
Selena dan Fernando berniat tinggal lebih lama di Jakarta.Karena usia kehamilan Selena mendekati persalinan, Fernando dan Selena sementara tinggal bersama Andrew di mansion miliknya.Sebenarnya Fernando merasa sungkan,ia ingin membeli apartemen atau penthouse di dekat sini.Namun Andrew melarang nya dengan alasan ia ingin selalu di dekat sang adik.
Saat ini Selena sedang menikmati salad buah pemberian Kimmy yang di antar kan oleh kurir.Tiba- tiba saja ia merasakan perut nya terasa sakit sekali,Al yang melihat aunty nya kesakitan tentu bertindak cepat.Ia memanggil uncle nya yang sedang berada di dalam kamar mandi.Al menggedor pintu kamar mandi, Fernando pun keluar dengan handuk yang masih ia lilitkan di pinggangnya.
" Oh astaga uncle,pakai pakaian mu cepat.Aunty akan merasa kesakitan, sepertinya adik ku sedang dalam perjalanan untuk bertemu dengan kakak tampan nya ini" cerocos Alvaro penuh percaya diri.
Fernando pun dengan cepat memakai pakaian nya,ia lalu berlari menghampiri Selena yang masih memegangi perut nya.Ia merasa kesakitan, untung nya saat itu Andrew pun belum berangkat bekerja.
Fernando menggendong tubuh Selena,Andrew yang melihat mereka berjalan terburu-buru mendekati mereka.
" Selena kenapa Fer?" tanya khawatir.
" Istri ku akan melahirkan kak" jawab Fernando.
" Biar aku antar" ucap Andrew lalu mengambil kunci mobil yang ia taruh di atas nakas.
Dengan langkah cepat mereka memasuki mobil,Andrew pun mulai melajukan mobilnya meninggalkan mansion nya.
" Kalian melupakan pria tampan ini sendirian di sini" ucap Alvaro sambil bersidekap dada.Alvaro berharap semoga aunty Selena baik- baik saja dan bayi nya pun lahir dengan selamat.
Ia menutup pintu mansion lalu kembali masuk ke dalam,ia meminta pelayan membuat kan nya makanan.
Dalam perjalanan Selena terus menjerit kesakitan,tanpa sengaja ia mencakar lengan Fernando.Fernando merasa kesakitan namun ia tahan,ia tahu sakit yang di rasakan sang istri lebih menyakitkan dari yang ia rasa kini.
" Sakit honey" jerit Selena.
" Sabar ya honey,tarik nafas dalam- dalam lalu hembuskan" ucap Fernando mencoba membuat Selena agar sedikit lebih rileks.
Usaha Fernando berhasil,Selena mengikuti apa yang di ucapkan oleh suaminya.Namun beberapa menit kemudian sakit itu datang lagi.Selena kembali menjerit kesakitan.
Tak lama kemudian mereka sudah sampai di rumah sakit,para tim medis sudah bersiap untuk membawa Selena menuju ruang persalinan.
Sebelumnya Fernando sempat menelepon Kean untuk mempersiapkan persalinan Selena di rumah sakit milik nya.
Fernando menggendong Selena,lalu merebahkan nya ke atas brankar.Fernando dan Andrew ikut mendorong brangkar tersebut menuju ruang bersalin.
__ADS_1
Saat hendak memasuki ruangan kedua pria itu berebut ingin memasuki ruangan bersalin.
" Aku suaminya" .
" Aku kakak nya" .
Astaga ingin sekali Selena menggetok kepala kedua pria posesif itu.Mereka bertengkar di waktu yang salah.
" Mohon maaf pak,hanya suaminya yang boleh menemani di dalam" ucap salah satu perawat melerai pertengkaran mereka.
Fernando pun tersenyum penuh kemenangan,ia ikut masuk ke dalam bersama perawat tersebut.Sementara Andrew duduk lemah di bangku depan ruangan.Ini pertama kali nya ia menemani wanita yang akan melahirkan,ia begitu khawatir sesuatu terjadi kepada adiknya.Andrew berharap adiknya dapat melewati semua ini dengan lancar.
Andrew bangkit dari duduknya ia berjalan mondar-mandir di depan ruangan tersebut.Ia merasa cemas,ia menelpon sang Daddy untuk mengabari bahwa Selena akan melahirkan.
Beberapa menit kemudian terdengar suara tangis bayi,Andrew merasa lega.Ingin sekali ia masuk ke dalam memastikan keadaan sang adik namun tidak di perbolehkan oleh Kean yang baru saja datang.
" Bersabarlah tuan, sebentar lagi kau akan melihat keponakan mu" ucap Kean lalu mengulas senyum.
Tiba-tiba pintu ruangan terbuka,Selena akan di pindahkan menuju ruang perawatan.Bayi mungil nya kini sedang dalam gendongan Fernando,Andrew ingin menggendongnya namun tidak bisa.Ia belum pernah menggendong seorang bayi.
" Kau akan beri nama siapa?" tanya Andrew.
" Pricilla McKenzie " jawab Fernando sambil terus menatap putri kecil nya.
" Nama yang cantik" puji Andrew.
" Cepat lah kau mencari jodoh kak,agar kau memiliki putri cantik seperti kami" canda Fernando.
Andrew hanya menjawab dengan senyuman,entah mengapa ia malah membayangkan memiliki putri bersama Kimberly William.
Suasana malam kota Bandung terasa dingin membuat Arsyila yang belum terbiasa dengan cuaca dingin terus menerus bersin- bersin.Ia memakai masker karena harus membantu melayani para tamu.
Arsyila terkejut saat melihat Galaxy dan banyak teman - teman nya memasuki restoran milik nya.Ia memilih diam di meja kasir saja,ia tidak ingin berhadapan dengan Galaxy lagi.Apalagi dua diantara mereka mengenali Arsyila.
Galaxy dan yang lainnya memesan makanan, pandangan Galaxy tertuju kepada seorang wanita dengan masker menutupi sebagian wajahnya.Walaupun ia menutupi sebagian wajahnya dengan masker,namun Galaxy dapat mengenali mata itu.Mata wanita yang begitu ia cintai,namun mengapa ia berada di sini.
__ADS_1
" Mba,wanita yang duduk di sana siapa?" tanya Galaxy penasaran kepada pelayan restoran.
" Oh dia pemilik resto ini a " jawab pelayan tersebut.
" Terimakasih " balas Galaxy lalu tersenyum kikuk.
Arsyila membuka restoran sederhana di sini, padahal kekayaan keluarga Sebastian begitu banyak.Apakah ia di usir oleh keluarga nya? Begitu banyak pertanyaan di benak Galaxy.
Tiba-tiba Viona marah- marah terhadap Arsyila yang tidak sengaja menabrak nya.
" Kalau jalan liat - liat dong kak" ketus nya.
" Maaf" jawab Arsyila.Ia merasa kepala nya begitu pusing.
" Maaf,liat dong baju gue kotor nih" protes Viona hendak mendorong Arsyila namun di halangi oleh Galaxy.
" Gala" sahut Viona melemah ia merasa malu terlihat sedang memarahi orang oleh Galaxy.
" Dia kan udah minta maaf,kenapa lo terus ngomel?" sewot Galaxy.
Arsyila sudah tidak tahan lagi, kepalanya begitu pusing.Tiba- tiba pandangan nya memudar dan ia pun jatuh pingsan dalam pelukan Galaxy.
" Hey,Arsyila kau tidak apa-apa?" tanya Galaxy menepuk - nepuk pipi Arsyila.
Dengan cepat Galaxy menggendong Arsyila menuju mobil yang sempat ia sewa sebelum datang ke restoran.Guntur,Sky dan Steffy pun ikut mengejar Galaxy.
" Gue aja yang nyetir" ucap Guntur.
Galaxy merebahkan Arsyila di kursi belakang dengan kepala yang ia taruh di pangkuan nya.Sementara Steffy dan Sky menyusul menggunakan mobil lain yang mereka sewa.
Viona,Nessa dan para karyawan resto Arsyila merasa aneh dengan sikap Galaxy yang begitu panik saat wanita itu jatuh pingsan.Ada hubungan apa sebenarnya mereka? dan siapa wanita itu?
.......
Jangan lupa like komen dan vote yes🤣
__ADS_1