
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Bai li berjalan dengan cepat memasuki club,padahal hari masih sore tapi dia ingin segera menemui citra. Dia ingin secepat nya mengetahui kondisi yang sebenarnya,dia yakin pasti ada sesuatu dibalik semuanya.
ceklek
Bai li membuka pintu kamar citra begitu saja,membuat citra terkejut dan berteriak. Bai li tadi nya menanyakannya pada pelayan di club itu keberadaan citra dan pelayan itu mengatakan kalau citra masih berada didalam kamar nya.
"aaakkkhh.....kenapa anda tidak mengetuk pintu terlebih dahulu tuan?"teriak citra dengan ketus
Citra baru selesai mandi,dia akan melayani tamu seperti biasa nya. Tapi saat ingin memakai pakaiannya,malahan dia terkejut dengan pintu yang dibuka begitu saja
Bai li mengernyitkan dahi nya,dia menatap tak percaya pada citra yang berusaha menutupi tubuh nya. Biasanya wanita malam akan memperlihatkan tubuh nya tanpa rasa malu sedikit pun,karena dengan tubuh nya itu lah makanya pria bisa tertarik pada nya.
__ADS_1
"aku hanya ingin menanyakan alamat dan nomor ponsel nadya" jawab bai li yang masih menatap tubuh citra
"bisa kah anda keluar lebih dulu?" tanya citra masih menutupi tubuh nya dengan handuk
Mau tak mau bai li menuruti permintaan citra,dia menunggu citra didepan. Dia merasa bingung melihat citra yang seperti takut jika tubuh nya dilihat oleh bai li,padahal yang didengar nya citra sering melayani para pria kesepian.
Ceklek
Terlihat citra keluar dari dalam kamar nya menggunakan pakaian yang minim,tapi tidak seperti tadi yang tubuhnya te*lan*jang dan hanya ditutupi handuk. Bai li menatap malas pada citra,begitu juga sebaliknya
Bai li membaca alamat yang tertera dikèrtàs itu,dia juga melihat ada nomor telpon disana. Dengan segera dia mengambil ponselnya dan menekan nomor yang ada disana,citra masih berdiri didepan kamar nya
"dan satu lagi tuan bai li,tolong ketuk pintu terlebih dahulu jika mau masuk kedalam kamar seorang wanita walaupun wanita itu hanya lah wanita malam" jelas citra dengan nada ketus nya
__ADS_1
Citra berjalan keluar dari lorong kamar nya itu,dia meninggalkan bai li yang masih termenung disana mendengar ucapan citra tapi kemudian dia tersadar. Dia kembali menatap ponselnya yang sudah tersambung di telponnya
"hallo...."terdengar suara wanita diseberang sana
"nad....ini aku bai li,bisa kita bertemu ?" ucap bai li dengan tegas
"hhmmm...datang saja kerumah ku,aku tidak bisa pergi keluar saat ini" jawab Nadya dan langsung menutup telponnya
Bai li menepuk kening nya,dia merasa kesal melihat Nadya yang mematikan panggilan nya begitu saja. Bai li berdiri dan berjalan menuju pintu keluar club,dia ingin segera menemui Nadya dan menanyakan semua mengenai dessy pada Nadya.
Nadya sudah merasa kesal dengan bai li yang tidak menghiraukan dessy,sampai akhirnya bai li menikahi lili. Hal itu semakin membuat Nadya kesal,Nadya sudah di hubungi oleh citra terlebih dahulu sebelum citra memberikan alamat dan nomor telpon nya. Nadya akan memberitahukan semua nya pada bai li mengenai dessy dan anak nya,juga perlakuan paman jiang yang menginginkan putri nya digugurkan saat didalam kandungan .
bersambung
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ