
Kaivan baru saja selesai dengan ritual mandi nya ,ia berjalan lalu mengambil ponselnya yang terletak di atas nakas.Kaivan mengaktifkan ponsel yang sejak pagi hari ia matikan agar tidak ada yang menggangu me time nya dengan sang istri.
Saat Kaivan mengaktifkan ponsel nya begitu banyak pesan dan panggilan tidak terjawab dari para the K.Kai pun menelepon Roy asisten sekaligus ketua tim mereka.
" Apa ada masalah di sana Roy?" tanya Kai sambil mengusap lembut rambut sang istri tercinta.
" Nona Kimmy di culik oleh tua Andrew bos,kami sulit menemukan keberadaan nya" jawab Roy tegas.Saat itu Roy sedang dalam perjalanan menuju pulau bersama yang lainnya.
Roy pun menjelaskan mereka akan pergi ke sebuah pulau,dan pulau itu hanya dapat di buka oleh Andrew dan uncle Edgard saja.
Kai begitu terkejut mendengar kabar tersebut,ia menatap istrinya yang sedang tertidur.Kai pun mematikan sambungan telepon.
" Sayang,wake up" ucap Kai sembari menggoyangkan tubuh Zhia.
Zhia membuka kedua matanya perlahan,ia melihat suaminya yang terlihat begitu panik.
" Ada apa sayang?" tanya Zhia.
" Kimmy di culik,kita harus kembali" jawab Kaivan sambil merapikan barang-barang mereka.Ia memasukkan pakaian mereka kembali ke dalam koper.
Dengan cepat mereka bersiap untuk kembali ke ibu kota.Setelah mengantarkan Zhia ke mansion William untuk membawa twins J pulang,ia pun bergerak menuju lokasi membawa semua tim dan pasukan nya yang tersisa.
Kaivan dan yang lainnya menaiki beberapa speed boat,satu jam berkendara mereka sampai di pulau tersebut.Roy sempat men-share lokasi mereka sehingga Kai dapat menemukan keberadaan mereka.
Namun saat hendak memasuki pulau tersebut mereka tidak dapat masuk.Kai lupa bahwa hanya Andrew dan uncle Edgard yang dapat membuka akses pulau tersebut.
Kai mencoba menghubungi Krystal,karena sudah terlalu larut malam Krystal begitu lama menerima panggilan dari nya.Beberapa menit kemudian akhirnya Krystal menerima panggilan dari nya.
Kai meminta Krystal merusak sistem akses pulau tersebut,dengan keahlian Krystal tidak butuh waktu lama Kai dan yang lainnya berhasil masuk kedalam pulau tersebut.
Saat ini Kavin,Key dan Kean sudah berada dalam genggaman mereka.Mereka tidak dapat berkutik,bahkan saat uncle Edgard meminta Andrew menghentikan nya pun Andrew tidak peduli.
" Satu kali tembakan ..bummm.Kau langsung akan pergi ke alam baka" ejek Andrew .
__ADS_1
Kimmy merasa bersedih saat melihat suami nya dalam bahaya.Ia tidak mau melihat pria itu menghabisi Kavin.
Kavin tidak merasa takut sama sekali,yang ia pikirkan saat ini hanya lah Kimmy.Ia sudah sekuat tenaga berusaha menyelamatkan wanita yang ia cintai.Namun apabila semesta berkata lain mungkin ini akhir dari kisah cinta mereka.
Kavin berharap Kimmy dan Starla akan bahagia walaupun tanpa nya.Perlahan Andrew menarik pelatuk dari pistol yang ia pegang,namun...
DORRR!!
Tiba-tiba saja sebuah seseorang menembak lengan Andrew dari kejauhan.Sehingga pistol yang di pegang oleh Andrew kembali terlepas.Mereka semua menoleh ke arah orang tersebut.Senyum mereka merekah saat mereka melihat Kaivan tersenyum menyebalkan ke arah mereka.Kaivan datang dengan banyak pasukan di belakangnya.
" Sorry gue telat" ucap nya dengan santai.
Melihat kedatangan ketua mereka Roy dan tim mulai bergerak mereka melawan musuh dengan sekali pukulan.Keadaan kini kembali berbalik, orang-orang Andrew kalah oleh kekuatan Kaivan.
" Dasar pahlawan kesiangan,lu nunggu kegantengan gue ilang dulu ya" cibir Key.
Kai hanya terkekeh mendengar ucapan kakak ipar gendeng nya itu.Saat seperti ini sempat - sempat nya ia memikirkan aset penting nya itu.
Andrew memegangi lengannya yang terkena tembakan dari Kai.Sebenarnya Kai ingin sekali mengarahkan tembakan nya tepat mengenai jantung nya.Namun ia tidak ingin merasa bersalah kepada uncle Edgard apabila ia menghabisi putra nya.
" Lo masih beruntung peluru gue nggak mengenai jantung lo,kalau nggak saat ini lo udah pergi duluan ke alam baka " ketus Kai.
" Kenapa kau lepas kan aku,aku sangat tahu tembakan mu tidak mungkin meleset " tanya Andrew sambil menahan rasa sakit nya.
" Aku tidak ingin melihat seorang ayah bersedih melihat kematian mu".
Andrew tertawa kecil," Jadi kau sedang mengasihani ku?" tanya Andrew.
" Lo tau Selena begitu kecewa dengan apa yang lo perbuat .Kakak tercintanya melakukan hal hina seperti ini" ejek Kaivan dengan senyum sinis nya.
Andrew terdiam sejenak ia melupakan Selena,adik nya pasti akan kecewa apabila mengetahui semua ini.
Uncle Edgard menghampiri putra nya,ia merobek kemeja nya untuk ia jadikan perban di lengan Andrew.Untung nya ia adalah seorang dokter, sehingga uncle Edgard kini sedang melakukan pertolongan pertama kepada Andrew.
__ADS_1
" Uncle mohon maafkan lah Andrew,uncle janji ia tidak akan mengganggu kalian lagi.
Kai menghela nafas kasar,ia paling malas berada dalam posisi seperti ini.
" Biar Kimmy saja yang memutuskan semua nya" sahut Kaivan dengan tegas.
Kavin dan Key berlari mencari kesana kemari kamar yang menyekap Kimmy.Saat ia berhasil mendobrak salah satu kamar.Kavin begitu terkejut saat melihat Kimmy berusaha untuk bunuh diri.
" Sayaaangg tidak!! " ucap Kavin berteriak membuat Kimmy melepaskan pecahan kaca yang hendak ia gunakan untuk mengakhiri hidup nya.
Kimmy terkejut saat melihat suaminya berada di hadapannya kini.Kimmy berlari memeluk Kavin,ia begitu merindukan pelukan ini.Ia merindukan suami soang nya,ia merasa berdosa karena sempat pergi tanpa meminta izin kepada nya lebih dahulu.
Kavin menghujani Kimmy dengan banyak ciuman di wajahnya.Membuat Key ingin sekali menggetok kepala sahabat mesum nya itu.
" Sayang,sayangan nya bisa di rumah nggak sih? di luar masih genting eh kalian malah mesra - mesraan" sindir Key.
" Lalu Andrew bagaimana?" tanya Kimmy penasaran.
" Ku pikir ia berhasil menghabisi mu" ucap Kimmy kembali menangis.
" Itu sebabnya kamu berusaha untuk bunuh diri?" tanya Kavin dengan sorot mata yang tajam.
Kimmy mengangguk kan kepalanya dengan bibir yang mengerucut.Andai Key tidak sedang bersama nya sudah dapat di pastikan Kavin akan mencium dan meluumaat bibir ranum istrinya itu.
Tapi ia urungkan karena Key pasti akan memprotes mereka kembali.Kavin membantu Kimmy untuk keluar dari dalam kamar.Mereka berjalan menelusuri lorong menuju lantai bawah.
Uncle Edgard meminta bantuan Kean untuk mengeluarkan peluru yang mengenai lengan Andrew.Kean menatap ke arah Kaivan seolah ia meminta izin terlebih dahulu kepada Kai.
Kai menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan permintaan uncle Edgard.Karena mereka berdua dokter ahli,tidak lah sulit untuk mereka berdua melakukan itu.
" Entah kekuatan cinta seperti apa yang mereka miliki" ucap Andrew lalu tersenyum sinis.
" Bahkan Kimmy tidak ingin bersama ku.Ia lebih memilih mati dari pada hidup bersama dengan ku"sambung nya lagi..
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan vote 😉