
Siang ini Andrew harus kembali menemui Arumi di perusahaan nya. Tiba-tiba saja mobil Andrew mendadak mogok di tengah perjalanan.
Andrew keluar dari mobil,ia melihat tidak ada yang salah dengan mesin mobil nya. Mobil Arumi melewati jalanan tersebut,tanpa sengaja ia melihat Andrew yang kesulitan mengotak- atik mobil nya yang mogok.
Arumi turun dari mobil nya lalu menghampiri Andrew. " Ada apa bule tampan?" tanya Arumi masih tetap memanggil Andrew dengan panggilan itu.
" Entah lah,aku pikir tidak ada masalah namun mengapa ia mendadak mogok?" tanya Andrew selidik.
Arumi pun melihat tidak ada yang salah dengan mobil Andrew, tiba-tiba saja ia mengecek ke dalam mobil Andrew ia melihat indikator bensin mobil Andrew tenyata kosong.
" Selain tampan kau ternyata ceroboh tuan tampan,bensin mobil mu habis tentu saja ia berhenti" ucap Arumi membuat Andrew menepuk keningnya karena bisa-bisa nya ia lupa mengisi bahan bakar untuk kendaraan nya.
Andrew merasa malu,ingin rasanya ia pergi menjauh saja saat ini. Arumi pun menawarkan agar Andrew mengambil bensin dari mobil nya saja.
Setelah semua selesai,mereka pun mampir di sebuah kafe untuk membahas rencana mereka selanjutnya.
Di lihat-lihat Arumi tipe wanita ideal,selain cantik ia pun pintar dan dapat menyelesaikan segala masalah. Arumi pun begitu teliti dalam memutuskan sesuatu hal yang penting,ia selalu menghitung untung dan rugi.
Andrew mulai menyukai sisi lain gadis gesrek ini,namun ia masih terlalu gengsi untuk mengatakan kepada Arumi.
Bisa- bisa wanita itu akan merasa besar kepala dan salah mengartikan pujian Andrew.
Hingga saat ini Andrew masih belum membuka hati nya untuk siapa pun. Cukup bagi nya mencintai wanita yang salah. Ia tidak mau hati nya salah lagi untuk berlabuh.
Sejak saat itu Andrew dan Arumi sering bertemu untuk membangun proyek yang mereka buat. Rencananya mereka akan membuat resort di dekat pantai.
Arumi saat ini berpakaian begitu sexy membuat Andrew merasa panas dingin dibuat nya. Karena pakaian nya saat ini terlalu minim. Andrew melepaskan jas nya lalu ia ikat di pinggang Arumi membuat Arumi tersenyum dengan perhatian yang Andrew berikan.
" Terimakasih bule ganteng" ucap Arumi malu- malu meong.
__ADS_1
Andrew diam saja tanpa menjawab ucapan Arumi yang kegenitan kepada nya.
" Lain kali apabila bekerja dengan ku pakai celana panjang jangan celana pendek seperti itu. Kau tidak melihat banyak mata pria hidung belang yang memperhatikan mu" ketus Andrew tidak suka.
" Baik lah suami masa depan".
" Jangan bermimpi dan berharap sesuatu yang tidak akan pernah terjadi" cetus Andrew lalu melangkah kan kaki nya meninggalkan Arumi yang kini mengerucutkan bibirnya sambil bersidekap dada.
Huft!! sulit sekali meruntuhkan benteng pertahanan pria itu,apa dia salah satu pria impoten sehingga ia tidak tertarik kepada Arumi sama sekali.
Tapi tidak mungkin pria setampan dan sekaya dia tidak memiliki hasrat kepada wanita. Begitu banyak pertanyaan kini bersarang di pikiran Arumi.
Arumi menghela nafas kasar,ia pun berjalan mengikuti langkah kaki Andrew. Tiba-tiba saja Arumi menabrak punggung Andrew karena Andrew tiba-tiba saja berhenti. Arumi dapat merasakan aroma maskulin berasal dari tubuh pria tampan itu.
Oh astaga ingin rasanya Arumi berada dalam pelukannya sepertinya sangat menyenangkan. Lamunan nya terhenti saat Andrew menyentil kening Arumi dengan keras membuat Arumi meringis kesakitan.
" Awwww!!" pekik Arumi sambil memegang kening nya.
Setelah lama berjalan- jalan di lokasi pembangunan,kini Arumi, Andrew dan Morgan sedang beristirahat di sebuah restoran.
Arumi mengambilkan nasi untuk Andrew,ia terlihat seperti seorang istri yang sedang menyiapkan makanan untuk suami nya.
Saat ini mereka sedang makan malam bersama di tempat lesehan. Morgan ingin menggoda bos nya ia menyodorkan piring kosong kepada Arumi. Arumi pun mengisi piring Morgan dengan nasi dan lauk nya.
" Terimakasih nona,berasa punya istri saya" celetuk Morgan membuat Andrew yang baru saja menelan makanannya tersedak.
Andrew mendelik menatap asisten durjana nya itu,bisa- bisa nya ia menggoda Arumi. Ia pun menatap Arumi yang tersipu malu ketika mendapatkan pujian dari Morgan.
Andrew melonggarkan dasinya entah mengapa ia merasa sesak melihat pemandangan seperti ini. Sepanjang season acara makan malam,Arumi dan Morgan selalu bercanda gurau seolah mereka sudah kenal lama membuat Andrew tidak suka mendengar nya.
__ADS_1
Andrew memilih menyelesaikan makanan nya lalu pergi untuk cuci tangan.
" Morgan,bos mu itu sebenarnya normal nggak sih?" bisik Arumi kepada Morgan.
Morgan pun tertawa mendengar ucapan Arumi,ia pun balik berbisik kepada Arumi. " Dia normal hanya saja dia gengsian",ucap Morgan lalu tergelak tawa bersama Arumi.
Mereka tidak sadar di belakang mereka ada seorang pria yang tidak suka melihat kedekatan mereka. Bisa-bisa nya Morgan yang sangar menjadi lebay seperti sekarang. Apa asistennya itu kini menyukai Arumi? pikir Andrew menatap mereka selidik saat ia duduk kembali di depan kedua nya.
" Nona, bagaimana kalau aku mengantar mu pulang? tidak baik wanita secantik dirimu pulang sendirian", tawar Morgan lalu mengulas senyum.
" Boleh saja" jawab Arumi singkat.
" Tidak bisa,biar kita antar dia bersama. Aku harus bertanggung jawab karena membawa nya pergi hingga malam hari", ucap Andrew menyela pembicaraan mereka.
Arumi tersenyum senang mendengarnya, seperti nya benar apa yang di ucapkan oleh Morgan. Andrew tipe pria yang mempertahankan ego dan gengsi nya.
" Apa kau mau menemui kedua orang tua ku juga bule tampan?" goda Arumi lalu terkekeh.
" Aku hanya ingin mengantar mu,bukan melamar mu nona Salim," cetus Andrew lalu meminum minuman nya.
" Aku hanya mengatakan menemui kedua orang tua ku bukan melamar tampan," ucap Arumi membuat Andrew mendengus kesal.
Bisa- bisa nya ia terjebak oleh ucapan wanita ini,Andrew pun tidak melanjutkan ucapannya. Karena sepertinya dia lebih baik dari pada berbicara.
Setelah selesai makan Andrew mengantar Arumi dengan mobil nya. Sementara mobil Arumi di bawa oleh Morgan yang kini berada di belakang mereka. Morgan tersenyum senang, rencananya mendekat kan bos nya dengan Arumi berjalan lancar. Walaupun Andrew masih saja gengsi untuk mengatakan bahwa ia cemburu namun Morgan tahu apabila bos nya tadi sedang cemburu.
Andrew menatap Arumi yang kini tertidur di mobil nya,ia nampak cantik ketika tertidur. Namun ketika ia terbangun ia berubah menjadi menyebalkan karena ia terlalu cerewet dan genit kepada setiap pria.
....
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕