Terjerat Cinta Sang Pewaris

Terjerat Cinta Sang Pewaris
Ngidam KPop


__ADS_3

Sementara di London Fernando di buat pusing oleh Selena yang sedang menginginkan hal aneh.Kemarin wanita hamil itu ingin melihat Fernando berjoget seperti girl band asal Korea SNSD.Membuat ke macoan dan ketampanan Fernando auto luntur seketika. Dan hari ini Fernando merasa harga dirinya terancam.


Pria se maco dan setampan Fernando McKenzie harus berdandan seperti mereka para girl band Korea.Fernando ingin sekali mencekik siapa saja yang sudah meracuni istrinya yang menjadi demam K-Pop.Ia sudah yakin pembawa nya siapa lagi kalau bukan para istri the K.


" Omo omo kyeowoo." ucap Selena membuat Fernando semakin geli mendengar nya.


" Are you okay baby?kenapa kamu semakin mirip seperti Cinta istri nya Key." protes Fernando kesal.


Selena memakai kan lipstik di bibir Fernando,membuat pria itu kini semakin terlihat cantik.


" Nah sudah cantik sekarang,tarian kemarin kamu masih ingat kan? coba praktekan." ucapan Selena membuat mata Fernando membulat.Rasa nya ia ingin pergi ke penjuru dunia saja dari pada harus mengikuti keinginan ibu hamil ini.


Di lakukan membuat harga diri nya jatuh sejatuh jatuh nya,tidak di lakukan auto jatah favoritnya tidak ia dapatkan.Malang sekali nasib Fernando,ia pun mencoba mempraktekkan tarian grup band asal Korea itu.Diiringi lagu SNSD forever 1 terbaru Fernando berjoget seperti mereka.


Selena tertawa lepas melihat suaminya seperti itu,ia tidak menyangka suaminya mau melakukan apa yang ia inginkan.Benar apa yang di katakan oleh Cinta dan Kimmy, keinginan wanita hamil selalu di wujudkan oleh para suami sekali pun hal aneh.


" Kalau bukan karena anak ku aku nggak mau seperti ini,Tuhan apa dosa ku sampai aku harus seperti ini." batin Fernando menangis.


Tanpa sengaja Fero yang baru saja melewati kamar mereka auto tertawa melihat aksi kakak sulung nya.


" Astaga kakak ." sahut Fero.


Fernando terkejut saat mendengar suara adik nya,dengan cepat ia berlari menuju kamar mandi.

__ADS_1


" Ish Fer,kamu ganggu aja.Aku lagi liat konser VVIP dari kakak mu." protes Selena lalu mendorong Fero yang baru saja hendak masuk ke luar kamar.Selena pun menutup pintu kamar mereka, sementara Fero masih asyik menertawakan sang kakak.


" Astaga kenapa tadi tidak aku rekam,lumayan aku bisa menjual video itu dengan harga tinggi kepada kak Nando." gerutu Fero lalu berjalan mencari keberadaan istri dan anaknya.


Selena membuka pintu kamar mandi,ia melihat Fernando yang kini sedang merenggut.Sudah dapat dipastikan ia akan di tertawa kan oleh adik durjana nya itu.Untung saja bukan Alfaro yang melihat nya seperti itu,kalau saja bocah kecil itu yang melihat ia akan menjadi bulan - bulanan keponakan nya itu.


" Fero udah pergi sayang." kata Selena sembari memeluk Fernando.


" Pintu nya kenapa nggak di tutup sih?" ketus Fernando kesal.


" Maaf,aku lupa ".jawab Selena sambil memasang wajah imut nya.Oh astaga betapa cantik nya istri nya ini pikir Fernando.Fernando yang hendak marah tiba - tiba saja berubah menjadi kucing imut menggemaskan.


Ia memeluk mesra istrinya,entah siapa yang memulai kini bibir mereka saling bertautan.Saling melummaat mengeksplor seluruh rongga mulut keduanya.Ciuman mereka kini semakin panas dan semakin menuntut.


Fernando membuka satu persatu pakaian yang di kenakan sang istri begitu pula sebaliknya.Penjelajahan Fernando pun dimulai di dalam kamar mandi.


Fernando kembali mencium bibir Selena dengan lembut,tangan Fernando tidak tinggal diam sejak tadi asyik bermain di benda favoritnya saat berjelajah.


Keduanya bercinta di dalam kamar mandi,suara indah mendayu mengisi seluruh isi ruangan.Di bawah guyuran air shower mereka berdua saling memadu kasih.Fernando melakukan nya secara perlahan,ia ingat di dalam perut sang istri kini ada buah hati mereka.


Sementara di Indonesia Michelle kini memulai pekerjaan baru nya di kafe milik papi Dave.Kimmy menawari Michelle pekerjaan sebagai supervisor di kafe tersebut karena saat ini Krystal sudah menetap di Los Angeles bersama Dylan suaminya sehingga tidak ada yang mengurusi kafe milik papi Dave.


Papi Dave sebenarnya ingin menjual kafe tersebut,namun mami Stella melarang nya.Banyak kenangan indah yang mereka lalui di sana.Perjalanan cinta para papa dan mama peri di mulai dari sana.

__ADS_1


Michelle nampak cantik hari ini,Romi yang menjemput nya untuk berangkat ke kafe bersama sampai terpesona melihatnya.Letak rumah sakit dan kafe milik papi Dave tidak terlalu jauh sehingga Romi menawarkan untuk pergi bersama.


" Ya ampun cantik nya bidadari ku." puji Romi lebay.


" Apa sih kak? nanti aku geer." elak Michelle tersipu malu.


Romi menahan Michelle yang hendak memasuki mobil,jarak keduanya kini begitu dekat.Saat Romi hendak mendekat kan bibirnya tiba-tiba saja ayah berdehem.Membuat keduanya auto melonjak karena terkejut.


" Kami berangkat dulu ayah." pamit Romi mulai canggung.Kedua kali nya mereka tertidur saat akan berciuman.


Romi dan Michelle mencium tangan ayah lalu memasuki mobil.Tak lama kemudian mobil Romi pun pergi meninggalkan halaman rumah Michelle.


" Kakak ih buat aku malu di depan ayah." rengek Michelle sambil mengerucutkan bibirnya,ia nampak menggemaskan di mata Romi saat ini.


Romi hanya menjawab dengan senyuman sambil fokus menyetir.Tangan satu nya ia gunakan untuk menggenggam tangan Michelle.Sungguh dua insan yang sedang di mabuk asmara.Mereka seolah melupakan apa yang terjadi kemarin.


Mereka tidak tahu sedari tadi orang suruhan om Dean mengikuti mereka dari belakang.Beberapa menit berkendara mobil Romi sudah terparkir di dekat kafe.Romi menarik tangan Michelle yang hendak keluar dari mobil.


Ia menahan tengkuk leher Michelle,Romi pun mencium bibir Michelle dengan lembut.Keduanya berciuman di dalam mobil,dinginnya AC mobil tidak dapat mendinginkan suasana panas saat ini.Ciuman keduanya semakin menuntut dan bergairah,untung saja Michelle dapat mengendalikan diri.Ia menahan tangan Romi saat hendak membuka kancing kemeja nya.


" Sabar kak, jangan rusak cinta kita." ucap Michelle lalu tersenyum.


Romi menghela nafas panjang,benar apa yang dikatakan oleh Michelle.Romi tersenyum lalu mengusap pipi Michelle.Ia kecup kening kekasih nya itu,Michelle merapikan pakaiannya lalu ia keluar dari mobil setelah berpamitan kepada Romi.

__ADS_1


Tiba-tiba saja sebuah mobil melaju kencang saat Michelle hendak berjalan menuju kafe.Michelle melambaikan tangannya pada Romi sambil berjalan tanpa melihat ke kiri ke kanan.Mobil itu menghantam tubuh Michelle.Romi begitu shock melihat nya,Romi keluar dari mobil lalu berlari menghampiri Michelle yang sudah terkapar di atas trotoar.Mobil yang menabrak Michelle berhasil melarikan diri.


" Sayang bangun,jangan tinggalin aku." ucap Romi menangis.


__ADS_2