
Hallo bestie..udah mulai syuka sama couple baru belum..? sambil nunggu neng Kikim ketemu egen sama soang kita baca cerita mereka kuy..
Jangan lupa like komen dan vote bestie ...
............
Happy Reading
" Sekali berbohong kau akan ku cium." ucap Aiden lalu mengulas senyum.
" Kau !! kenapa kau menjadi semesum ini ?" tanya Cleo kesal.
" Hanya itu cara agar kau menurut pada ku." seru Aiden.
Cleo mendengus kesal ia melipat tangannya di depan dada setelah selesai makan.Manik mata nya menyorot tajam ke arah Aiden.Cleo tidak percaya adik uncle Rio kini berani melawan diri nya.Bahkan pria itu kini berani mesum pada nya setelah kejadian ciuman tempo hari.
Keduanya kini tengah sampai di perusahaan,Aiden nampak serius saat bekerja.Pria itu terlihat begitu tampan saat bekerja.Cleo menopang dagu nya dengan kedua tangannya sambil menatap Aiden yang bekerja di depan meja kerja.Meja kerja Aiden satu ruangan dengan Cleo.Kavin sengaja membuat mereka satu ruangan agar Aiden dapat mengawasi Cleo.
" Jangan terlalu lama memandang ku,nanti suka." ucap Aiden dengan mata masih fokus ke layar monitor.
What?? apa pria itu katakan? suka? apa dia memiliki mata di depan kening nya seperti dewa Erlang di film kera sakti .Sehingga ia dapat melihat tanpa apa yang Cleo lakukan tanpa harus melihat nya.Cleo menjadi gelagapan ia berpura-pura mengambil berkas yang berada di meja kerja nya lalu berpura-pura membacanya.
Aiden terkekeh melihat tingkah menggemaskan Cleo.Aiden menghampiri Cleo yang masih pura - pura membaca berkas .
" Kau belajar membaca dari mana?" tanya Aiden tersenyum mengejek.
" Dari guru terhebat ku,dia guru terkenal di kota ini." saut Cleo ketus.
Aiden menepuk tangannya," Wah !! guru mu pandai sekali." seru Aiden tidak percaya.
" Tentu saja pandai,kau lihat aku pandai juga kan." sombong Cleo masih mempertahankan gengsinya.
" Guru mu pandai sekali mengajari mu cara membaca berkas terbalik." ucap Aiden lalu tergelak tawa.
Cleo merasa malu saat mengetahui bahwa ia sedari tadi membaca berkas terbalik.Ia begitu malu ketahuan berbohong oleh Aiden.Aiden benar - benar membuat Cleo yang sempurna kini seperti orang bodoh.
__ADS_1
" Bisa kah kau tidak ikut campur urusan ku tuan Aiden." ucap Cleo datar.
" Tentu saja,tapi masalah nya baru saja kau tanpa henti memandang wajah tampan ku ini.Oleh karena itu aku mau protes." sahut Aiden mendramatisir.
" Kau mau meminta ku mencium mu? big no !!" tolak Cleo mendengus kesal.
" Aku tidak meminta mu mencium ku lho Cleopatra,kau yang mengatakan nya.Atau kau ingin aku cium?" goda Aiden tidak ada hentinya menggoda Cleo.
" Dasar robot mesum." sentak Cleo kesal.
" Tapi kau suka kan?" tanya Aiden masih menggoda Cleo.
" Mana ada aku menyukai robot mesum seperti mu, seandainya pria di muka bumi ini hanya kau seorang aku lebih memilih menjomblo daripada harus bersama mu." cerocos Cleo dengan tatapan tajamnya.
" Come on Frozen..jangan mengucapkan kata-kata yang nanti akan kau langgar." ucap Aiden lalu kembali ke meja kerja nya.
" Apa kau bilang ? Frozen? dan aku akan melanggar kata - kata ku? kau gila Aiden." cetus Cleo.
" Kau memanggil ku robot mesum Frozen,kau kan gadis dingin seperti Frozen." jawab Aiden.
" Aku hanya mesum pada mu saja Frozen,tenang saja." ucap Aiden santai lalu kembali mengerjakan tugas nya.
Keduanya kembali mengerjakan tugas bersama,hari berganti hari Cleo mulai terbiasa dengan Aiden walaupun mereka kerap kali bertengkar.Entah karena Cleo yang ketus atau Aiden yang selalu menggodanya.
" Hari ini aku ada acara dengan teman-teman di Club kau tidak perlu mengikuti ku kesana." ketus Cleo saat mereka kini berada di dalam mobil.
" No,kau tidak boleh kemanapun.Kau sekarang tanggung jawab ku ." ucap Aiden datar.
" Hey robot mesum,tidak puaskah kau mengatur ku di kantor dan di rumah.Sekarang kau mengatur ku agar aku tidak berkumpul denga teman - teman ku ." protes Cleo marah.
" Frozen..kau tahu di sana berbahaya, bagaimana kalau ada yang berniat buruk pada mu.Aku tidak setuju." ucap Aiden tak kalah ketus.
" Kenapa kau seperti suami yang posesif kepada istrinya?ingat Aiden kau itu bukan siapa-siapa,kau hanya asisten ku.ASSISTEN ingat." sentak Cleo menekankan kata asisten membuat Aiden auto diam seribu bahasa.
Cleo mengingatkan nya akan kedudukannya,itu tandanya hingga kini Cleo masih belum mencintainya.Aiden menghentikan laju mobil nya,ia menatap Cleo tak lama kemudian ia lalu mendekati Cleo seperti hendak menciumnya.
__ADS_1
Cleo menutup mata nya karena merasa gugup jarak mereka kini begitu dekat.Namun tidak seperti ekspektasi Cleo, ternyata Aiden membukakan pintu untuknya dari dalam.
" Keluarlah,aku tidak akan mengurusi mu lagi." saut Aiden dingin.
Cleo mendengus kesal,ia keluar dari mobil Aiden lalu membanting pintu dengan kencang.Aiden melajukan mobil nya meninggalkan Cleo yang sedang kesal pada nya.Cleo merutuki kebodohannya karena menutup mata nya seolah berharap di cium oleh Aiden.
Cleo masuk ke dalam apartemen dengan wajah muram.Entah mengapa ia merasa bersalah mengatakan hal itu kepada Aiden.
Malam hari nya,di Club Cleo dan para teman-teman nya sedang bersenang-senang di sana.Teman - teman Cleo tidak ada satu pun yang tulus pada nya.Mereka sangat iri dengan kehidupan Cleopatra William yang begitu sempurna.
Hari ini mereka berencana menghancurkan kehidupan Cleo mereka mencampur minuman Cleo dengan obat perangsang.Cleo sama sekali tidak curiga kepada mereka.Apalagi saat mereka mengenal kan Cleo dengan para pria bule teman mereka.
" Cleo, kenalkan ini Raymond dan Julian." ucap Arnetta salah satu teman Cleo.
" Cleo." ucap Cleo.
" Raymond ".
" Julian."
Raymond dan Julian yang melihat kecantikan Cleo yang begitu sempurna pun tentu saja menyukai nya.Apalgi melihat body Cleo yang begitu sempurna dengan pakaian sexy nya.
Arnetta dan Rose tersenyum licik saat melihat dua temannya tertarik dengan Rencana nya membuat Cleo diperkosa oleh kedua pria itu dan akan mereka rekam akan berjalan lancar.Banyak pria mengejar Cleo karena ia masih virgin tidak seperti wanita lain yang sudah kehilangan kegadisannya.Oleh karena itu mereka ingin menghancurkan Cleo.
Cleo merasa ada yang tidak beres dengan tubuhnya setelah meminum minuman yang diberikan oleh Rose.Tubuhnya tiba - tiba panas seperti terbakar.Cleo menatap kearah Arnetta dan Rose lalu kepada dua pria yang baru ia kenal.
Ia teringat ucapan Aiden, " Disana berbahaya, bagaimana apabila ada orang yang berniat buruk pada mu."
Cleo kini sadar ia di jebak oleh dua temannya itu,Cleo merutuki dirinya yang tidak menuruti ucapan Aiden.Mengingat Aiden yang marah tadi Cleo yakin pria itu tidak akan menolong nya.
" Aiden help me." batin Cleo menangis.Cleo tidak ingin berakhir di tangan mereka.
..............
Jangan lupa like komen dan vote
__ADS_1