
💙💙💙💙💙💙💙💙💙
Ramly mengerti apa yang dirasakan dessy,seharusnya disaat dirinya sedang mengandung seperti ini dia harus mendapatkan perhatian ekstra dari suami. Dessy juga tidak boleh banyak pikiran,karena bisa mengganggu kesehatan si bayi.
Ramly sedikit banyak nya tau mengenai kehamilan,karena kakak nya saat hamil tinggal bersama nya. Walaupun kakak ipar nya selalu setiap saat menemani kakak nya,tapi kakak nya itu sangat sensitif. Dia juga ikut menjaga kehamilan kakak nya itu,sehingga sedikit banyak nya dia mengerti mengenai kehamilan seorang wanita.
"mau nya aku yang menghamili mu ya?biar aku bisa terus bersama dengan mu"ucap ramly sambil menghentikan mobilnya didepan rumah yang cukup besar
Dessy hanya tersenyum,dia tidka mau menanggapi ucapan ramly. Bagi nya saat ini yang terpenting bekerja dan membesarkan buah hati nya,walaupun bai li tidak mengetahui nya tapi dia yakin semua nya akan berjalan baik.
Ramly turun lebih dulu,diikuti dengan dessy. Ramly berjalan memasuki rumah yang terbilang mewah walaupun tidak besar,dessy mengikuti dari belakang nya. Terlihat seorang wanita paruh baya datang menghampiri ramly,dia menundukan kepalanya dihadapan ramly
"siang tuan muda,apa anda akan makan dirumah?" sapa wanita paruh baya itu
__ADS_1
"hhmm....ya,siapkan makanan . Aku akan makan bersama asisten ku" jawab ramly dengan tenang
"bik....ini dessy,dia akan mengurus keperluan ku selama dirumah. Tolong bantu ajarkan dia ya bik" ucap ramly dan wanita paruh baya itu mengangguk.
"sekarang kamu sama bibik ya,aku mau ke ruang kerja dulu" ucap ramly menatap ke arah dessy,dessy menganggukan kepala nya.
"ayo mbak dessy,saya bibik arum " ajak bibik itu dengan lembut
Setelah kepergian ramly,bibik mengajak dessy menuju kamar yang berada tak jauh dari kamar ramly. Dessy melihat kamar itu dengan seksama,kamar yang lumayan luas menurut nya. Dia merasa tidak enak untuk tidur dikamar itu,karena dia juga seornag pekerja dirumah itu.
"memang nya kenapa disini mbak dessy?"tanya bibik
"kamar ini terlalu besar dan bagus buat aku,hhmm....bik,panggil dessy aja ngak usah pake mbak" jawab dessy lembut
__ADS_1
"tadi tuan ramly mengatakan kalau kamu adalah asistennya,jadi kamar mu harus dekat dengan kamar taun muda" jelas bibik
"disana kamar tuan muda,disebelah nya adalah kamar tamu. Jika ibu atau kakak nya tuan muda datang maka akan menginap dikamar itu,hanya ada kamar ini yang tersisa " jelas bibik lagi
"tapi bik,ini terlalu besar dan bagus untuk aku...aku bisa tidur dikamar pelayan saja bik,nanti biar aku yang bilang pada ramly bik" ucap dessy
"tapi dess " jawab bibik dan langsung dipotong oleh dessy
"aku ngak apa-apa bik, aku merasa ngak enak aja sama bibik dan yang lainnya karena disini aku juga seornag pekerja bik "potong dessy yang merasa tidak enak
"baik lah.....ayo bibik antar kan ke kamar belakang "ucap bibik dengan lembut membawa dessy ke arah dapur,disana ada sebuah kamar yang memang dikhususkan untuk pelayan.
Dessy tersenyum melihat sekeliling kamar yang sederhana itu,seperti kamar nya di club. Ada kamar mandi kecil juga didalam nya,jadi dia tidak perlu keluar untuk mandi atau buang air kecil jika malam hari
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘