Terjerat Cinta Sang Pewaris

Terjerat Cinta Sang Pewaris
Semoga Belum Terlambat


__ADS_3

Hal yang pertama kali dilakukan oleh Bima setelah keluar dari rumah sakit itu adalah menuju ke rumah Kaindra, ia harus memberitahukan semuanya ini kepada Kaindra, jika semua yang terjadi hanyalah rekayasa dari Sandra saja.


Sebelum menuju ke rumah Kaindra, Bima ingin menghubungi sahabatnya dulu tetapi sayang sekali ponselnya tiba-tiba mati karena kehabisan baterai yang membuat Bima mau tidak mau harus melajukan mobilnya jagoan kecepatan tinggi karena ia tahu waktunya tidak banyak untuk bertemu dengan Kaindra dan juga Ayka.


Karena sebentar lagi acara pernikahan itu akan dilangsungkan dan jika ia telat membawa informasi ini maka semuanya akan sia-sia terlebih lagi jika sampai Kaindra menikahi Sandra yang jelas-jelas Kaindra sendiri tidak melakukan apapun terhadap Sandra dan kehamilan Sandra hanya pura-pura belaka.


Tetapi sayang sekali meskipun Bima sudah melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi yang ada di jalan yang macet hingga membuat Bima memukul stir kemudinya, ia tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan mencoba menghubungi Doni maupun Kaindra namun sayang sekali ponselnya mati.


Tidak bisa menunggu lama karena kemacetan yang di depannya itu bukan hanya kemacetan biasa karena adanya kecelakaan lalu lintas yang membuat jalan sebagian tertutup hingga akhirnya Bima meninggalkan mobilnya begitu saja dan laki-laki itu segera mencari ojek untuk cepat menuju ke rumah Kaindra.


Ia tahu nanti dirinya akan sedikit lambat bahkan mungkin Kaindra sudah berada di hotel namun Bima tetap saja bersikeras untuk menuju ke rumah Kaindra dulu karena bukan hanya Kaindra yang perlu dijelaskan tetapi Ayka juga 


Ya Bima tahu jika Ayka saat ini masih berada di kediaman Harjuno di mana Ayka dikurung di dalam kamar dan itu semua atas permintaan Kaindra karena Kaindra tidak ingin jika Ayka keluar dari rumah itu apalagi meninggalkannya.


Hingga akhirnya setelah beberapa menit menempuh perjalanan dengan menggunakan ojek, Bima sudah sampai di rumah Kaindra tetapi sayang sekalinya tanya rumah itu sepi dan menunjukkan kalau rombongan Kaindra sudah menuju ke hotel.


"Sial!!!"


Dengan bergegas Bima masuk ke rumah Kaindra, setelah ia bertanya kepada satpam jika yang dipikirkannya adalah benar kalau semuanya sudah berangkat ke hotel tempat berlangsungnya pernikahan siang ini.


"Lalu Nona Ayka, apa juga ikut Pak?"

__ADS_1


Tanya Bima kepada Pak satpam yang pastinya Pak satpam tahu siapa saja yang keluar dari rumah ini termasuk Ayka, sementara Pak satpam sendiri tidak tahu jika beberapa jam yang lalu Ayka sudah keluar dari rumah ini.


"Nona Ayka tidak ikut, Nona muda masih berada di dalam rumah tentu saja di dalam kamar karena tuan Kaindra memang sengaja meminta Nona Ayka untuk tinggal di rumah saja."


Ya satpam itu adalah satpam kepercayaan Kaindra dan semuanya berkaitan dengan Kaindra, dia tahu karena memang Kaindra sengaja menitipkan Ayka kepadanya dan bertugas untuk menjaga dan mengawasi setiap gerak-gerik Ayka terlebih lagi saat ini pastinya Ayka mencoba untuk melarikan diri dari kedua kediaman Harjuno.


"Oke kalau begitu saya masuk ya Pak, Saya mau menemui Ayka karena harus menyampaikan berita penting ini."


Satpam itu pun mengangguk karena dia kenal betul dengan Bima yang tak lain dan tak bukan adalah sahabat dari Kaindra dan tidak mungkin juga jika Bima macam-macam dengan istri dari bosnya itu atau mencoba membawa kabur Ayka.


Ya Bima sudah masuk ke dalam rumah dan tampaknya sepi hanya menyisakan beberapa asisten rumah tangga saja yang memang bertugas untuk membersihkan rumah ini sementara yang lainnya ikut ke acara Kaindra.


Bima dengan cepat menuju ke lantai atas lantai di mana di sana terdapat kamar Kaindra dan Ayka, dan ia percaya bahwa Ayka berada di sana.


"Ay, Bukain pintu ini aku."


Meskipun Bima tidak menyebutkan namanya namun ia percaya jika Ayka mengenali suaranya dan bisa dipastikan Ayka pasti akan membuka pintu untuk Bima tanpa bertanya lagi mengapa Bima sampai datang ke kamarnya.


Tetapi sayang sekali sudah beberapa kali Bima mengetuk pintu tidak ada sahutan dari dalam kamar yang membuat Bima penasaran apa yang terjadi dengan Ayka di dalam kamar itu.


Tidak mungkin juga jika Bima merusak pintu itu yang jelas jelas ini bukan haknya hingga Bima turun ke bawah untuk menemui asisten rumah tangganya dan menanyakan apakah ada kunci cadangan kamar Kaindra.

__ADS_1


"Sebentar Mas, saya ambilkan."


Ya bisa dikatakan kalau Bima lancang namun ini sangat gawat sekali ia sudah berpikiran yang tidak tidak tentang Ayka, kalau Ayka tidak kenapa-napa ya pastinya Ayka sudah kabur dari rumah ini.


Hingga akhirnya Bima yang sudah mendapatkan kunci dari simbok langsung saja menuju ke atas lalu membuka kunci pintu kamar Kaindra yang mana memang benar-benar ia sangat kuatir dengan istri dari sahabatnya itu.


Ceklek..


"Ay..."


Ucap Bima ketika sudah membuka pintu kamarnya berharap jika Ayka masih ada di dalam dan tidak kenapa-kenapa tetapi sayang sekali setelah Bima mengedarkan pandangan matanya ke segala arah untuk mencari di mana keberadaan Ayka, tetapi laki-laki itu tidak menemukan sama sekali di mana Ayka berada dan  Bima juga tidak mendengar gemericik air yang berasal dari kamar mandi dan itu tandanya Ayka tidak ada di sana.


Bima makin penasara,n namun ia lega berarti Ayka tidak berbuat macam-macam dengan kata lain Ayka tidak mencoba untuk bunuh diri, namun Bima langsung saja memikirkan matanya ketika melihat jendela yang terbuka lebar dengan sprei yang bergelantung ke bawah yang membuat Bima jadi melangkahkan kakinya untuk melihat ke sana.


"Astaga Ayka kabur!!"


Tidak tahu lagi ke mana Bima harus mencari Ayka,  laki-laki itu saat ini panik, ingin rasanya ia menghubungi siapa namun tidak bisa dan Bima percaya jika Ayka memang benar kabur dari tempat ini


Tidak tahu harus bagaimana lagi, Bima akhirnya memutuskan untuk keluar dari rumah Kaindra kemudian laki-laki itu menuju ke sebuah hotel di mana satu jam lagi akan dilangsungkan pernikahan Kaindra dengan Sandra yang mana Bima harus cepat-cepat menuju ke sana mungkin saat ini yang dilakukan adalah memberikan informasi yang benar kepada Kaindra dan kedua orang tua Kaindra lalu membatalkan pernikahan Kaindra dengan Sandra baru kemudian mencari keberadaan Ayka.


Kali ini Bima menggunakan motor sport milik Kaindra di mana ia tidak mau terkena macet lagi karena pastinya jalan menuju ke hotel itu hari ini sangat padat padatnya meskipun tidak terjadi apa-apa namun Bima yakin jika saat ini banyaknya mobil yang berlalu lalang untuk melintasi jalanan.

__ADS_1


Dan tanpa permisi pula laki-laki itu mengeluarkan mobil sport milik Kaindra yang berada di garasi, bahkan satpam yang di sana pun tidak bertanya apa-apa dan juga tidak menghentikan apa yang dilakukan oleh Bima karena sepertinya dilihat dari raut wajah Bima laki-laki itu sedang buru-buru untuk mengejar waktu.


"Semoga aku bisa datang tempat waktu sebelum pernikahan itu berlangsung."


__ADS_2