
Sama halnya dengan Sandi... Sandi yang sudah menaruh curiga dengan apa yang sebenarnya terjadi antara Kaindra dengan Sandra, ia pun mencari informasi yang sejelas-jelasnya meskipun Sandi tahu jika Kaindra dulunya saat mencintai Sandra namun saat ini Sandi sudah melihat jika Kaindra sudah mencintai Ayka dan tidak mungkin berbuat yang tidak tidak kepada Sandra, meskipun sandra adalah mantan pacarnya yang sangat dicintainya.
Setelah mendapatkan informasi kalau Kaindra akan menikah dengan Sandra, Sandi segera mencari tahu apa yang menjadi latar belakang Kaindra bisa memutuskan untuk menikahi Sandra meskipun desa-desus yang didengar oleh Sandi kalau Kaindra sebenarnya terpaksa menikahi Sandra karena ada suatu hal.
Dan tentunya sayang sekali beberapa waktu yang lalu ketika Sandi mengikuti ke mana Ayka dan juga Brian pergi dari sekolah dan menuju ke restoran sampai di depan restoran itu Brian sayang sekali ia tidak masuk ke dalam restoraj, jadi Sandi tidak tahu siapa yang sedang saat itu, dan tentu saja Sandi tidak tahu kejadian itu pas waktu Ayka mendengar jika Sandra telah hamil hingga ia mengetahui kemarin ketika mendapatkan undangan dari Sandra jika Kaindra mau menikah dengan sepupunya itu besok dan dari situlah Sandi mencari informasi apa yang sebenarnya terjadi mengapa pernikahan Kaindra dengan Sandra di langsungkan secara mendadak padahal Kaindra sendiri sudah mempunyai istri meskipun pernikahan Kaindra dengan Ayka itu tidak diketahui oleh orang-orang namun pernikahan mereka itu sah di mata hukum dan agama.
Sandi yang sudah mendapatkan informasi tentang Sandra seketika langsung saja menuju ke rumah Kaindra karena Sandi yang sudah lebih dulu berada di hotel tidak mendapati Ayka di sana dan pastinya dari situ Sandi curiga di mana Ayka berada kenapa dia tidak ada di hotel ini.
Terlebih lagi Sandi beberapa hari yang lalu tidak melihat Ayka pergi ke sekolah yang nyatanya memang perempuan cantik itu tidak izin atau izin tetapi Sandi tidak tahu dan bagaimana izinnya yang jelas itu adalah privasi dari seorang Kaindra yang merupakan guru di sekolah itu dan lagi-lagi itu membuat Sandi curiga ada apa dengan Ayka mengapa mereka bisa tidak masuk ke sekolah.
"Sepertinya ada rasa yang aneh di sini dan mengapa Ayka tidak ada."
Dengan segera Sandi meninggalkan hotel, ia memang sengaja ingin menghadiri pernikahan Kaindra dengan Sandra dan melihat ada apa sebenarnya yang terjadi, apakah pernikahan itu benar-benar terlaksana atau nanti ada hal yang lainnya padahal Sandi sendiri tahu mengapa Kaindra menikahi Sandra dan juga Sandi sudah mendapatkan informasi tentang penjebakan itu tetapi sayang sekali Sandi tidak mempunyai bukti-bukti untuk mengatakan kepada Kaindra, dan Sandi lebih memilih untuk mencari Ayka daripada menjelaskan hal itu tanpa adanya bukti, nanti bisa-bisa Sandi yang malah kena sasaran dari Sandra menuju tanpa bukti.
Ada kejanggalan di sana di mana Ayka tidak hadir yang membuat Sandi meninggalkan hotel dan langsung saja menuju ke rumah Kaindra . Yang dituju saat ini adalah rumah Kaindra karena Sandi tahu pasti akan berada di sana dan tidak mungkin Ayka pulang ke rumahnya.
"Pak, Ayka ada di dalam?"
__ADS_1
Mungkin Pak satpam itu jika lagi emosi pasti akan berkata kasar pada Sandi dan Pak satpam hanya menggelengkan kepalanya, bukan karena tidak ada aikat di dalam tetapi sudah dua kali ada laki-laki yang menanyakan tentang istri dari tuan mudanya itu.
"Sepertinya Nona muda masih ada di dalam dan tidak ikut ke hotel."
Ya Pak satpam sendiri tidak tahu jika Ayka pergi dari rumah ini karena beberapa waktu yang lalu Bima keluar dari rumah dan tidak mengatakan apapun juga meskipun terlihat ekspresi dari Bima yang menampakkan kekhawatiran tetapi Bima sendiri tidak menjelaskan apapun mengenai Ayka yang tidak berada di dalam kamarnya dan Pak satpam itu pun juga tidak menanyakan secara detail lebih memilih diam.
"Saya ingin bertemu dengan Ayka, Pak... ada sesuatu penting yang harus dijelaskan."
Pak Satpam mengangguk, sepertinya memang laki-laki yang mencari Nona mudanya ini adalah laki-laki yang baik dan tidak mencurigakan dan Pak satpam itu juga sudah pernah bertemu dengan Sandi sebelumnya hingga Pak satpam membukakan pintu gerbang namun sandi disuruh menunggu di luar dulu sembari Pak satpam masuk ke dalam untuk memanggil Nona mudanya itu.
"Bi tolong panggilkan Nona muda, ada Mas Sandi di depan."
Bibi asisten rumah tangga itu menggeleng karena ia tahu apa yang terjadi di dalam meskipun percuma saja jika bibi itu menjelaskannya karena bibi yakin jika pasti Tuan mudanya sudah diberitahu oleh Bima tadi.
"Nona muda tidak ada di kamar, Nona muda kabur beberapa saat yang lalu."
"Apa?"
__ADS_1
Pak satpam itu berteriak hingga membuat Sandi yang berada di depan langsung saja masuk ke dalam. Sandi sudah berpikir macam-macam tentang Ayka dan takut terjadi apa-apa dengan perempuan cantik yang masih sangat dicintainya itu.
"Ada apa Pak, apa yang sebenarnya terjadi dengan Ayka, Ayka di mana?"
Meskipun sebenarnya Sandi tidak sopan karena menyelonong masuk ke rumah orang tanpa diizinkan lebih dahulu namun ini sepertinya gawat karena Sandi mendengar teriakan dari Pak satpam yang juga sepertinya sangat penting dan mengkhawatirkan.
"Itu mas, Nona muda tidak ada di dalam kamarnya."
Sandi yang kaget langsung saja menuju ke atas di mana kamar Ayka berada meskipun ia juga tidak tahu kamar Ayka yang mana namun sepertinya di atas itu ada beberapa kamar saja yang membuat Sandi berpikir jika salah satu adalah kamar Ayka dan pastinya Sandi ingin memastikan apa yang diucapkan oleh si mbok itu benar meskipun dari ekspresi wajah si Mbok tidak menunjukkan jika perempuan yang tidak mudah laki itu berbohong.
"Astaga, kenapa kamu lakukan ini?"
Sandi sudah sampai di atas dan melihat sprei yang dibuat untuk turun Ayka, pastinya Sandi yakin jika Ayka pergi dari sini dengan bantuan seseorang dan pastinya seseorang itu tak lain dan tak bukan adalah Brian.
"Apartemen Brian."
Sandi bergegas untuk keluar dari kamar Ayka kemudian turun ke bawah dan langsung saja menuju keluar di mana ia dengan cepat melajukan mobilnya untuk menuju ke apartemen Brian.
__ADS_1
Meskipun Sandi baru mengenal Brian namun ia tahu di mana tempat tinggal laki-laki itu yang mana memang Brian lebih sering menghabiskan waktunya di apartemen daripada pulang ke rumah.