
Satu bulan berlalu
Sudah satu bulan ini kaindra jarang sekali bertemu dengan Sandra bahkan laki-laki itu sengaja untuk menghindari Sandra dan membuat Sandra menjadi geram dengan apa yang dilakukan oleh Kaindra.
Sandra yang sudah mencoba menghubungi Kaindra berulang kali tetapi nyatanya nomor nya diblokir dari ponsel Kaindra yang membuat wanita itu semakin emosi saja dan merencanakan sesuatu untuk membuat rumah tangga Kaindra dan Ayka hancur.
Beberapa kali Sandra mencoba untuk menemui Kaindra di perusahaan tetapi nyatanya Kaindra tidak bisa ditemui, yang entah itu memang benar Kaindra yang sedang berada di luar perusahaan atau Kaindra memang sengaja tidak mengizinkan Sandra untuk masuk ke sana dan pastinya itu lagi lagi membuat Sandra marah.
Sandra juga tidak mungkin untuk mengunjungi Kaindra di rumahnya terlebih lagi ada beberapa satpam yang Sandra tahu jika satpam itu memihak kepada Kaindra dan pastinya satpam itu sudah diberitahu oleh Kaindra supaya tidak mengizinkannya untuk bertemu dengan Kaindra di rumahnya yang pastinya sudah berbagai macam cara untuk membuat Kaindra menemuinya tetapi sayang sekali Kaindra sepertinya lupa dengan apa yang sudah dilakukan kepada Sandra dan Kaindra tidak peduli lagi dengan ancaman yang Sandra berikan kepadanya.
Hingga pagi hari ini, Sandra kembali untuk melakukan aksinya yaitu menemui Kaindra.
Ia berangkat pagi-pagi sekali dari apartemennya dan langsung saja menuju ke rumah Kaindra dengan tujuan untuk bertemu dengan Ayka dan juga Kaindra, tetapi Sandra tidak ingin gegabah ia harus pelan-pelan dan tidak boleh langsung berhadapan dengan Kaindra yang pastinya laki-laki itu nanti akan menghindar darinya lagi.
Sandra mengikuti mobil Kaindra yang saat ini mobil Kaindra sudah keluar dari rumah mewah keluarga Harjuno dan Sandra tahu kalau Kaindra pagi ini pergi ke sekolah dan tentu saja bersama dengan Ayka, yang pasti duduk di samping Kaindra.
Wanita licik itu terus membuntuti mobil Kaindra yang sedari tadi mengumpat kesal dengan melihat kemesraan yang Kaindra lakukan kepada istrinya yang membuat Sandra terbakar cemburu.
__ADS_1
Hingga akhirnya Sandra berhenti tidak jauh dari gerbang sekolah Ayka dan pastinya kembali lagi Sandra melihat betapa mesranya perlakuan Kaindra kepada Ayka dan ia tidak bisa menahan semuanya itu.
"Tidak akan aku biarkan, aku harus memberitahu semua ini kepada Ayka dan harus menghancurkan rumah tangga Kaindra."
Ya satu bulan lamanya memendam perasaan kecewa kepada Kaindra, akhirnya Sandra menginginkan supaya semua bukti-bukti itu berada di tangan Ayka saat ini dan sepertinya saat ini adalah saat yang tepat untuk menghancurkan rumah tangga Ayka dan Kaindra, karena Sandra sudah bersabar dengan Kaindra dan berharap Kaindra akan luluh dengan sendirinya dan kembali lagi mencintainya tetapi kenyataan tidak, semakin lama dibiarkan Kaindra malahan semakin menjauhinya dan itu membuat Sandra lagi lagi harus mempercepat rencananya.
"Brengsek!!"
Sandra memukul setir kemudi ketika ia melihat dengan jelas Kaindra yang mesra mencium kening Ayka, tentu saja suasana sekolah masih sangat sepi sehingga laki-laki itu benar benar menunjukkan kemesraan di tempat umum bahkan sepertinya Kaindra sama sekali tidak peduli dengan sekitarnya.
"Hari ini aku akan membuat perhitungan dengan kamu Ndra, dan aku akan pastikan jika semua bukti itu akan berada di tangan Ayka hari ini."
Kesal, tentu saja iya. Sandra yang masih melihat kemesraan itu cemburu terhadap Ayka dan langsung saja melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi tentunya ia tidak mau melihat lagi adegan mesra itu dan juga ia tidak akan kembali ke apartemennya tetapi untuk menemui seseorang yang pastinya seseorang itu akan memuluskan rencananya untuk menghancurkan rumah tangga Kaindra.
Sandra tersenyum penuh kemenangan ketika ia sudah berhasil bertemu dengan temannya itu dan Sandra yakin jika sesuatu yang dibawanya ini akan memperkuat bukti-bukti yang akan ia berikan kepada Ayka dan tentunya Sandra tidak sabar lagi melihat bagaimana reaksi Ayka nanti ketika tahu dirinya dan juga Kaindra pernah melakukan suatu hubungan terlarang.
Sandra tidak pergi ke mana-mana lagi ia langsung saja menuju ke apartemennya dan mempersiapkan semuanya tentu saja ia tidak akan langsung menemui Ayka tetapi bertemu dengan Kaindra terlebih dahulu dan mengatakan berita penting yang selama ini sudah ditunggu-tunggu oleh Sandra.
__ADS_1
[Jam dua Aku tunggu kamu di cafe seperti biasanya. Dan aku harap kamu datang karena aku ada berita penting untuk kamu.]
Sandra mengirimkan pesan itu kepada Kaindra, tentu saja dengan disertai sebuah foto yang membuat Kaindra mau tidak mau nanti harus menemuinya.
Sandra menunggu beberapa menit supaya Kaindra membaca pesan yang dikirimkan kemudian membalasnya, tetapi sayang sekali setelah hampir lima belas menit pesan itu hanya centang dua dan sepertinya tidak terbaca oleh Kaindra.
Hingga membuat Sandra lagi lagi kesal, kemudian ia merebahkan tubuhnya di atas ranjang sembari menunggu reaksi Kaindra dan menunggu balasan pesan dari Kaindra.
Sedangkan Kaindra... Ia yang baru saja menangani masalah siswa-siswa yang bandel, laki-laki itu langsung saja membuka ponselnya tentunya sudah berjam-jam ia tidak bermain-main dengan ponsel nya, aktif tetapi tidak sama sekali disentuh.
Hingga Kaindra membulatkan matanya ketika ia melihat pesan yang baru saja dikirimkan oleh Sandra, dan tentu saja Kaindra mau tidak mau harus menemui Sandra nanti setelah pulang sekolah dan pastinya ia tidak akan memberitahu ikatan tentang masalah ini karena yakin jika ia bisa mengatasi masalahnya dengan Sandra dan tidak akan melibatkan istrinya terlebih lagi ia juga tidak akan membiarkan Ayka tau tentang kesalahan yang pernah dilakukan satu bulan yang lalu.
"Arghhhh...."
Kaindra mengacak rambut nya kasar...ia tidak tau lagi harus berbuat apa, padahal sudah satu bulan ini ia hidup tenang bersama dengan Ayka dan tanpa adanya gangguan dari Sandra.
Tetapi, kenapa hari ini kembali lagi ia harus di hadapkan dengan Sandra yang nyatanya wanita itu tidak akan menyerah sama sekali dan terus mengejarnya.
__ADS_1
Kaindra menyandarkan punggungnya di kursi ia sendiri bingung apakah harus mengatakan kepada Ayka atau tidak yang jelas saat ini Kaindra bimbang padahal tadi ia tidak sudah memutuskan untuk tidak memberitahukan tentang semuanya ini dan juga tidak akan menceritakan kemana dirinya akan pergi nantinya namun kenapa malahan pikirannya berubah saat ini.
Rasa takut kehilangan Ayka kembali merasuk di pikirannya, entahlah kaindra bingung sendiri dengan masalahnya ini yang jelas hingga satu bulan berlalu tidak ada yang tahu tentang masalahnya dengan Sandra, begitu juga dengan Bima maupun Doni yang menjadi sahabatnya.