
Kak Romi tersenyum saat melihat wajah Michelle yang sedari tadi di tekuk.Bibir nya mengerucut sementara kedua tangannya di lipat di depan dada.Persis seperti bocah yang tidak mendapatkan jajan.Kedua kakak beradik rasa pacar itu kini sedang duduk di ruang tamu rumah mereka.
" Kamu kenapa sih? Kakak datang malah cemberut begitu?" tanya Romi sengaja menggoda Michelle yang kini mendelik pada nya.
" Ku pikir kakak sudah lupa pulang karena sudah punya pacar." sindir Michelle merenggut.Romi tersenyum melihat tingkah menggemaskan Michelle,fix gadis di sampingnya ini sedang dilanda cemburu tingkat dewa.
" Mana ada kakak lupa pulang,lagian di rumah kan ada adik cantik kakak tersayang." goda Romi sambil menaik turunkan kedua alisnya.
" Ya ya, aku memang hanya adik kaka." ucap Michelle menggerutu lalu bangkit dari duduknya ia berjalan sambil menghentakkan kaki membuat Romi tertawa melihatnya.Romi begitu gemas dengan tingkah Michelle.
" I love you." ucap Romi membuat Michelle mengentikan langkah nya.Hati nya berdebar mendengar tiga kata yang baru saja keluar dari mulut Romi.Oh astaga inikah yang nama nya cinta? yang membuat semua orang lupa akan segalanya.
Ingin rasanya Michelle berbalik lalu memeluk kak Romi,namun ia terlalu gengsi untuk melakukan nya.Michelle begitu terkejut saat merasakan sepasang lengan kekar melingkar di atas perut nya.Omo... Romi memeluk nya dari belakang seperti di drama Korea yang selalu Michelle tonton.
Hati Michelle kini seperti ada banyak bunga - bunga berkeliaran mengelilingi Michelle.Michelle lalu berbalik sambil mengerucutkan bibirnya.Ia menatap Romi dengan tatapan selidik.
" Lalu wanita kemarin siapa?" tanya Michelle penasaran.
Romi pura- pura mengingat sesuatu lalu tersenyum, " Oh itu Arnetta sepupu ku." jawab Romi.Michelle yang mendengar hal tersebut mendadak menjadi malu,ia malu karna cemburu kepada sepupu Romi.
" Ish ..kenapa gue nggak kepikiran kesitu sih,bego banget." batin Michelle,wajah nya kini merah merona.
" Muka kamu kenapa kayak tomat gitu?" tanya Romi senang sekali menggoda Michelle.
Michelle menyentuh kedua pipinya," Mana ada,muka ku biasa aja tuh." elak Michelle.
" Bilang aja sih kalau cemburu." goda Romi lagi.
" Siapa bilang?" Michelle masih saja belum mau mengakui.
" Kayak nya minta di cium nih." goda Romi lalu ia mendekatkan diri nya kepada Michelle.Jarak merek kini sangat dekat,dapat di pastikan saat ini jantung Michelle auto berdetak dengan cepat.Jantung nya seakan sedang berkhianat kepada sang pemilik.Bukan hanya jantung nya yang berkhianat saat ini bahkan otak nya pun kini membayangkan berciuman dengan Romi.
" Kalau cemburu jangan gengsi." bisik Romi tepat di depan telinga Michelle,membuat Michelle meremang di buat nya.
Oh astaga Michelle tidak percaya ia mengalami hal seperti ini setelah sekian lama.Hembusan nafas Romi begitu terasa di telinga Michelle.Jarak bibir keduanya kini semakin mendekat dan mendekat.
__ADS_1
Tiba-tiba saja keduanya di kejutkan oleh deheman dari sang ayah,membuat Michelle dan Romi menjadi kelagapan.Michelle dan Romi pun lalu berjalan menuju ruang makan bersama ayah nya.
💕💕💕💕
Di London saat ini Selena sedang berjalan sendiri di taman kota,ia melihat sepasang suami istri yang sedang berlari - lari bersama putra mereka.Betapa bahagia nya mereka berlari kesana kemari seolah tidak memiliki beban apapun.
Selena membayangkan dirinya dan Fernando sedang berlari seperti itu bermain bersama dengan anak mereka.Tiba - tiba saja air mata Selena jatuh begitu saja.
Ia takut suatu saat nanti Fernando akan meninggalkan diri nya karena kekurangan nya ini.Tiba - tiba saja Selena di kejutkan oleh seseorang yang menepuk pundaknya,wanita itu tersenyum kepada Selena.
Wanita cantik itu ikut duduk di samping Selena sambil memegangi perut nya yang sedikit membuncit.Ia adalah Jenny istri Fero adik Fernando yang tidak sengaja melihat Selena sendirian di taman.
" Kenapa sendirian di sini kak?" tanya Jenny.
" Aku lagi ingin jalan-jalan sendiri Jen." jawab Selena dengan wajah sendu.
" Kenapa? kakak masih ngerasa sedih?" tanya Jenny.
Selena menatap wajah Jenny,dari mana Jenny tahu kalau ia sedang bersedih.
" Jangan sedih kak,yakin lah kalau Tuhan akan memberikan kalian malaikat kecil seperti kami.Ada banyak pasangan yang baru memiliki anak setelah beberapa tahun menikah jadi kakak jangan patah semangat kayak gitu." seloroh Jenny panjang lebar.
Selena tersenyum manis kepada Jenny,ia memeluk Jenny penuh haru.Jenny mengurai pelukan Selena saat ia melihat ada yang tidak beres dengan Selena.
" Kak, wajah kakak pucet banget..kakak sakit?" tanya Jenny cemas.
" Nggak tau hari kepala ku terasa pusing sekali." jawab Selena.
" Aku telepon kak Nando ya,wajah kakak pucet banget." ucap Jenny lalu ia menelepon Fernando sambil membelakangi Selena karena ia melihat Fero yang sedang melambaikan tangan kepada nya.
Pandangan mata Selena sedikit demi sedikit memudar dan ia pun jatuh pingsan.Jenny yang sedang menelepon terkejut saat berbalik melihat Selena sudah tergeletak di rerumputan taman.
" Astaga kak." teriakJenny.
Fernando ikut panik mendengar teriakan Jenny dari sebrang sana.Fero yang melihat hal tersebut dengan cepat berlari ke menghampiri mereka .
__ADS_1
" Kak Selena kenapa Honey?" tanya Fero.
" Aku juga nggak tau,tadi dia pucet banget .Aku tinggal nelepon bentar Kakak udah pingsan." jawab Jenny cemas.
" Aku barusan telepon kak Nando." sambung nya lagi.
Panggilan dari Fernando pun terputus.
Fero pun menggendong tubuh Selena,ia berjalan menuju mobil diikuti oleh Jenny.Mereka pun memasukinya mobil.Fero mulai melakukan mobil nya membelah jalanan kota.
Ponsel Jenny kembali berdering,Jenny mengangkat panggilan tersebut.
" Ya hallo kak." jawab Jenny saat panggilan terhubung.
" Di mana kalian sekarang?" tanya Fernando khawatir dari sebrang sana.
" Kami menuju rumah sakit sekarang kak." ucap Jenny.
" Oke,kita ketemu di sana." balas Fernando lalu ia memutuskan panggilan tersebut.
Fernando dengan cepat berjalan menuju parkiran mobil lalu ia mengendarai mobil nya menuju rumah sakit menyusul Fero dan Jenny.
Setelah lama berkendara Jenny dan Fero sudah sampai di depan rumah sakit.Para tim medis mulai menangani Selena.Selang beberapa menit Fernando sampai di rumah sakit,untung nya jarak kantor Fernando dan rumah sakit tidak terlalu jauh.Sehingga tidak butuh waktu lama Fernando sampai ke rumah sakit.
" Gimana Selena ,Jen?" tanya Fernando begitu cemas.
" Kakak sedang di periksa kak." jawab Jenny .
" Kita tunggu dokter keluar,semoga kak Selena nggak apa-apa." ucap Fero sambil menepuk pundak kakak nya.
Fernando menyugar rambut nya kebelakang,ia begitu cemas akan keadaan Selena.Ia tahu akhir- akhir ini Selena begitu sedih dan stress karena ingin hamil.Ia merasa bersalah hingga kini ia masih belum bisa membahagiakan istri nya.
.........
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕
__ADS_1