan Ayka yang masih penasaran, Kaindra dengan tegas menolak apa yang diucapkan oleh Sandra, ia tahu meskipun dirinya pernah tidur dengan Sandra tetapi Kaindra menyangkal jika itu adalah anaknya.
Dan itu membuat Ayka semakin penasaran saja dengan apa yang sebenarnya terjadi hingga Sandra mengatakan kalau dirinya tengah hamil.
"Bagaimana tidak mungkin Ndra, kamu masih ingat satu bulan yang lalu kamu dan aku sudah tidur bersama dan malam itu Aku tidak tahu apa yang kamu lakukan Yang jelas ketika aku bangun kamu sudah berada di sampingku dan tanpa dan kita tanpa menggunakan sehelai pakaian pun."
Deg
Lagi lagi dada Ayka terasa sesak mendengar apa yang diucapkan oleh Sandra yang mana pikiran positif tadi berubah menjadi pikiran negatif dan benar jika anak yang dikandung oleh Sandra itu adalah anak Kaindra meskipun Ayka sendiri belum mendengar secara langsung bagaimana dari mulut suaminya.
Kaindra terdiam ia mencoba melupakan kenangan satu bulan yang lalu tetapi rasanya tidak akan pernah karena sesuatu yang entahlah antara sadar atau tidak Kaindra memang mengingatnya bahwa dirinya juga mengingat kalau saat itu bangun-bangun sudah berada di samping Sandra dengan tidak memakai pakaian sehelai pun.
__ADS_1
"Atau kamu masih menyangkal Ndra, Aku Bisa tunjukkan buktinya jika kamu masih menyangkal dengan apa yang kamu lakukan."
"Tapi itu tidak mungkin San..."
Kaindra masih mengelaknya, dunianya benar-benar runtuh jika memang Sandra hamil dan itu adalah anaknya yang mana memang satu bulan yang lalu ia dan Sandra pernah berada di atas satu ranjang yang sama.
"Kalau kamu tidak percaya silakan baca surat ini ini adalah hasil pemeriksaan USG dari dokter kandungan, yang mana sekarang Aku hamil."
Sandra menyodorkan lembaran kertas itu kepada Kaindra dan dengan cepat Kaindra mengambilnya lalu membacanya suatu persatu, Kaindra menggelengkan kepalanya dan ia masih tidak percaya dengan bukti yang ada di depannya saat ini yang mana memang menyatakan jika Sandra saat ini telah hamil.
"Apa kamu masih tidak percaya jika aku benar-benar hamil anak kamu apa kamu sengaja melupakan satu bulan yang lalu kita pernah tidur bersama."
"Aku hanya ingin tanggung jawab kamu,.Aku ingin segera kamu nikahi aku karena bagaimanapun anak ini butuh kedua orang tuanya lengkap dia butuh kamu sebagai ayah kandungnya."
Kaindra belum bisa memberikan keputusan yang pastinya ia masih memikirkan tentang Ayka bagaimana kalau kejadian ini Aykala sampai mendengarnya dan pastinya ia yakin jika Ayka yang akan mundur dan meninggalkan dirinya karena Kaindra tahu Ayka itu adalah perempuan yang tidak mau dimadu, terlebih jika nanti dirinya benar-benar bertanggung jawab atas kehamilan Sandra dan menikah Sandra dan pastinya Ayka yang akan meninggalkan dirinya terlebih dahulu sebelum Kaindra yang memutuskan hubungannya.
"Aku masih punya istri San, dan itu tidak mungkin aku lakukan."
"Aku tahu lalu bagaimana dengan aku apa yang dikatakan orang-orang aku hamil tanpa suami dan apalagi kamu sudah lama menginginkan seorang keturunan dan aku saat ini hamil atau mungkin aku gugurkan saja anak ini anak yang tidak berdosa."
Ya Sandra mulai mengancam Kaindra yang mana memang ia tahu jika Kaindra sudah ingin mendapatkan keturunan tetapi Ayka memang sengaja menundanya bukan apa-apa hanya karena Ayka yang masih sekolah yang tidak memungkinkan untuk dirinya hamil juga dengan usia Ayka yang masih sangat muda.
__ADS_1
Oleh karena itu Sandra memanfaatkan kesempatan ini ia akan mengancam Kaindra dengan menggugurkan kandungannya dan ingin tahu bagaimana reaksi dari Kaindra dengan apa yang barusan dikatakannya.
"Tidak perlu!!"