
Setelah selesai diperiksa Fernando diperbolehkan untuk masuk ke dalam ruangan.Ia melihat Selena yang masih terbaring di atas ranjang rumah sakit.
" Jadi istri saya kenapa ya dok?" tanya Fernando cemas.
" Tidak apa-apa tuan,hal seperti ini wajar terjadi saat trisemester pertama." ucap dokter tersebut membuat Fernando tercengang mendengar nya.
" Trisemester? maksud dokter istri saya sedang hamil?" tanya Fernando seolah ia masih tidak percaya dengan apa yang ia dengar.
" Istri anda sedang mengandung tuan,usia kandungan nya sudah berjalan 6 minggu ." jawab dokter tersebut lalu mengulas senyum.
" Terimakasih tuhan, akhirnya apa yang kami inginkan terkabul." ucap Fernando.Ia lalu berjalan menghampiri Selena yang masih terbaring lemah.
Fernando duduk di kursi yang berada di dekat ranjang ia pun mengecup punggung tangan istrinya.Ia begitu bahagia mendengar kabar yang begitu mereka nantikan selama ini.Di mana kini dalam rahim Selena sudah ada buah hati mereka.
Beberapa menit kemudian Selena mulai membuka mata nya,ia memegangi keningnya yang sedikit pusing.Selena mencoba untuk bangun dari tidur nya, Fernando membantu Selena.
" Aku kenapa ada di sini?" tanya Selena saat melihat suaminya kini berada di samping nya.Bukannya tadi ia bersama dengan Jennie di taman kota namun mengapa kini ia berada di rumah sakit.
" Kamu tadi pingsan sayang." jawab Fernando lalu mengusap lembut pipi sang istri.
" Biarkan ia banyak istirahat ya tuan,nyonya tidak boleh terlalu banyak pikiran.Karena akan berdampak buruk kepada janin kalian." ucap dokter mengingat kan.
" Janin?" tanya Selena membeo.
" Iya sayang, saat ini kamu sedang hamil sayang." jawab Fernando.
__ADS_1
Selena begitu bahagia mendengar ucapan suaminya, akhirnya penantiannya selama ini membuahkan hasil.Air mata Selena jatuh begitu saja membasahi kedua pipinya.Fernando memeluk istrinya yang begitu terharu mendengar kabar baik ini.
Fero dan Jenny yang baru saja memasuki ruangan begitu bahagia saat mendengar kabar bahagia yang selama ini mereka nantikan.
Beberapa jam kemudian Selena diizinkan pulang kerumah karena kondisinya sudah mulai membaik.Dad Jeremy mendengar kabar baik tersebut kini sudah berada di kediaman Fernando dan Selena.
" Apa kalian tidak ingin pindah ke mansion saja?" tanya dad Jeremy kepada Selena dan Fernando.
" Nanti akan kami pikirkan kembali dad." jawab Fernando.
" Kenapa? apa kau tidak ingin menemani masa tua Daddy?" tanya sang Daddy lagi.
" Bukan begitu dad,kami masih ingin menikmati masa pacaran kami." jawab Fernando asal.
Jenny dan Selena yang mendengar ucapan Fernando langsung menepuk keningnya.Oh astaga Fernando cemburu kepada bocah kecil yang tidak lain adalah keponakan nya sendiri.
" Kamu cemburu sama keponakan mu sayang?" tanya Selena menggoda suami nya.
" Mana ada aku cemburu sama anak kecil seperti Al." kilah Fernando.
Tiba - tiba saja terdengar suara bocah menyebalkan yang baru saja masuk.Anak kecil itu berjalan sambil memasukkan tangannya ke dalam saku celananya.Alvaro baru saja datang bersama Feronica.
" Ish ish ish ..bilang nya tidak cemburu tapi uncle takut posisi uncle tergeser oleh ku kan?" tanya Alvaro dengan nada mengejek.
Fero dan yang lainnya terkekeh melihat perseteruan uncle dan keponakannya itu.Sementara Fernando kini berjalan menghampiri keponakan sok keren nya itu.Ia memeluk Alvaro penuh kasih sayang.Walaupun Alvaro sering berkata menyebalkan namun ia tetap lah keponakan yang paling ia sayangi.
__ADS_1
" Uncle please,jangan peluk aku.Nanti ketampanan ku luntur karena wajah biasa uncle."celetuk bocah kecil itu membuat Fernando semakin gemas terhadap nya .
" Fero apa benar dia tidak tertukar dengan Romeo?" tanya Fernando meyakinkan.
" Kenapa kak?" tanya Fero di sela tawa nya.
" Dia semakin besar kenapa mirip sekali dengan Key." protes Fernando diiringi tawa semua orang yang ada di sana.
" Aku ingin anak ku nanti seperti Alvaro yang tampan dan menggemaskan." sahut Selena lalu tersenyum.
" Mana ada seperti itu sayang,aku kan Daddy nya ya tentu harus mirip dengan ku." balas Fernando menggerutu,ia tidak terima anak nya nanti harus mirip dengan bocah tengil ini.
" Why uncle? kau tak lihat betapa tampannya aku." ucap Al penuh percaya diri.
" Tetap saja kau menyebalkan." elak Fernando seperti anak kecil ikut menanggapi ucapan Alvaro.
" Dad,aku tidak bisa pindah ke mansion.Daddy lihat cucu mu ini begitu menyebalkan." ucap Fernando sambil menatap Alvaro.
" Ish ..bilang saja uncle takut kalah saing dengan ku." ucap Alvaro sambil melipat kedua tangannya di depan dada.
Fernando dan Alvaro pun terus saja berdebat dan tidak ada satu pun yang mau mengalah.Selena tersenyum menatap mereka semua.Kebahagiannya kini semakin bertambah dengan kehadiran buah hati nya nanti.
.......
Jangan lupa like komen dan vote bestie
__ADS_1