
Pagi harinya
Pagi ini Ayka siap-siap untuk berangkat ke sekolah meskipun hatinya tidak baik-baik saja tetapi ia tidak mungkin untuk bolos sekolah dan meninggalkan pelajaran karena ia sudah berencana untuk bertemu dengan Kaindra nanti saja setelah pulang sekolah meskipun nanti di dalam sekolah ia akan bertemu dengan Kaindra, tetapi untuk masalah pribadinya, Ayka akan meminta untuk bertemu dengan Kaindra nanti sepulang sekolah dan tentunya tidak di dalam sekolah.
Ting
Baru saja Ayka ingin meninggalkan apartemen Brian tetapi ponselnya sudah berdering dan menandakan adanya pesan masuk.
Ayka mengurungkan niatnya untuk keluar dari apartemen Brian dan memilih untuk mengambil ponselnya dan membuka ponselnya itu manakala ada sesuatu yang penting yang akan menghubunginya.
Ya sedari kemarin setelah Ayka keluar dari restoran, Ayka memang sengaja mematikan ponselnya dan baru dihidupkan tadi pagi itupun setelah ia selesai mandi.
Dan pastinya ada beberapa panggilan tak terjawab dari kaindra dan juga beberapa pesan masuk dari Kaindra namun Ayka sendiri enggan untuk membacanya apalagi membalasnya dan hanya membiarkan pesan masuk itu saja.
__ADS_1
Ayka seketika melototkan matanya manakala ia mendapatkan pesan dari Sandra dan pesan itu berisi tentang foto di mana di sana terlihat Sandra dan juga Kaindra sedang tidur bersama.
[Jika kamu menginginkan bukti yang lebih mengenai hubunganku dengan Kaindra, temui aku tiga puluh menit lagi, aku akan memberikan bukti itu supaya kamu percaya jika memang aku dan suami kamu sudah berhubungan dan anak yang aku kandung ini adalah anak Kaindra]
Ayka menghela nafasnya panjang dari foto itu sudah terlihat jelas jika memang suaminya yang berada di sana dengan tidur bersama dengan Sandra dan tidak memakai pakaian selembar pun.
Dan tentu saja Ayka yang sudah membaca pesan dari Sandra menggelengkan kepalanya pelan ia tidak mungkin tidak menemui Sandra meskipun hatinya masih jengkel dan juga marah dengan perempuan itu yang nyatanya sudah merebut suaminya tetapi ia penasaran ia juga harus meminta penjelasan kepada Sandra nantinya apakah memang benar apa yang dilakukan oleh suaminya hingga membuat Sandra itu hamil.
Tanpa menunggu lama Ayka a langsung saja membalas pesan dari Sandra dan mengatakan jika dirinya bersedia untuk menemui Sandra tiga puluh menit lagi tanpa Ayka peduli kalau ia tidak sekolah hari ini.
Setelah membalas pesan dari Sandra, Ayka langsung saja menuju ke bawah di mana memang Brian sudah menunggu di parkiran apartemen dan Ayka mengatakan kepada Brian kalau ia hari ini tidak berangkat sekolah tanpa menjelaskan apa alasannya kepada Brian dulu.
"Kenapa? Apa kamu mau bertemu dengan Kaindra pagi ini?"
__ADS_1
Tanya Brian penasaran, yang mana kata Ayka tadi ingin bertemu dengan Kaindra setelah pulang sekolah tetapi kenapa baru saja akan mengatakan kalau perempuan cantik itu tidak akan berangkat sekolah pagi ini.
"Bukan, aku tidak bertemu dengan Kaindra melainkan bertemu dengan Sandra."
Ayka dengan cepat masuk ke dalam mobil Brian karena tempat yang ditujukan oleh Sandra itu sejalan dengan sekolahnya dan pastinya ia akan meminta Brian untuk mengantarkannya dulu ke restoran.
"Sandra, untuk apa perempuan itu ingin menemui kamu ? Aku ikut ya aku takut terjadi apa-apa nantinya."
Brian tentu saja tidak mau jika sahabat baiknya itu dilukai oleh Sandra terlebih lagi hati ikhlas saat ini masih benar-benar tidak baik dengan apa yang sudah menimpanya apalagi yang menurut cerita Ayka, Sandra memintanya untuk bertemu dan akan mengatakan sesuatu yang penting dengan Ayka yang membuat Brian tentu saja langsung berpikiran negatif.
"Tidak perlu, kamu sekolah saja .. aku baik-baik saja dan tentunya sandra tidak akan menyakiti ku karena tujuan utama dia untuk mendapatkan Kaindra mungkin akan segera terlaksana."
Setelah kengatakan itu, Ayka menyerahkan ponselnya kepada Brian dan tentunya supaya Brian melihat foto yang sudah Sandra kirimkan dan membaca pesan dari Sandra.
__ADS_1
"Yakin, kamu mau ke sana sendirian ..aku khawatir sama kamu Ay."
"Yakin, aku harus menyelesaikan masalah ini secepatnya, mungkin dengan ini aku mempunyai bukti untuk meminta Kaindra supaya jujur padaku, apakah memang benar apa yang ada di foto itu dan juga dengan pengakuan Sandra nantinya itu sama dengan apa yang Kaindra lakukan dan Kaindra ucapkan, dan setelah itu aku baru bisa mengambil keputusan dan tenang saja aku baik-baik saja nanti apalagi ini tempatnya di luar dan pastinya di sana ramai banyak orang."