
❣❣❣❣❣❣❣❣❣
Ibu ratu tersenyum lembut,dia sangat menyayangi kedua putri nya . Tak sia-sia beliau mengajarkan kebaikan pada kedua putri nya,dia mengangguk dan menatap ke arah herry
"benar,sebaiknya dea saja yang menemani kinara. Besok dia pasti akan sembuh ,mungkin dia hanya merindukan sosok ibu" ucap ibu ratu dengan lembut
"terima kasih bu,besok saya akan mengantarkan dea kembali kesini lagi bersama dengan kinara" jawab herry,dia menatap dea yang sudah mengalami ibu nya
Herry ikut menyalami ibu nya ratu dan dea,dia pun permisi dan meminta ijin untuk membawa dea. Tak lama mereka pun berada didalam mobil,hanya ada keheningan dari kedua nya. Dea dan ibu nya Sudah mengetahui semua mengenai kehidupan herry,mereka merasa kasihan pada kinara yang ditinggalkan ibu nya saat baru lahir
Dea masih sibuk dengan ponselnya,dia mengirimkan pesan pada ratu . Memberitahukan kondisi kinara,siapa tau ratu bersedia mampir ke rumah herry sebentar besok pagi sebelum dia pulang. Begitu lah yang dipikirkan oleh dea,sementara herry sesekali menatap wajah dea sambil menyetir mobil nya
Tak berapa lama akhirnya mereka sampai,didepan rumah herry sudah menunggu suami nya bik lena. Mereka ingin memberitahukan kalau dokter sudah datang,karena sebelum pergi herry berpesan untuk memanggil dokter agar dapat memeriksakan kondisi kinara
__ADS_1
"malam dok,bagaimana anak saya?" sapa herry yang sudah berjalan mendekati dokter yang berdiri didepan pintu juga
"saya baru saja tiba pak,ini mau masuk dan memeriksa keadaan putri anda" jawab dokter yang biasa dipanggil oleh herry
"oh....kalau begitu ayo kita masuk" ucap herry yang berjalan lebih dulu,sedangkan dea dan dokter tadi mengikuti dari belakang
Didalam kamar,dokter langsung memeriksakan keadaan kinara. Herry dan dea pun memperhatikannya,mereka merasa khawatir dengan keadaan kinara hingga akhirnya dokter pun selesai memeriksa
"kinara hanya demam saja,berikan obat ini dan biarkan dia istirahat " ucap dokter
Herry pun mengantarkan dokter sampai kedepan pintu rumahnya,kemudian dia menyuruh bik lena untuk pulang. Dia merasa kasihan pada bik lena yang sudah menjaga kinara dari pagi hingga sampai saat ini,setelah semua sudah pergi. Herry kembali ke kamar kinara,dia melihat dea yang masih mengelap wajah kinara yang mulai berkeringat denagn kain yang ada disana.
Disana juga ada baskom dengan air biasa serta kain lap juga,seperti nya bik lena sudah mengompres kening kinara lebih dulu. Herry berjalan mendekati tempat tidur kinara,dia duduk di dekat kaki kinara.
__ADS_1
"kamu tidur ditempat tidur saja,biar saya tidur di sofa itu." jelas herry,dia merasa tidak enak harus meninggalkan dea dnegan kinara. Bukan karena takut kinara di apa-apa in oleh dea,tapi lebih menjaga perasaan dea yang bukan seorang pesuruh nya
kriiing....kriiing....
Tak lama ibu nya menelpon,ibu nya hanya tau nomor ratu dan dea. Itu pun hanya tau nama nya,tidak pandai melihat nomor-nomor nya. Dea melihat ponsel nya,kemudian mengangkat nya
"ya bu...." jawab dea
"bagaimana keadaan kinara nak?apa sudah baikan?" tanya ibu dea yang merasa khawatir juga
Mendengar pembicaraan kedua nya membuat herry merasa sangat senang ,keluarga ratu perduli dengan anak nya. Sedangkan ibu kandung kinara entah berada dimana
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘