
Hari ini Selena dan Fernando sedang berkunjung ke kediaman keluarga McKenzie.Hari ini adalah acara ulangtahun Alvaro putra pertama Fero adik nya Fernando dengan Jennifer.Feronica adik bungsu Fernando dan Adit suaminya pun turut hadir di sana.Selena semakin insecure saat melihat Feronica dan Jenny yang sedang hamil.Hati nya merasa teriris melihat pemandangan seperti ini,di mana ia belum dapat merasakan kehamilan seperti mereka.
Fernando menggenggam tangan istrinya,seolah ia tahu apa yang dirasakan oleh Selena.Fernando tersenyum manis kepada nya,ia seperti sedang memberikan kekuatan untuk Selena.Selena sekuat hati mencoba membendung air mata yang ingin lolos saat ini.
Keduanya berjalan menghampiri Fero dan Jenny tersenyum saat melihat kedatangan Fernando dan Selena.Jenny memeluk erat Selena seperti biasa kaum wanita selalu cipika cipiki saat bertemu.
" Makasih udah dateng ya kak." ucap Jenny kepada Selena.
" Iya Jen,tentu saja kami akan datang." jawab Selena.Pandangan Selena kini tertuju pada si tampan Alvaro yang baru saja menghampiri mereka semua.
" Aunty..!! " jerit Alvaro saat melihat Selena.Anak itu selalu antusias saat bertemu dengan Selena.Ia bilang aunty Selena terlalu cantik untuk uncle Fernando.
" Kalau sudah ada kak Selena pasti putra ku akan melupakan ku." protes Jenny sambil pura - pura merenggut kepada anak nya.
" Oh my God mom,aunty Selena itu spesial.Sudah besar nanti aku mau mencari jodoh secantik aunty." celetuk bocah kecil itu.
" Astaga anak kecil,kau tahu apa dengan jodoh." ejek Fernando lalu tergelak tawa.
" Ish, sebenarnya aku tidak setuju aunty dengan uncle." protes Alvaro sambil melipat kedua tangannya di depan dada.
" Kenapa seperti itu?" tanya Fero penasaran.
" Karena aunty terlalu cantik untuk uncle Fernando yang biasa saja." jawaban Alvaro mengundang tawa semua orang. Namun membuat Fernando rasa nya ingin menyumpal mulut bocah kecil itu dengan apa saja.
" Astaga Fero, apa benar ia putra mu." protes Fernando pura - pura kesal terhadap keponakan nya.
" Tentu saja,apa uncle tidak melihat aku sama tampan nya dengan daddy." ucap Alvaro penuh percaya diri.
" Oke kau tampan dan uncle biasa saja,tapi aunty cantik lebih mencintai uncle daripada dirimu nak." ejek Fernando tidak mau kalah.
" Tidak masalah uncle,lagi pula aku setia kepada Princess." balas Alvaro lalu duduk di dekat Feronica dan Adit.
" Hey anak kecil,kau masih kecil mana boleh mulai menyukai anak gadis." ledek Fernando membuat semua orang kembali tergelak tawa.Suasana pesta semakin ramai karena perdebatan antara Fernando dan Alvaro.
__ADS_1
Fernando yang seperti anak kecil dan Alvaro yang sok keren membuat keduanya sama-sama tidak mau Fernando kini duduk di dekat keponakan sok keren nya itu.
" Kau tahu, Princess itu menyukai Romeo." pancing Fernando kembali berdebat.
" Tidak masalah, asal kan besar nanti dia menjadi milikku." sahut Alvaro begitu menggemaskan di mata semua orang.
" Kalau sudah besar dia tetap menyukai Romeo bagaimana?" goda Fernando lagi.
" Akan ku kirim Romeo jauh dari jangkauan Princess,kalau perlu aku kirim ke planet lain saja." cerocos Alvaro.
" Oh astaga dia ini mirip seperti siapa sih?" tanya Fernando.
Beberapa menit berlalu pesta pun di mulai,Alvaro meniup lilin diiringi suara tepuk tangan dari para tamu.Dad Jeremy menghampiri Selena dan Fernando yang sedang asyik menikmati dessert yang disajikan.
" Apa kabar kalian?" tanya Dad Jeremy ramah.
" Baik dad." jawab Selena dan Fernando bersama an.
" Jadi kapan kalian akan memberikan Daddy cucu?" tanya dad Jeremy membuat Selena semakin frustasi.
" Kalian tidak menunda-nunda kan?" tanya nya lagi penuh selidik.
" Hal baik tidak perlu di tunda dad." balas Fernando lagi.
" Bagus kalau seperti itu,Daddy sudah tua .Daddy ingin melihat kalian memiliki anak." sahut Dad Jeremy membuat Selena menjadi semakin insecure.
Fernando menatap iba ke arah istrinya yang kini hanya menundukkan kepalanya.
💕💕💕💕
Di Indonesia berita kelahiran putri Kavin dan Kimmy terdengar oleh Michelle.Michelle masih merasa ini tidak adil bagi nya.Ia masih saja berambisi ingin memiliki Kavin.
Michelle melihat baby Starla yang sedang tertidur dalam stroller bayi.Pagi ini baby Starla baru saja selesai berjemur bersama Kavin di taman dekat mansion.Namun tiba-tiba saja ponsel Kavin berdering.Kavin pun menjawab panggilan tersebut.Ia tidak melihat ada sepasang mata yang sedang mengamati mereka .
__ADS_1
Pagi ini Michelle berencana menculik Starla,namun rencana Michelle dapat di ketahui oleh kak Romi.Pria itu mengikuti pergerakan Michelle sehingga saat Michelle hendak mengambil baby Starla yang sedang tertidur di dalam stroller bayi.Romi menarik Michelle menjauh dari baby Starla.
" Kenapa kamu menjadi seperti ini Michelle?" sentak kak Romi marah.
" Kamu sekarang seperti monster,kakak pikir kamu sudah melupakan segalanya setelah beberapa lama menghilang.Tapi ternyata Kakak salah." cerocos kak Romi panjang lebar.
" Aku mencintai Kavin kak." jawab Michelle dengan nada tinggi.
" Kau berambisi besar Michelle,ini bukan Michelle yang aku kenal." seru kak Romi kecewa.Ia begitu kecewa adik kecil nya yang begitu ia cintai kini berubah menjadi seperti ini.
" Lagi pula apa urusan nya dengan mu kak? kau bukan siapa-siapa ku,jangan mengatur ku seenaknya." sahut Michelle membuat Romi semakin kesal.
" Aku mencintaimu Michelle,aku mencintaimu sebagai wanita bukan sebagai adik.Aku tidak ingin kau semakin terjerumus dalam kejahatan." sentak kak Romi lalu pergi begitu saja meninggalkan Michelle yang terdiam mendengar ucapan kak Romi.
Ia tidak menyangka rasa sayang kak Romi kepadanya seperti rasa sayang kepada wanita bukan kepada adik.Kejadian tadi terlihat oleh ayah Michelle,ia tidak menyangka dengan segala yang ia lihat barusan.
Michelle yang berubah menjadi monster dan Romi putra angkat nya yang mencintai putri nya.Ayah Michelle melihat Michelle yang berjalan mengendap-endap tadi mengikuti gerak gerik Michelle yang mencurigakan.
Pria paruh baya itu menghampiri putri nya yang kini duduk di kursi taman.Ia duduk di samping Michelle, Michelle terkejut saat melihat ayah nya berada di sekitar taman.
" Ayah sejak kapan ada di sini?" tanya Michelle gelagapan.
" Sejak kamu hendak menculik bayi Kavin." ujar ayah Michelle.Terlihat jelas raut kecewa di wajah sang ayah, Michelle menggenggam tangan sang ayah.
" Kenapa kamu melakukan semua itu?" tanya ayah Michelle.
" Aku mencintai Kavin yah." jawab Michele.
" Itu bukan cinta tapi ambisi,kamu ingin hidup enak bersama nya." sahut ayah Michelle membuat Michelle mendongakkan kepalanya menatap wajah sang ayah.
" Cinta tidak pernah akan merebut apa yang sudah menjadi milik orang lain.Cinta akan bahagia melihat orang yang ia cintai bahagia walaupun tidak dapat memiliki." seloroh ayah Michelle membuat Michelle tersentuh hatinya.
" Sekeras apa pun kamu berusaha,apabila ia tidak berjodoh dengan mu sampai kapan pun tidak akan bersama.Lupakan lah ambisi mu Michelle,Kavin sudah berkeluarga." saran ayah Michelle.
__ADS_1
............
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕