
Arsyila berjalan masuk ke dalam apartemen milik nya,ia melihat ke sekeliling terdapat beberapa kotak berisi makanan.Ia yakin pasti ini milik Galaxy,Arsyila menyimpan makanan tersebut di dalam lemari pendingin.
Arsyila pun melenggang kan kaki nya menuju kamar tidur milik nya.Hati nya begitu sakit saat melihat pria yang ia cintai terbaring lemah dengan jarum infus yang menempel di tangannya.
Salah satu tangannya memeluk figura foto diri nya.Arsyila mengambil foto tersebut lalu menaruh nya di atas nakas.Ia merebahkan tubuhnya di samping Galaxy,ia pandangi wajah tampan sang pujaan yang sedang terlelap.
Cairan bening keluar tanpa permisi dari sudut mata wanita cantik itu.Ia begitu tersiksa melihat keadaan Galaxy yang seperti ini.Ia pikir tanpa nya Galaxy akan hidup bahagia,nyata nya ia salah.Pria itu rela melepaskan segalanya demi diri nya.Galaxy bahkan kesakitan saat ia tidak ada di sampingnya.
Arsyila mencium lembut bibir manis Galaxy,entah sedang merasa bermimpi Galaxy membalasnya.Ia pun memeluk pria yang begitu ia cintai dengan sangat erat,wangi aroma maskulin nya dapat ia cium dari jarak sedekat ini.Aroma yang selama ini ia rindukan.Arsyila membenamkan wajah nya di dada bidang Galaxy.
Keduanya tertidur dengan saling berpelukan,Galaxy merasa mendapatkan pelukan dari seorang wanita cantik yang begitu ia rindukan selama ini.
Bahkan ciuman nya pun terasa nyata,mimpi ini begitu indah dan Galaxy enggan untuk terbangun.
Sang mentari mulai menyapa dia insan yang masih setia dalam mimpi mereka.Cahaya nya menerobos masuk lewat jendela kamar apartemen Arsyila.
Manik mata Galaxy menerjap,ia memijat pangkal hidung nya.Sungguh ajaib,ia merasa hari ini kondisinya semakin membaik.Mungkin karena mimpi yang ia alami semalam,mimpi yang terasa begitu nyata.
Galaxy bermimpi berpelukkan bahkan berciuman dengan Arsyila.Galaxy terkejut saat melihat gadis cantik tertidur di ranjang yang sama dengannya.Ia mengucek mata nya,Galaxy merasa tidak percaya dengan apa yang ia lihat di hadapannya.Ia merasa sepertinya ia masih belum terbangun dari mimpinya,Galaxy melihat Arsyila sedang tertidur di atas tempat tidur.
Galaxy ingin memukul lengannya memastikan ini mimpi atau nyata.Namun ia urungkan,ia takut semua ini hanya lah mimpi yang memberikan nya harapan palsu.
Perlahan - lahan Arsyila membuka mata nya,ia lalu tersenyum saat melihat wajah tampan Galaxy di pagi hari.Galaxy masih beranggapan ini mimpi,ia merasa ada yang tidak beres dengan pikirannya.Kini ia berhalusinasi melihat Arsyila ,bahkan halusinasi nya seakan nyata.
Seolah mengetahui kebingungan yang di landa oleh Galaxy,Arsyila mengecup mesra bibir Galaxy.Saat ini posisi merek masih terbaring di atas tempat tidur king size milik Arsyila
Cup!!
Galaxy membelalakkan mata nya,seolah tidak percaya bahwa ini nyata.Arsyila yang kini berada di hadapannya sungguhan bukan halusinasi.
__ADS_1
" Ini kamu sayang?" tanya Galaxy dengan mata yang berbinar.Galaxy merasa bahagia dapat bertemu dan memeluk kembali wanita nya.
Arsyila tersenyum lalu mengangguk kan kepala nya.Galaxy menghujani Arsyila dengan banyak ciuman di wajahnya.
" Dasar wanita jahat!! kau siksa aku yang merindukan mu" protes Galaxy masih tetap memeluk Arsyila dengan sangat erat.
" Maafkan aku,ku pikir kamu akan bahagia tanpa ku" Arsyila menangis dalam pelukan Galaxy.Galaxy mengurai pelukan nya,ia menangkup wajah Arsyila dengan kedua tangannya.Ia hapus air mata yang membasahi pipi Arsyila dengan kedua ibu jari nya.
" Bahagia ku bersamamu dan anak kita" kata - kata Galaxy begitu menyentuh hati Arsyila.Wanita mana yang tidak tersentuh saat merasa di cintai oleh pria seperti Galaxy.
Galaxy mencium lembut bibir ranum Arsyila yang sedari tadi menggoda nya.Kedua nya saling bertukar Saliva, melampiaskan rindu yang selama ini mereka pendam.Arsyila bahkan kini sudah duduk di pangkuan Galaxy,ia kalung kan lengannya di leher Galaxy.Dengan bibir yang masih saling bertautan keduanya hanyut dalam gelora asmara.
Ciuman mereka lama- kelamaan semakin menuntut,bahkan kini ciuman Galaxy sudah turun ke leher jenjang sang kekasih.Menghirup aroma tubuh Arsyila yang begitu ia rindukan selama ini.
Tangan Galaxy dengan nakal nya kini sudah bermain - main di dua benda kenyal milik Arsyila.Suara indah Arsyila menggema seluruh ruangan yang bernuansa putih itu.
KRRRUYUUKKK!!
Keduanya tertawa bersama saat mendengar suara perut Galaxy berbunyi.Sejak kemarin perut nya tidak di beri asupan,tentu saja hari ini berdemo meminta makan.
" Kamu lapar sayang!" ejek Arsyila lalu bangkit dari atas ranjang,ia berjalan keluar kamar sambil mengikat rambut nya ke atas.
Galaxy mendengus kesal mengapa perut nya tidak dapat di ajak kompromi,di saat sedang asyik nya menyalurkan kerinduan nya terhadap Arsyila.
Galaxy turun dari atas ranjang berjalan menghampiri Arsyila sambil menghentakkan kaki nya.Ia melihat wanita nya sedang sibuk berkutat di dapur untuk menghangatkan makanan kemarin yang ia masukkan ke dalam lemari pendingin.
Galaxy memeluk Arsyila,ia menaruh dagu nya di ceruk leher jenjang sang kekasih.Kekasih? ya mereka kini sepasang kekasih yang saling mencintai dan sebentar lagi mereka akan memiliki buah hati.
Keinginan nya belum ia dapatkan,lagi- lagi Galaxy menggoda Arsyila saat Arsyila sibuk mempersiapkan makanan untuk nya.Ia meremas dua benda kenyal milik Arsyila dari belakang membuat Arsyila meremang.
__ADS_1
Arsyila berbalik menghadap ke arah Galaxy dengan sorot mata tajam karena merasa terganggu oleh nya.
" Diam dulu dong,kamu harus sarapan.Sebaiknya kamu mandi sebentar lagi sekolah kan?" saran Arsyila mengingat kan.
" Bolehkah aku bolos satu hari saja?" pinta Galaxy dengan senyum nakal nya.
" Kalau begitu aku akan pergi lagi dari mu" jawab Arsyila lalu kembali menata makanan itu ke atas piring.
Galaxy berjalan malas menuju kamar mereka untuk membersihkan diri.Arsyila tertawa kecil melihat tingkah Galaxy yang begitu menggemaskan.Ia seperti seorang kakak yang menyuruh adik nya untuk sekolah.
Arsyila tidak menyangka ia akan terjerat cinta berondong muda seperti Galaxy.Hanya dengan Galaxy ia dapat menjadi diri sendiri.Hanya Galaxy lah yang selalu memberikan nya banyak cinta. Entah takdir seperti apa yang akan mereka lalui kedepannya,Arsyila berharap dapat hidup bahagia dengan Galaxy dan anak mereka.
Tak lama kemudian Galaxy sudah keluar dengan seragam nya,ia nampak lebih segar hari ini.Arsyila tersenyum lalu menghampiri sang kekasih hati," Ganteng banget papa nya anakku" puji Arsyila dengan kerlingan di mata nya.
" Sun dulu dong!" goda Galaxy sambil menunjuk ke arah pipi nya.
Saat Arsyila hendak mencium pipi Galaxy,Galaxy membalikkan wajah nya sehingga Arsyila mencium bibir Galaxy.Namun saat Galaxy hendak memperdalam ciumannya, tiba-tiba saja pintu terbuka.
"Ups !! sorry.." ucap seseorang di depan pintu.
Sumpah demi apa Galaxy ingin sekali menjerit sekeras-kerasnya.Hari ini begitu banyak cobaan yang ia terima saat berdekatan dengan Arsyila.
Ketiga sahabat Galaxy mengetahui passcode apartemen Arsyila dari Galaxy. Pagi - pagi sekali mereka menghampiri Galaxy karena khawatir dengan keadaan Galaxy yang semalam sedang sakit.
Namun apa yang mereka khawatir kan ternyata salah,orang yang mereka khawatir kan sedang asyik bercumbu dengan wanita nya.Ingin sekali mereka menggetok kepala mesum Galaxy William,namun nyata nya mereka saat ini hanya tersenyum kikuk karena memergoki mereka yang sedang berciuman.
...........
Jangan lupa like komen dan vote 💕
__ADS_1