Terjerat Cinta Sang Pewaris

Terjerat Cinta Sang Pewaris
Misi Pertama


__ADS_3

"Hati-hati, ingat kata-kata aku, kamu tidak perlu berpikir yang macam-macam dan pura-pura saja tidak tahu menahu tentang ini supaya rencana kita nanti akan berhasil. Dan juga kamu harus tenang, rileks tidak usah berpikir yang tidak tidak pastikan saja jika memang kenyataannya seperti itu nanti berarti itu yang terbaik untuk kamu."


Sebelum Brian turun dari mobil Ayka, laki-laki itu memberikan sedikit ucapan semangat untuk sahabatnya yang pastinya ia tidak mau jika Ayka terlalu memikirkan tentang suaminya bahkan nanti membuat Ayka tidak konsentrasi di dalam pelajaran dan juga tidak memikirkan tentang kesehatannya sendiri.


"Tentu saja, aku bukan wanita yang lemah dan aku pastikan semuanya akan baik-baik saja meskipun kenyataannya tidak seperti yang aku bayangkan, Aku berharap jika ini memang terbaik buat aku."


Sedikit lebih lega setelah bertemu dan menceritakan semuanya kepada Brian meskipun dalam hatinya ia sedikit sedih dan kecewa jika apa yang dipikirkannya itu nanti benar kalau suaminya memang terbukti selingkuh dengan perempuan lain tetapi Ayka sendiri tidak bisa berbuat apa-apa jika memang Kaindra kemungkinan seperti itu dan pastinya itu yang terbaik untuk Ayka kedepannya.


"Bagus,ini yang aku suka, kamu kembali menjadi Ayka yang dulunya tanpa menyerah dan juga tidak mudah menangis dan selalu menyelesaikan permasalahan dengan dewasa. Kalau ada apa-apa langsung saja hubungi aku, aku selalu ada untuk kamu."


Setelah mengucapkan itu Brian keluar dari mobil Ayka dan pastinya laki-laki itu sudah dijemput oleh sopir yang sudah dari tadi menunggunya.


Ayka melajukan mobilnya untuk menuju ke kediaman Harjuno dengan perasaannya campur aduk, mungkin di depan Brian ia bisa terlihat tenang dan tersenyum tetapi sebenarnya di dalam hati Ayka sendiri bersedih dan tidak tahu apa yang akan terjadi dengan dirinya nanti.


Namun seperti apa yang Brian katakan tadi kalau Ayka harus berpura-pura untuk tidak mengetahui apapun juga tentang Kaindra supaya rencana yang dijalankan dengan Brian itu berjalan dengan lancar dan pastinya supaya Kaindra tidak curiga dengan apa yang akan dilakukannya nanti


Ayka sudah sampai di depan pintu gerbang yang pastinya Pak satpam itu membukakan pintu gerbangnya kemudian Ayka membawa mobil yang termasuk ke halaman rumah


Tidak langsung menuju ke rumah, Ayka mengambil beberapa bingkisan yang sudah ia beli untuk pak satpam tentu saja suoaya Pak Satpam itu tidak curiga dengan kepergian Ayka yang tiba-tiba dan juga malam-malam seperti ini.


"Ini untuk bapak."


Ayka menyerahkan beberapa bingkisan itu kepada Pak satpam dengan tujuan supaya pak satpam itu tidak curiga kalau dirinya habis keluar rumah untuk membuntuti suaminya dan pastinya pak satpam itu berpikir jika keluar ingin membeli makanan.


"Terima kasih Nyonya muda, enak sekali sepertinya."

__ADS_1


"Tentu saja Pak, aku tadi pengen beli itu entahlah tiba-tiba pengen makan yang seger-seger dan bapak tahu sendiri kan kalau suamiku sudah pergi jadinya aku meminta tolong kepada siapa juga tidak tahu, masalahnya pengen banget makan itu sekarang."


"Wah apa jangan-jangan Nyonya muda sedang hamil? sepertinya memang iya karena menginginkan makanan yang segar-segar."


Pak satpam berpikir seperti itu jika seorang perempuan menginginkan makanan segar-segar dan menginginkan segera pastinya perempuan itu lagi mengandung dan itu yang dipikirkan oleh Pak satpam kepada Ayka sehingga satpam itu tidak curiga sama sekali dengan Ayka kalau tadi kepergian Ayka itu untuk membuntuti suaminya.


Hamil dari Hongkong? tetapi tidak apalah biarkan Pak satpam itu mengira kalau aku sedang ngidam kalau begitu tidak ada curiga sedikitpun dari Pak satpam karena berpikirnya aku menginginkan makanan dan harus cepat didapatkan.


Ayka tidak menjawab ia hanya tersenyum kemudian pamit untuk segera masuk ke dalam rumah biarlah satpam disana berpikir yang tidak tidak yang pastinya ia tidak akan dicurigai dan nanti Pak satpam itu tidak bakalan lapor kepada Kaindra.


Ayka lega, karena suaminya belum pulang meskipun sedikit ada kekhawatiran dan juga penasaran ke mana suaminya kini berada namun segera Ayka tepis karena ia ingin mencoba untuk bersikap biasa saja seperti tidak ada apa-apa di dalam rumah tangganya yang pastinya sebelum Ayka mendapatkan bukti-bukti yang nyata mengenai suaminya, Ayka juga tidak akan berani berbuat macam-macam.


Seperti yang dilakukan tadi sebelum Kaindra pergi, Ayka segera mengganti pakaiannya kemudian memposisikan dirinya di atas ranjang sama persis posisinya seperti tadi sebelum Kaindra berangkat.


Menunggu itu yang paling membosankan yang dirasakan oleh Ayka tetapi perempuan itu harus bersabar menunggu kedatangan Kaindra dan nanti setelah Kaindra datang ia dapat mengetahui kemana suaminya itu pergi dan juga apakah masih ada aroma parfum perempuan yang melekat di bagian Kaindra.


"Nikmati pestanya Ndra, aku yakin jika istri kamu pasti masih tidur."


Sandra memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, perempuan gila itu terus-menerus menempel kepada Kaindra dan pastinya merangkul dan tidak segan-segan memeluk tubuh Kaindra dan juga pastinya Sandra tidak bodoh, ia sudah membayar mahal orang-orang kepercayaannya itu untuk mengambil gambar dan juga video kedekatannya dengan Kaindra tentu saja itu nanti untuk memperkuat bukti-bukti kalau dirinya dan juga Kaindra telah melakukan sebuah hubungan terlarang.


Sandra tersenyum setelah ia mengetahui orang-orangnya sudah mengambil gambar dirinya dengan Kaindra pastinya nanti tinggal tunggu waktunya saja bukti-bukti itu akan diserahkan kepada Ayka 


Dan Sandra yakin jika Ayka mengetahui tentang dirinya dan juga Kaindra pastinya Ayka tidak akan tinggal diam, perempuan itu pasti akan meninggalkan Kaindra dengan begitu Sandra jadi mempunyai alasan untuk bisa masuk ke dalam keluarga Harjuno.


"San, ini sudah malam sebaiknya kita pulang, aku tidak mau jika istriku nanti curiga dengan keberadaan aku di sini."

__ADS_1


Kaindra dari tadi tidak nyaman, terlebih lagi Sandra yang terus-menerus menempel ke padanya dan Kaindra berpikir kapan pesta ini akan selesai karena ia melihat jika Sandra masih menikmati pestanya, tidak seperti dirinya yang saat ini malah kepikiran dengan Ayka dan bagaimana nanti jika istrinya tahu tentang semua perbuatannya pasti Ayka tidak akan memaafkan dirinya dan meminta pisah kepadanya.


"Baiklah tapi kita beri ucapan selamat dulu kepada temanku."


Kaindra mengangguk ia menuruti apa yang diinginkan oleh Sandra atau juga hanya memberikan ucapan selamat kepada temannya saja tidak lebih dari itu.


Sementara Sandra, ia sebenarnya juga tidak begitu menikmati pestanya hanya saja mengajak Kaindra  supaya ia dapat mengambil beberapa foto dan juga video dirinya dengan Kaindra yang terlihat mesra dan tentunya setelah orang-orang suruhannya berhasil mengabadikan momen itu Sandra pun mengikuti apa kemampuan pulang dari acara ini.


Beberapa menit kemudian setelah Kaindra mengantarkan Sandra ke apartemennya, laki-laki itu langsung saja melajukan mobilnya untuk pulang ke rumah tentu saja sekarang jam menunjukkan pukul 11 malam dan sudah dipastikan kalau Ayka saat ini sedang tidur.


Kaindra juga tidak menyadari sama sekali kalau dirinya beberapa kali dipeluk oleh Sandra dengan begitu aroma parfum Sandra itu menempel di pakaiannya dan pasti nanti akan menambah curiga dari istrinya.


Setelah sampai di rumahnya Kaindra buru-buru untuk keluar dari mobil kemudian langsung masuk ke dalam rumah dan tentunya Pak satpam itu tidak bicara apa-apa kepada Kak Indra mengenai Ayka karena menurut Pak satpam itu toh semuanya adalah wajar dan tidak ada yang perlu dicurigai lagi.


Ceklek


Kaindra membuka pintu secara perlahan-lahan, ia tahu jika istrinya saat ini sudah terlelap dan tidak mau jika nanti istri nya terbangun gara-gara bunyi pintu terbuka.


"Bang..."


Tetapi baru saja Kaindra ingin melangkahkan kakinya menuju ke kamar mandi tiba-tiba Ayka terbangun dan memanggil namanya dan mau tidak mau Kaindra langsung menghampiri Ayka dan tidak jadi masuk ke dalam kamar mandi.


"Ya sayank ada apa? kamu butuh sesuatu ? maaf aku baru saja pulang tad ada pertemuan penting dengan klien."


Tidak ada alasan lagi, alasan nya yang klien penting klien penting dan klien penting terus yang dijadikan Kaindra itu alasan untuk bertemu dengan Sandra karena Kaindra yakin jika alasannya adalah klien penting dan itu menyangkut perusahaan pastinya Ayka tidak akan bertanya lebih lanjut lagi dan akan percaya begitu saja dengan suaminya.

__ADS_1


"Tidak Bang, aku hanya ingin dipeluk saja."


Ya misi pertama Ayka akan jalankan, ia yang dari tadi memang tidak bisa tidur atau lebih tepatnya pura-pura tidur saja di depan Kaindra dan pastinya ia menjalankan misinya yaitu membuktikan apa kamu memang benar ada parfum perempuan yang menempel lagi di pakaian suaminya dan membuktikan apakah parfum itu sama dengan parfum yang menempel di pakaian Kaindra tadi siang. Jika memang benar berarti itu memang perempuannya hanya satu dan entahlah itu memang benar-benar klien atau bukan yang jelas saat ini Ayka sendiri belum membuktikannya.


__ADS_2