Terjerat Cinta Sang Pewaris

Terjerat Cinta Sang Pewaris
Ngidam nya Kimmy


__ADS_3

Loha bestie maaf hari ini aku telat up..hari ada kendala mati lampu di rumah.Jangan lupa like komen dan vote ya bestie..lope yu all..


💞💞💞💞💞


Happy Reading


...................


Hari ini Kimmy mengikuti Kavin ke kantornya ,ia terus-menerus menempel kepada suaminya.Awalnya Kavin merasa senang Kimmy menempel terus pada dirinya seperti prangko.Namun lama kelamaan ia jengah dengan semua ini.Kimmy mengikuti nya bahkan saat ia hendak ke toilet sekali pun.


" Sayang,jangan lama-lama." Ucap Kimmy di depan pintu toilet terdengar sangat lebay bin alay.


" Iya sayang." Jawab Kavin dari dalam toilet sedikit berteriak.


Key dan Kaivan yang kini sedang berada di kantor Kavin melihat tingkah lebay Kimmy hanya bisa menggelengkan kepala mereka.Mereka ingin mengejek Kimmy namun takut kena semprot.Selain menjadi lebay ia kini semakin galak terhadap semua orang.


Kimmy hanya akan bersikap manis kepada Kavin seorang." Ternyata ada yang lebih parah dari Zhia dan Cinta." Seru Kaivan masih menatap ke arah Kimmy yang masih berdiri menunggu suaminya di depan pintu toilet yang berada di dalam ruangan Kavin.


" Iya,Kikim lebih parah." Jawab Key.


Tak lama kemudian Kavin keluar dari toilet,Kimmy langsung bergelayut manja di lengan Kavin.Rasa mual yang selalu ia rasakan menghilang saat menghirup aroma maskulin dari tubuh Kavin.


Kavin duduk di sofa dekat para sahabatnya ia hendak mendiskusikan proyek baru yang mereka jalankan bersama.Kimmy ikut duduk di samping nya,ia tidak mau berjauhan sedikitpun dengan Kavin.


Saking lama nya Kavin,Key dan Kaivan berdiskusi Kimmy sampai tertidur di pangkuan Kavin.Kavin yang melihat hal tersebut tidak tega lalu menghentikan sejenak perbincangan mereka.Kavin memindahkan Kimmy ke ruang pribadi miliknya.


Kavin merebahkan tubuh Kimmy di atas ranjang besar di dalam sana.Ia mengecup kening Kimmy lalu beralih ke perut Kimmy yang masih rata.


" Sehat selalu nak." ucap Kavin lalu ia kembali berjalan keluar ruangan.Ia pun kembali melanjutkan rapat nya bersama kedua sahabatnya itu.


Sore harinya Kavin masih sibuk dengan berkas yang berserakan di atas meja kerjanya.Kimmy yang menyadari tidak ada nya Kavin di sisi nya bangkit dari tempat tidur lalu mencari keberadaan Kavin.Ia tersenyum saat melihat Kavin yang nampak begitu tampan saat bekerja.

__ADS_1


Sungguh pahatan sempurna yang Tuhan ciptakan.Ia bersyukur memiliki suami tampan sesempurna Kavin William.


Kimmy memeluk leher Kavin dari belakang,Kavin menoleh ke arah Kimmy lalu tersenyum .


" Kamu jahat ninggalin aku " rengek Kimmy dengan bibir yang mengerucut.


" Kamu lagi tidur sayang,masa aku gangguin kamu." sahut Kavin lalu menarik Kimmy duduk di pangkuan nya.


" Yang aku pengen martabak HAR yang di Palembang beliin ya." pinta Kimmy dengan wajah puppy eyes nya.


" Jangan kan ke Palembang,ke India pun aku cari sayang." jawab Kavin sombong.


" Tapi aku mau nya temen aku yang nama nya Ghani yang buat.Nanti aku kasih kamu nomor telepon nya deh." ucap Kimmy lagi .


" Siap bos." balas Kavin dengan tangan yang memberi hormat.


" Kamu nggak bisa bohong sama aku,aku bakal tau buatan bang Ghani atau bukan." ancam Kimmy dengan sorot mata tajam.


Martabak HAR adalah martabak khas yang berasal dari India martabak ini berbahan dasar tepung terigu, yang diberi telor bebek dan telor ayam, kuahnya berbahan kari kambing yang dicampur kentang. Walaupun berasal dari india namun Martabak Har Palembang ini berbeda dengan martabak india, Martabak HAR memiliki kulit martabak yang lebih renyah dan memiliki kuah kari yang tidak terlalu kental, aroma yang tidak terlalu menyengat dan rasa yang tidak terlalu kuat seperti kuah kari asli India.


" Wait wait..bang Ghani? siapa dia?" tanya Kavin selidiki.


" Temen aku lah." jawab Kimmy tanpa dosa,ia tidak tahu saat ini Kavin sedang merasa cemburu .


Kavin menyipitkan matanya menatap Kimmy ia masih ingin bertanya tentang bang Ghani namun ia ingat Kimmy sekarang menjadi sering marah - marah.Akan panjang ceritanya nanti apabila ia bahas.


Sepulang kerja Kavin menangantar Kimmy ke mansion mom Jessica.Lalu ia berangkat menuju Palembang untuk mencari martabak yang diinginkan oleh Kimmy.


Ia begitu senang akhirnya ia dapat merasakan apa yang para sahabatnya rasakan,yaitu akan memiliki bayi mungil yang mempererat cinta mereka.


Namun ternyata tidak sesuai ekspektasi,Kavin sudah mencari - cari Ghaninke tempat kerja nya namun tidak ada.Kavin mencari Ghani ke rumah nya yang Kimmy berikan alamatnya namun Ghani tidak ada di rumah.

__ADS_1


Ghani sedang menemani istrinya melahirkan,Kavin pun mencari Ghani hingga ke rumah sakit.Kavin terkejut saat bertemu dengan Ghani ia di tarik - tarik oleh istri Ghani yang hendak melahirkan.


Seperti de Javu ia pernah mengalami pengalaman seperti ini saat Vallerie hendak melahirkan.


" Nyonya ku mohon lepaskan sakit." jerit Kavin saat rambut nya di tarik oleh wanita itu.


Ghani yang merasa malu membantu Kavin yang merasa kesakitan di atas perbuatan istrinya.Kavin pun berhasil terlepas dari wanita itu,Ghani masuk ke dalam ruang bersalin untuk menemani istrinya melahirkan.


Kavin menunggu mereka dari luar,ini semua ia lakukan demi mewujudkan keinginan Kimmy.Tak lama kemudian terdengar suara bayi,Kavin melihat wajah bahagia dari pasangan yang kini telah menjadi orang tua.


Ghani keluar dari ruangan saat melihat Kavin yang masih menunggu nya.


" Permisi,sedari tadi anda menunggu saya ada perlu apa?" tanya Ghani selidik.


Kavin mengulurkan tangannya lalu Ghani pun menjabat tangan Kavin." Saya Kavin suami Kimmy." ucap Kavin memperkenalkan diri.


Ghani terdiam sejenak mencoba mengingat nama Kimmy,tak lama kemudian ia tersenyum." Kikim..kamu suami dia? wah Kikim punya suami tampan dan kaya." puji Ghani.


Kavin tersenyum kikuk saat dirinya di puji seperti itu." Ada apa dengan Kikim?" tanya Ghani penasaran.


" Kimmy lagi ngidam bang." ucap Kavin.


Ghani mengernyitkan dahi nya," Terus kenapa ke saya? kamu suaminya masa saya yang harus tanggung jawab." celetuk Ghani salah paham.


" Bukan gitu bang,maksud saya istri saya pengen martabak HAR buatan Abang.Dia nggak mau orang lain yang buat,mau Abang yang buat." jelas Kavin yang kini dipahami oleh Ghani.


" Oke oke..saya pamit dulu sama istri saya,biar ibu saya yang menemaninya dulu ." jawab Ghani.


Kavin menggenggam tangan Ghani, " Makasih bang.. sebagai rasa terimakasih biaya rawatnya semua saya yang bayar." ucap Kavin yang membuat Ghani begitu senang mendengar nya .


" Terimakasih Kavin." sahut Ghani lalu mengulas senyum.

__ADS_1


............


Janga lupa like komen dan vote


__ADS_2