Terjerat Cinta Sang Pewaris

Terjerat Cinta Sang Pewaris
Kaget


__ADS_3

Sandra yang melihat mobil Kaindra yang sudah masuk ke area parkiran itu langsung saja mengembangkan senyumannya, ia tahu jika Kaindra tidak mungkin tidak akan datang dan terbukti jika laki-laki itu sudah sampai di tempat ini.


Sandra langsung menempatkan posisinya sebaik mungkin juga mengekspresikan wajahnya seperti yang sudah ia atur sebelum bertemu dengan Kaindra ini.


Sandra juga sudah menata berkas-berkas dan juga alat tes kehamilan itu di depan meja yang pastinya nanti setelah Kaindra berada di sini, di dekatnya Sandra langsung saja mengatakan yang sebenarnya.


Sementara Ayka dan juga Brian,.juga sudah berada di area parkiran restoran. Untung saja hari ini Brian memakai mobil yang lainnya sehingga Kaindra tidak curiga dengan adanya mobil yang sedari tadi berada di belakangnya.


"Menemui siapa Bang Kaindra, Bi?"


Ayka masih penasaran siapa yang ditemui suaminya yang mana mengapa Kaindra buru-buru untuk keluar dari sekolah dan tanpa memberitahukan kepada dirinya apakah itu memang klien yang sangat penting hingga membuat Kaindra lupa kalau pulang sekolah akan bersama dengan Ayka, dan sepenting apakah klien itu di mata kaindyra sehingga ia bisa melupakan istrinya sendiri.


Melihat Kaindra yang sudah keluar dari mobil, Ayka juga siap-siap membuka sabuk pengamannya ia tidak akan melewatkan apapun yang terjadi di dalam restoran itu dan dengan siapa suaminya bersama saat ini yang pastinya tekad Ayka sudah bulat, ia ingin mengetahui ada apa sebenarnya dengan suaminya dan mengapa suaminya buru-buru untuk keluar dari sekolah.


"Yakin kamu mau masuk ke dalam restoran?"


Sepertinya malahan yang was-was adalah Brian, ia tidak yakin jika yang ditemui Kaindra itu adalah klien biasa nampak jelas bagaimana Kaindra yang buru-buru keluar dari mobil dan langsung masuk ke dalam restoran dan pastinya itu bukanlah klien penting seperti yang sudah-sudah Kaindra jelaskan beberapa hari yang lalu.

__ADS_1


"Sangat yakin Bi, apapun nanti yang ada di dalam, aku tidak akan kenapa-kenapa dan mungkin inilah jawaban dari setiap doa-doa aku yang mana jika kenyataannya memang menyakitkan untukku, aku akan menerimanya daripada aku terus-menerus penasaran dan memikirkan sesuatu yang belum jelas, lebih baik seperti ini."


Yakim tidak yakin Ayka akan melangkahkan kakinya dan keluar dari mobil kemudian langsung menuju ke restoran, meskipun ia akan tahu nanti kenyataannya seperti apa, Ayka tetap pada pendiriannya karena ia akan melihat secara jelas dan juga langsung siapa yang membuat suaminya itu buru-buru untuk meninggalkan sekolah.


"Sandra?!"


Ayka menggelengkan kepalanya pelan manakala ia melihat Sandra yang duduk di dalam restoran dengan Kaindra yang saat ini sudah menghampiri perempuan itu yang mana Ayka sebenarnya tadi memang sudah berpikir jika suaminya itu menemui Sandra dan kenyataannya memang benar jika Sandra yang membuat Kaindra jadi melupakan dirinya.


Dan sepertinya dari ekspresi wajah Sandra memperlihatkan jika perempuan itu benar-benar serius ingin bertemu dengan suaminya dan ada sesuatu yang penting yang ingin disampaikan oleh Sandra hingga membuat Kaindra jadi langsung menemui perempuan itu.


Jadi, Ayka tidak akan berpikir dua kali lagi, ia harus mendengarkan apa yang terjadi antara suaminya dan juga Sandra yang mana memang Ayka sendiri sudah menaruh kecurigaan terhadap kedua orang itu terlebih lagi kepada suaminya yang sudah beberapa hari yang lalu memang membuat Ayka curiga dan penasaran.


Brian menarik tangan Ayka dan juga menggelengkan kepalanya sebagai isyarat jika ia tidak mau kalau Ayka menghampiri Kaindra dan juga Sandra di sana ia takut jika nanti sahabatnya itu tidak bisa menerima kenyataan yang sebenarnya karena Brian yang sudah berpikir negatif jika memang keduanya itu ada hubungan yang serius, terlebih lagi pastinya ada sesuatu yang dirahasiakan oleh Kaindra.


Dan lagi-lagi Brian menahan tangan Ayka supaya sahabatnya itu tidak menemui suaminya dan mengajak Ayka untuk pulang ke rumah saja.


"Tidak Bi, aku tidak akan pergi dari sini karena Aku ingin mengetahui ada apa yang sebenarnya terjadi karena aku sudah curiga dari kemarin-kemarin dan bukan karena urusan pekerjaan Kaindra sering menemui Sandra tetapi ada urusan yang lainnya dan aku rasa ada sesuatu yang disembunyikan oleh Kaindra."

__ADS_1


Ya Ayka tetap kekeh dengan pendiriannya, suka tidak suka mau tidak mau dan sesakit apapun nantinya yang diterima, Ayka harus bisa mendapatkan penjelasan dari semuanya ini dan mungkin inilah harapan Ayka satu-satunya dan mungkin inilah caranya ia ditunjukkan kalau memang suaminya ada sesuatu dengan sang mantan pacarnya.


"Tapi Ay.."


"Aku tidak apa-apa, kalau kamu mau pulang .. pulang saja, nanti aku gampang bisa pulang naik taksi."


Ayka tahu jika sahabatnya itu takut jika nanti dirinya tidak kuat menghadapi semua kenyataan ini namun Ayka ingin semuanya terbukti dan jelas bukan seperti ini.


Setelah mengembangkan senyumannya, Ayka melangkahkan kakinya pelan-pelan untuk bisa mendekati ke arah Kaindra dan juga Sandra tentu saja ia akan pelan-pelan menuju ke sana supaya keduanya tidak curiga tentang kedatangannya dan juga supaya ia bisa mendengar apa yang dibicarakan oleh Sandra dan juga Kaindra.


Begitu juga dengan Brian, ia tidak mungkin meninggalkan Ayka saat ini yang mana memang Ayka sudah memintanya untuk pulang saja, namun Brian adalah Brian, ia sahabat sejati Ayka dan tidak ingin terjadi sesuatu dengan sahabatnya itu yang mana saat ini Brian juga ikut melangkahkan kakinya untuk menuju ke tempat di mana dan Sandra berada dan juga Brian mengikuti langkah kaki Ayka yang pelan-pelan untuk menghampiri kedua orang itu.


Dan sepertinya baik Kaindra dan juga Sandra tidak menyadari kedatangan Ayka meskipun Sandra berharap jika Ayka datang ke sini, namun karena ia saking fokus dengan Kaindra dan juga fokus dengan apa yang akan dikatakannya nanti, hingga membuat Sandra tidak mengetahui jika Ayka saat ini sudah berdiri tidak jauh dari tempatnya.


"Ada apa San, Aku banyak kerjaan , kalau kamu ada apa-apa dan butuh apa-apa bisa kirim pesan saja sama aku, tidak harus kan kalau aku menemui kamu?"


Iya satu rahasia lagi yang tidak diungkapkan oleh Kaindra kalau dirinya diam-diam bertemu dengan Sandra di belakang Ayka dan memang selama satu bulan terakhir ini, itu tidak dilakukan oleh Kaindra meskipun Sandra berulang kali mengirimkan pesan kepadanya namun tidak digubris sama sekali oleh Kaindra, berbeda dengan berapa bulan yang lalu yang awal-awal Sandra mengancam Kaindra, Kaindra bisa menemui dirinya setiap saat, setiap Sandra inginkan dan hal itu yang membuat Sandra menjadi geram dan ingin segera menuntaskan permasalahan ini supaya Kaindra bisa menjadi miliknya selamanya.

__ADS_1


"Kirim pesan ke kamu? aku telepon saja kamu tidak pernah mengangkat apalagi minta ketemuan atau hanya sekedar kirim pesan dan aku ingin bicara serius sama kamu . Aku harap kamu mendengarkan dan kamu mau bertanggung jawab dengan apa yang sudah kamu lakukan padaku."


DegĀ 


__ADS_2