
"Kita ke cafe saja, di sana kamu bisa minum dan makan, lagi pula aku tahu kalau kamu pasti lapar."
Tidak bertanya lagi kepada Ayka, Brian langsung melajukan mobilnya menuju ke sebuah kafe, kafe di mana yang letaknya lumayan jauh dari kantor karena sepertinya memang Ayka butuh suasana baru saat ini.
Ayka tidak menjawab ataupun menolak apa yang diucapkan oleh Brian, perempuan cantik itu tetap diam saja dan masih melihat ke arah depan tentunya dengan pikiran yang macam-macam saat ini dan memikirkan ke mana suaminya berada.
Sementara Brian menoleh ke samping, ia melihat sahabatnya yang tentunya tidak baik-baik saja dan ia paham dengan apa yang dirasakan oleh Ayka saat ini tetapi Brian sendiri juga tidak bisa melakukan apa-apa sebelum bukti-bukti itu nyata juga memang Kaindra sedang ada hubungan sesuatu dengan Sandra.
Hingga mobil yang dikemudikan oleh Brian sudah sampai di cafe di mana yang Brian langsung saja meminta Ayka untuk segera turun dari mobil, tetapi sepertinya Ayka masih enggan untuk beranjak dari mobil nya, dan masih berada di dalam mobil.
Tetapi baru saja Brian keluar dari mobilnya, ia langsung saja menghentikan langkah kakinya ketika melihat sebuah mobil yang sama persis dengan mobil Ayka dan pastinya Brian tau mobil siapakah itu.
Kaindra, tidak mungkin.. tidak mungkin kaindra berada di sini karena tempatnya sangat jauh dari kantor dan juga rumah, lalu ada apakah Kaindra sampai berada di sini, bukankah tidak ada urusan dengan klien penting yang menyangkut dengan perusahaan?
Brian masih berada di tempatnya sembari melihat dengan jelas apakah benar mobil yang ada di depannya yang berada tidak jauh dari tempat ia memarkirkan mobil saat ini adalah mobil milik Kaindra, karena setahunnya mobil mewah itu hanya ada dua di dunia ini dan pastinya satu milik Ayka dan 1 milik Kaindra dan tidak mungkin jika Kaindra mengijinkan oleh orang lain membawa mobil mewahnya.
Rasanya ingin sekali Brian tidak percaya jika mobil itu mobil Kaindra tetapi semakin lama ia melihatnya semakin yakin jika memang yang di depan adalah milik Kaindra.
Dan sepertinya Brian salah tempat untuk membawa Ayka ke sini, bukannya Ayka ingin menenangkan diri dan bisa happy-happy sejenak tetapi malahan nanti Ayka kembali bersedih, terlebih lagi Brian juga tidak tahu dengan siapa Kaindra berada di cafe itu.
Ayka mulai curiga kenapa Brian hanya berdiam diri di depan saja tidak melangkahkan kakinya untuk segera masuk atau ke mana bahkan saat ini Ayka juga melihat jika Brian menatap ke depan tetapi Ayka belum tahu apa yang dilihat oleh sahabatnya itu.
__ADS_1
Hingga membuat Ayka yang curiga dan penasaran langsung saja membuka sabuk pengamannya kemudian turun dari mobil dan menghampiri Brian saat ini.
"Bi kenapa hanya diam saja, ayo kita masuk.. Aku lapar dan ingin minum."
Ayka yang sudah menghampiri Brian tetapi ia masih belum sadar jika Brian melihat sebuah mobil mewah yang ada di depannya dan mobil itu adalah milik Kaindra.
"Sebaiknya kita jangan ke sini, sepertinya ini sangat ramai dan tentu saja nanti tidak membuat kamu nyaman."
Brian kaget ketika mendapatkan tepukan di pundaknya dan tidak menyangka jika Ayka saat ini sedang berdiri di sampingnya yang membuat Brian bingung apakah ia akan melanjutkan ngobrolnya di kafe itu atau pergi saja.
"Kenapa? sepertinya suasananya begitu enak dan nyaman dan aku juga belum pernah makan di sini, ayo lebih kita masuk saja katanya kamu akan menuruti semua apa kataku kecuali tidak pergi ke kelab."
Ayka mengatakan itu kepada Brian karena ia belum tahu jika ada suaminya di dalam sana yang membuat Brian hanya menghela nafasnya panjang.
"Tidak, sebaiknya kita cari cafe saja, aku tidak merekomendasikan kafe ini karena aku baru tahu jika di dalam makanan nya tidak enak-enak dan tidak higienis dan kamu pastinya tidak suka." ucap Brian lagi yang sengaja berbohong kepada Ayka supaya nanti Ayka tidak jadi masuk dan pasti akan bertemu dengan Kaindra.
Sebelum Ayka melihat adanya mobil Kaindra di depan, Brian dengan cepat menarik tangan Ayka untuk masuk ke dalam mobil, tetapi sayang sekali belum juga Ayka membalikkan badannya untuk masuk ke dalam mobil, Ayka sudah menyadari jika ada sebuah mobil mewah dan pastinya ia tahu dan hafal mobil milik siapa itu.
"Tunggu sebentar, bukannya itu mobil Bang Kaindra?"
Brian tidak bisa berkata-kata lagi toh nyatanya ia terlambat karena Ayka sudah menyadari jika Ayka melihat keberadaan mobil mewah milik Kaindra.
__ADS_1
"Sepertinya kamu salah lihat, bukannya mobil seperti punyanya Kaindra itu banyak?"
Ayka menggelengkan kepalanya, bukan ia salah lihat tetapi ia malah yakin kalau mobil itu milik Kaindra dan berpikiran kalau Brian itu lupa juga mobil itu hanya ada dua di dunia ini.
"Apa kamu lupa jika mobil seperti itu hanya ada dua di dunia ini dan sepertinya aku benar kalau Kaindra berada di dalam dan aku akan memastikan jika itu benar."
Ayka melepaskan tangan Brian kemudian ia melangkahkan kaki untuk masuk ke dalam cafe.
"Ay tunggu!!"
Brian kembali menarik tangan Ayka, ia tidak mau jika nanti Ayka berada di dalam kafe dan melihat Kaindra bersama dengan perempuan lain meskipun Brian tidak yakin dengan apa yang terjadi di dalam sana itu.
"Kenapa lagi, Aku hanya ingin masuk ke dalam dan memastikan jika memang benar yang ada di dalam itu adalah Kaindra."
"Tapi bagaimana nanti jika Kaindra bersama dengan orang lain di dalam?"
Pastinya Brian takut jika Ayka nanti melihat Kaindra bersama dengan perempuan lain, takut nanti jika Ayka tidak bisa mengendalikan emosinya dan berakibat nanti ada pertengkaran di sana karena Brian tidak mau jika nanti orang-orang menyaksikan pertengkaran antara Ayka dengan Kaindra dan itu dapat membuat nama baik temannya tercoreng.
"Jangan khawatir, aku hanya melihat saja apakah memang benar yang berada di dalam itu Kaindra dan aku juga penasaran dengan siapakah Kaindra berada di kafe ini hingga dia membohongi aku dan tidak berangkat ke kantor."
Sekali lagi Ayka melepaskan tangan Brian ia bukannya tidak memperdulikan Brian lagi atau tidak menuruti apa kata Brian namun ia hanya penasaran apakah memang benar yang di dalam itu adalah Kaindra dan bersama dengan siapa suaminya saat ini berada.
__ADS_1
Brian tidak bisa berbuat apa-apa lagi tetapi ia tidak tinggal diam, ia juga menyusul Ayka yang saat ini sudah lebih dulu berada di depannya yang pastinya ia tidak mau terjadi sesuatu dengan sahabatnya jika mengetahui kenyataan kalau Kaindra bersama dengan perempuan lain.