Terjerat Cinta Sang Pewaris

Terjerat Cinta Sang Pewaris
Meminta Penjelasan


__ADS_3

Ayka sudah mengirimkan ke pesan kepada Kaindra dan perempuan cantik itu menunggu di restoran yang sama tempat di mana tadi bertemu dengan Sandra.


Rencananya Ayka akan bertemu dengan Kaindra nanti setelah pulang sekolah tetapi dengan adanya Sandra yang lebih dulu menghubunginya dan juga memberikan bukti-bukti tentang suaminya yang sudah tidur bersama dengan Sandra membuat Ayka mengurungkan niatnya, dan ia harus cepat menyelesaikan permasalahan ini tidak boleh ditunda-tunda dan harus mengatakan yang seharusnya dikatakan oleh Ayka.


Tidak menunggu lama Kaindra yang sudah mendapatkan pesan dari Ayka langsung saja bergegas meninggalkan sekolahan, beruntung sekali hari ini kaindrya tidak ada jam di sekolahan dan ia langsung saja melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju ke restoran yang sudah diminta oleh Ayka.


"Sayank, aku kangen banget."


Kaindra yang sudah melihat Ayka, kemudian tersenyum dan laki-laki itu bergegas untuk menghampiri Ayka dan ingin memeluk pujaan hatinya karena semalam tanpa Ayka membuat dirinya kangen, namun sayang sekali Ayka menolak pelukan dari Kaindra yang membuat Kaindra tidak bisa berbuat apa-apa dan langsung saja duduk di sebelah Ayka.


"Barusan tadi Sandra ke sini dan dia memberikan bukti tentang apa yang sudah tidur dengannya."


Deg


Kaindra menggelengkan kepalanya pelan, apa yang ditakutkan akhirnya terjadi, bukan hanya Ayka yang mendengar sendiri kemarin kalau Sandra sudah hamil tetapi Sandra nekat untuk menemui Ayka dan memberikan bukti yang memang sudah ada di dalam benak Kaindra tetapi sayang sekali laki-laki itu bergerak lambat hingga ia tidak bisa memusnahkan bukti-bukti yang sudah disimpan oleh Sandra.


"Jangan pura-pura kaget Bang, apa Abang memang ingin melupakan semua yang terjadi?"


Dari ekspresi wajah Kaindra mengisyaratkan jika sepertinya suaminya itu memang benar-benar kaget dan seperti tidak terjadi apapun juga atau malahan ingin menyembunyikan semuanya dari Ayka.


"Bukan begitu, kamu jangan percaya dengan apa yang diucapkan oleh Sandra, semuanya rekayasa."


Meskipun Kaindra menyadari jika satu bulan yang lalu bangun-bangun ia sudah bersama dengan Sandra namun Kaindra sendiri tidak tahu apakah memang malam itu ia sudah melakukan hubungan terlarang dengan Sandra.


"Jangan mencoba untuk mengelaknya, kalau abang tidak percaya dan abang melupakan apa yang sudah terjadi, abang yang tidak bisa melihat ini."

__ADS_1


Ya Ayka bukan perempuan yang bodoh meskipun Ayka sendiri tidak percaya dengan apa yang sudah dilakukan oleh suaminya tetapi bukti-bukti yang diberikan oleh Sandra kepadanya dan memang sengaja Ayka meminta untuk mentransfer video itu supaya bisa dilihat oleh Kaindra, dan itu memang benar-benar tanpa rekayasa dan tanpa editan sama sekali.


Kaindra mengambil ponsel Ayka dan melihat semuanya laki-laki itu mengepalkan tangannya, bagaimana mungkin ia bisa melakukan adegan seperti itu yang mana dirinya sendiri tidak menyadari apa yang sudah terjadi dan memang jika dilihat-lihat adegan itu tanpa rekayasa dan itu memang benar-benar tanpa editan dan murni video yang sudah diambil oleh Sandra.


"Ikut aku!!"


Tidak mungkin kaindra menjelaskan semuanya kepada Ayka di sini laki-laki itu dengan cepat menarik tangan Ayka dan membawanya keluar dari restoran kemudian membukakan pintu mobil untuk Ayka.


Sementara Ayka, hanya diam saja dan ia pasrah dibawa kemana oleh suaminya yang memang dirinya juga ingin mengatakan sesuatu yang penting dan mungkin restoran ini bukan tempat yang baik untuk membicarakan segala sesuatunya.


Setelah memastikan Ayka aman, Kaindra langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, laki-laki itu sudah tidak memperdulikan lagi dengan pertemuan penting bersama dengan klien nanti siang yang ada ia hanya ingin berdua dengan Ayka dan membicarakan masalah ini dengan kepala jernih dan juga dengan situasi yang sangat nyaman.


Di dalam mobil keduanya sama-sama terdiam bukan karena Kaindra tidak ingin membahas semuanya namun ia ingin menjelaskannya nanti saja setelah sampai ke tempat tujuan.


Hingga pada akhirnya setelah menempuh beberapa jam perjalanan, mereka berdua sudah sampai di tempat yang dituju tempat yang memang semula Kaindra sudah merencanakan ingin mengatakan rahasianya kepada Ayka, namun sayang sekali semuanya sudah dibongkar sendiri oleh Sandra dan Ayka keburu mengetahuinya.


Sepertinya Ayka curiga dengan Kaindra, yang mana malah membawanya ke puncak di mana tempat ini sangat nyaman, bukan tempat sebenarnya untuk mereka saling beradu pendapat atau menyelesaikan permasalahan tetapi tempat ini cocok untuk pasangan yang sedang kasmaran dan juga berbulan madu.


"Aku sengaja Ay, membawa kamu ke sini..


aku ingin menjelaskan semuanya padamu tentang kejadian malam itu tetapi sayang sekali sebelum aku menjelaskannya, Sandra sudah lebih dulu membongkar semuanya."


"Ckkk... Jadi memang benar Bang Kaindra sudah melakukan semuanya itu kepada Sandra hingga membuat Sandra hamil?"


Tanya Ayka lagi yang masih penasaran dengan jawaban yang nantinya diberikan oleh Kaindra, perempuan cantik itu memang sudah yakin jika Kaindra adalah pelakunya tetapi sampai saat ini Kaindra belum mengakui semuanya.

__ADS_1


"Kita keluar dulu, kita bicara di sana dan sepertinya tempat di sana nyaman dan juga mendinginkan suasana."


Ayka tidak mengangguk tetapi juga tidak menggeleng, perempuan cantik itu membuka sabuk pengaman dan keluar dari mobil lebih dulu dari Kaindra, ini memang benar tempat ini sangat nyaman mungkin bisa meredamkan emosinya yang saat ini sedang menggebu gebu.


"Sekarang jelaskan semuanya kepada aku, Bang... tanpa ada yang kamu tutup-tutupi. Aku ingin semuanya jelas hingga aku bisa mengambil keputusan dengan apa yang sudah terjadi."


Kaindra  menggelenggkan kepalanya, ia sudah yakin jika Ayka mengetahui kebenarannya istrinya itu akan meminta berpisah darinya dan Kaindra tidak mau, tetapi tidak mungkin juga jika Kaindra menyembunyikan semuanya ini, yang mana Ayka sudah lebih dulu mengetahui segala sesuatunya ya sudah terjadi.


Kaindra mengambil tangan Ayka kemudian laki-laki itu berlutut di depan Ayka memohon ampunan kepada Ayka setelah apa yang sudah ia perbuat.


"Maafkan aku, maafkan Aku."


Kaindra meneteskan air matanya dengan posisi yang masih berlutut di depan Ayka  yang membuat Ayka menggelengkan kepalanya berusaha untuk membuat kaindra tidak berada di posisi seperti itu tetapi nyatanya suaminya itu masih kekeh dengan apa yang dilakukannya.


"Jadi bener kalau Bang Kaindra sudah tidur dengan Sandra dan anak yang dikandung itu adalah anak bang Kaindra?"


Ayka memejamkan matanya, ia berusaha untuk tenang dan tidak emosi karena ini adalah jalan satu-satunya untuk membuat Kaindra mengaku dengan apa yang sudah terjadi meskipun nanti kenyataannya diterima oleh Ayka sangatlah pahit dan juga perih namun Ayka harus mendapatkan jawaban dari mulut suaminya sendiri.


"Aku memang saat itu bersama dengan Sandra karena siangnya Sandra tiba-tiba menelponku dan meminta membawakan aku obat aku sudah menolaknya namun sayang sekali tidak ada yang dihubunginya aku juga ingin minta tolong ditemani oleh Bima namun dia juga tidak ada di kota ini hingga aku sedia ke sana...."


Kaindra menceritakan segala sesuatunya dari siang hari yang di mana Sandra meminta bantuan kepadanya dan setelah itu Kaindra tidak bisa mengingat apapun juga karena bangun-bangun ia sudah berat badan di atas ranjang bersama dengan Sandra dengan tidak memakai pakaian telepon.


"Jadi memang benar Bang Kai dari Sandra sudah melakukannya?"


Tanya Ayka  sekali lagi, ia hanya ingin mendapatkan kepastian dari suaminya itu.

__ADS_1


"Aku memang tidur dengan Sandra dan berada di atas ranjang yang sama tetapi aku juga tidak tahu apa yang aku sudah lakukan semalam itu bersama dengan Sandra."


Plakk.


__ADS_2