
Pagi mulai menyapa gadis kecil yang tertidur bersama kedua tuanya. Semalam Starla sangat ketakutan ketika ada suara petir. Membuat nya berlari dan langsung memasuki kamar mommy dan daddy nya.
Kavin dan Kimmy pun mencoba menenangkan Starla yang masih shock mendengar suara petir itu. Hingga akhirnya gadis kecil itu tertidur bersama kedua orang tua nya.
Starla mencium pipi Kavin dan Kimmy secara bergantian,itu lah cara nya membangunkan mereka. Manik mata Kavin dan Kimmy pun menerjap mereka membalikkan tubuh mereka sehingga menghadap ke arah Starla. Kedua nya mencium pipi Starla bersama an kiri dan kanan.
Mereka bangkit dari tempat tidur,Starla kembali menuju kamar nya untuk membersihkan diri. Kini Starla sudah dapat mandi sendiri tanpa bantuan siapa pun. Kavin pun masuk ke dalam kamar mandi setelah Kimmy selesai mencuci wajah nya.
Kimmy akan membersihkan diri nya setelah ia selesai memasak. Meski di mansion mereka memiliki banyak asisten rumah tangga dan juru masak,namun Kimmy dan Cleo tetap melakukan tugas mereka sebagai seorang istri.
Saat ini Kimmy dan Cleo sedang berkutat di dalam dapur dengan bantuan para koki mereka dapat menyelesaikan semua dengan cepat.
Kavin,Starla, Juan dan juga Aiden kini sudah duduk manis di meja makan. Di susul dengan mom Jessica dan dad Jonas yang baru saja duduk bergabung dengan mereka.
" Good morning grandma grandpa," sapa Starla dan Juan bersamaan.
" Morning too darling," jawab mom Jessica lalu mencium kening keduanya.
Setidaknya mom Jessica dapat tersenyum ketika melihat dua bocah kecil yang lucu ini. Meski sebenarnya ia ingin sekali memeluk dan menghampiri Arcell. Ia hanya bisa melihat perkembangan Arcell dari kejauhan,karena ia ingat akan pesan Galaxy untuk tidak ada yang boleh menyentuh putra nya.
Dad Jonas pun menyapa mereka lalu mengecup kening kedua cucunya.
" Tidak ada yang menyapa ku pagi ini," rengek Kavin lalu merenggut seperti anak kecil.
Mom Jessica terkekeh melihat putra sulungnya yang masih saja lebay padahal ia sudah tidak muda lagi.
" Uncle,macih pagi Janan cembelut nanti cepet tua" ejek Juan kepada Kavin.
" What?? tua? kamu tidak melihat uncle mu ini masih muda dan tampan," ucap Kavin penuh percaya diri.
Aiden tertawa mendengar obrolan Kavin dan Juan. " Uncle mu menolak tua nak,umur sudah tua tapi masih seperti bocah", ejek Aiden di sela tawa nya.
Kavin mendelik menatap adik ipar rasa kakak nya itu, mengapa dikatakan seperti itu karena umur Aiden lebih tua dari nya.
Mereka pun memulai sarapan mereka ketika para asisten rumah tangga menyajikan makanan.
Malam ini Arumi memiliki janji pergi ke sebuah diskotik,dulu ia selalu pergi bersama Cleo. Namun karena kini Cleo sudah berkeluarga tidak mungkin kan Arumi mengajak nya ke sana.
Dentuman suara musik menggema di seluruh penjuru ruangan tersenyum. Arumi kini berada di dekat DJ yang sedang memainkan musik,ia meliukkan tubuhnya mengikuti irama musik yang di mainkan.
Pandangan mata Arumi terhenti saat melihat seorang pria sedang duduk di dekat meja bar. Terlihat wajah tampan itu seperti menyimpan banyak kesedihan membuat Arumi semakin penasaran dengan si bule tampan yang baru saja ia kenal.
" Gue ke sana dulu ya", pamit Arumi kepada John sang DJ dengan sedikit berteriak karena suara musik begitu kencang membuat John tidak dapat mendengar ucapan Arumi.
John hanya menjawab dengan acungan jempol seolah mengatakan oke. Arumi melenggang kan langkah cantik nya menghampiri Andrew yang saat ini sedang minum sendiri.
Arumi menepuk pundak Andrew membuat Andrew menoleh menatap nya,pria itu tersenyum sinis saat melihat Arumi berada di hadapannya..
__ADS_1
" Kenapa kau ada di sini tuan Andrew?" tanya Arumi penasaran.
" Kau tidak melihat aku sedang minum, seharusnya aku bertanya mengapa seorang wanita berada di tempat seperti ini?" tanya Andrew seolah mengejek Arumi.
Arumi mengkerutkan keningnya," Maksud mu apa tuan Andrew?".
" Apa kau wanita malam? apa keluarga mu begitu kekurangan sehingga kau melakukan hal seperti ini?" Andrew terus menerus melontarkan kalimat pedas kepada Arumi membuat Arumi mendelik menatap nya tajam.
" Kau keterlaluan tuan Andrew,kau boleh menghina ku tapi tidak dengan keluarga ku" protes Arumi begitu marah kepada Andrew.
" Kau marah baby?" bisik Andrew yang sudah mulai mabuk. Andrew bahkan menarik pinggang Arumi sehingga ia dan Arumi kini saling berhimpitan.
" Berapa biaya mu semalam? akan ku bayar kau asal kau memberikan ku kepuasan malam ini" cerocos Andrew terus menerus meracau tidak jelas membuat Arumi rasa nya ingin mencekik Andrew saat ini juga. Ia menyesal mendekati Andrew, Arumi hendak pergi meninggalkan Andrew namun ia mencekal lengan Arumi.
Andrew kesal ketika ia masuk tadi melihat Arumi sedang bersama seorang pria,ia tidak mengetahui bahwa John hanya teman bagi Arumi.
Andrew yang saat ini sedang tidak sadar karena efek dari alkohol menarik Arumi membawa nya ke sebuah kamar yang di sediakan di tempat itu.
Andrew melempar Arumi ke atas tempat tidur,ia lalu mengunci pintu kamar tersebut. Arumi terkejut bukan main ketika melihat Andrew membuka kemeja nya. Jantung Arumi berdetak begitu kencang,ia sungguh takut melihat Andrew seperti ini.
Arumi menangis ketika Andrew mencium nya dengan kasar,ia menyukai Andrew tapi bukan seperti ini cara nya. Ia tidak mau diperlakukan seperti jaaalang oleh Andrew.
Melihat Arumi menangis kesadaran Andrew sedikit kembali,ia seolah teringat dengan Selena adik nya. Andrew memeluk Arumi yang saat ini sedang menangis,ia kecup puncak kepala wanita itu.
" Maafkan aku,aku tidak suka saat kau berdekatan dengan pria lain", ucap Andrew tanpa sadar ia mengatakan apa yang ia rasakan sebenarnya.
Bisa dikatakan mungkin terlalu cepat,namun itulah yang ia rasakan kini. Bersama Arumi ia merasa begitu nyaman,seolah Arumi berhasil mengetuk pintu hati nya yang sudah tertutup rapat.
" Aku pikir kamu nggak normal? tapi saat melihat kamu seperti tadi aku begitu takut" ucap Arumi lalu tiba-tiba ia menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Ia merutuki dirinya yang keceplosan mengatakan hal itu kepada Andrew.
" Apa kau bilang? aku tidak normal sayang? akan ku tunjukkan seberapa normal nya aku" goda Andrew sambil tersenyum menyeringai.
Arumi berlari menghindari Andrew sambil tertawa, Andrew pun me mengejar nya. Tak lama kemudian Andrew berhasil menangkap Arumi .
Keduanya kini saling memandang penuh damba berharap sesuatu yang lebih.
Entah siapa yang memulai kini kedua bibir mereka saling bertautan saling membelit menyesap mengeksplor seluruh rongga mulut. Ciuman mereka semakin lama semakin panas, bahkan tanga Andrew kini sudah berhasil meloloskan kain bagian atas yang menempel di tubuh Arumi.
Arumi menggeliat ketika lidah Andrew menyapu menyesap dua benda kenyal dan padat milik nya. Kedua nya terbakar oleh gairah,Arumi yang awal nya menolak kini membiarkan Andrew menjamah nya mengeksplor setiap inchi tubuh nya.
Pertama kali bagi Arumi membuat nya merasa kesakitan.
" Tahan sebentar sayang", ucap Andrew lalu mencium kembali bibir ranum Arumi.
Air mata Arumi mengalir bersama dengan darah segar yang mengalir membasahi sprei karena benteng pertahanan Arumi roboh.
Andrew tersenyum saat melihat hal itu,itu tandanya ia yang pertama kali menyentuh Arumi.
__ADS_1
Andrew membawa Arumi melanglang buana terbang menuju nirwana. Keduanya mereguk kenikmatan saling berbagi kehangatan.
Seolah tidak kenal lelah mereka melakukan nya lagi dan lagi dengan gaya dan tempat yang berbeda. Ronde terakhir mereka lakukan sambil membersihkan diri,Arumi menyesal mengatakan hal itu kepada Andrew . Andrew benar-benar membuat nya sulit untuk berjalan.
Kini keduanya begitu kelelahan mereka pun tertidur sambil berpelukan. Mereka tidak sadar saat ini mereka tertidur di dalam kamar yang berada dalam diskotik.
Pagi mulai menyapa dua insan yang setia di balik selimut yang menutupi tubuh polos mereka. Semalam Andrew kembali melakukan nya saat Arumi tertidur membuat Arumi mau tidak mau harus melayani nya.
" Pagi sayang," sapa Andrew sambil memainkan Dads polos Arumi yang tertutup oleh selimut.
Arumi menghentikan aktivitas tangan nakal Andrew yang membuat nya menggeliat. Ia tahu apa yang akan terjadi setelah ini,apalagi milik Andrew saat ini sudah memberi kode kepada nya.
Oh astaga mengapa ia tidak merasa kelelahan setelah semalaman berkali- kali melakukan nya.
" No,aku lelah Andrew!" tolak Arumi membuat Andrew merenggut seperti anak kecil yang tidak mendapatkan permen.
" Satu kali saja sayang,aku sudah ketagihan kamu buat aku cenat-cenut di pagi hari," bujuk Andrew dengan tatapan memohon.
Arumi pun menghela nafas kasar,mau tidak mau mereka kembali mengulang malam panas mereka di pagi hari. Bohong apabila Andrew mengatakan sekali saja,bukti nya ia kembali menggempur Arumi saat mereka hendak membersihkan diri.
Kini mereka sudah bersiap untuk pulang, sebelum nya Andrew menelepon Morgan untuk membawakan nya pakaian wanita beserta dalaman nya.
Awal nya Morgan penasaran dengan siapa tuannya menghabiskan malam bersama. Karena Andrew bukan tipe pria yang sering jajan sana sini.
Tapi ketika ia mendengar suara manja Arumi,ia tersenyum penuh kemenangan. Akhirnya bos nya dapat move on dari istri orang.
Kini keduanya sudah berada dalam mobil,sepertinya Andrew benar-benar terkena kutukan Morgan. Jangan terlalu benci karena benci itu akan berubah menjadi bucin.
Dapat Morgan lihat sendiri betapa posesif nya Andrew memeluk Arumi seolah memberi tahu nya bahwa ia milk Andrew.
" Nggak usah di pegangin terus kali bos,nggak akan ada yang ngambil", ejek Morgan lalu terkekeh.
Morgan melihat bos nya menatap nya dengan tajam seolah ingin mencekiknya saat ini.
Mobil Arumi di bawa oleh Louisa menuju apartemen Arumi. Hari ini Arumi tidak akan berkerja, badannya terasa remuk Andrew benar-benar menunjukkan betapa normal nya dia.
Lain kali Arumi tidak mau berbicara sembarangan lagi,namun kini ia bahagia ia mengetahui apa yang dirasakan oleh Andrew. Perasaan yang sama dengannya,cinta nya tidak bertepuk sebelah tangan.
Andrew mengantar Arumi masuk ke dalam apartemen nya,ia tidak berani pulang ke rumah karena sudah pasti kedua orangtuanya akan memberikan nya banyak pertanyaan mengalahkan reporter televisi.
" Boleh kah aku bolos bekerja dan menemani mu di sini?" pinta Andrew.
Arumi menatap Andrew dengan tatapan horor," Lebih baik kau bekerja saja,aku sudah tahu modus mu seperti apa", ketus Arumi lalu mendorong Andrew menuju pintu.
" Cium dulu dong!".
Oh astaga Andrew benar-benar terkena mantra cinta dari Arumi. Kini ia benar- benar overdosis Bucin kepada wanita gesrek yang sempat ia tolak sebelumnya. Arumi pun mengecup bibir Andrew lalu melambaikan tangan saat Andrew berjalan mundur menuju lift. Mereka seperti ABG yang baru saja jatuh cinta. Sungguh manis sekali.
__ADS_1
.......
Jangan lupa like komen dan vote bestie 🤣