
💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙
Laras kembali sudah menjelang petang,hampir seharian ini dia pergi mencari rumah kontrakan tapi tidak ada yang kosong dan dia kembali dengan tubuh yang lelah juga belum makan dari siang
Sedangkan wildan dan ibu laras sudah makan siang yang dibuatkan oleh bibik,bahan-bahan makanan juga sudah dibeli dari uang wildan. Semuanya sudah diatur oleh wildan ,sehingga semua nya berjalan lancar. Para tukang juga sudah pada pulang ,mereka sudah selesai membuat apa yang diminta oleh Wildan. Rumah laras juga sudah kosong,semua barang sudha dipindahkan ke rumah wildan. Lagi pula laras tidak mempunyai banyak barang jadi tidak butuh waktu lama untuk memindahkan barang mereka
tok....tok....tok...
Laras mengetuk pintu rumah nya yang terkunci,tapi tidak ada yang membukanya. Dia memilih untuk kerumah wildan dan menanyakan keberadaan bibik nya dan ibu nya,dia merasa kalau ibu nya pasti sudah sadar dari tadi.
tok....tok...tok...
"hhmm....kau sudah pulang?"tanya wildan yang membukakan pintu untuk laras
__ADS_1
"iya....maaf mengganggu tuan,apakah bibik dan ibu ku ada?"tanya laras menatap ke arah dalam rumah wildan,dia melihat beberapa barang miliknya
"masuklah....bibik dan ibu mu ada dikamar nya" jawab wildan
Laras berjalan melewati tubuh wildan yang masih berdiri tegak di dekat pintu,tercium aroma parfum laras yang membuatnya suka. Seketika wildan menarik tangan laras hingga tubuhnya masuk kedalam pelukannya,laras terkejut. Dia mencoba mendorong tubuh wildan hingga dia berhenti setelah mendengar bisikan dari wildan
"hei....sebentar saja,aku tau kau sudah diusir dari rumah kontrakan itu kan....hhmm....aku akan mengijinkan kalian tinggal disini untuk sementara,atau selama nya...hhmm...ini rumah ku,aku sudah membelinya..." bisik wildan sambil menghirup aroma tubuh laras dileher nya membuat laras merasa sedikit geli,laras tetap mendorongnya
"dengar.....ibu baru saja sadar,jika beliau tau kalian diusir apa beliau tidak akan shock?sebentar saja.....biarkan aku memeluk mu,atau kau ingin dipeluk ditempat lain tanpa ibu dan bibi mu tau?" bisik wildan yang kini sudah melepaskan pelukannya tapi tangannya masih memegang tangan laras
"kau mau apa?"tanya laras dengan tatapan tajam nya,dia menghempaskan tangan wildan
"laras....kamu sudah pulang sayang?ayo kita kembali kerumah kita,tidak enak dengan baik wildan jika kita harus tidur ditempat nya. Kamar itu sangat nyaman sekali,ibu takut nanti nya ngak mau balik lagi kerumah kita kalau kita lama-lama disini" teriak ibu laras dari arah dalam rumah wildan
__ADS_1
"hhmm....bu,sebaiknya kita menginap disini saja sementara waktu karena rumah kita akan di perbaiki oleh tukang....tadi siang pemiliknya datang dan membersihkannya " jelas aurora
"benarkah?tapi...apa kita tidak akan membuat nak wildan tidak enak?"tanya ibu laras
"aku ngak masalah bu,tinggalah selama kalian mau jangan sungkan. Anggap saja rumah sendiri " jelas wildan
"terima kasih nak wildan,maafkan kami yang selalu merepotkan mu. Bibik sudah siapkan masakan untuk makan malam"ucap ibu laras dengan tersenyum
Ibu laras masuk lebih dulu,sedangkan laras yang ingin mengikuti ibu nya malah tangannya ditarik oleh wildan membuat laras terkejut. Laras menatap wildan yang tersenyum dengan berbeda,dia yakin wildan sedang merencanakan sesuatu
"setelah makan malam,temui aku diruangan belakang" bisik wildan dan berjalan lebih dulu mengikuti ibu laras,sedangkan laras malah berhenti karena bingung mendengar ucapan wildan
Wildan dan ibu laras sudah duduk dimeja makan,laras juga sudah ikut bergabung menatap ke arah wildan dengan tatapan sinis. Ibu laras sudah mengetahui mengenai rumah mereka,jadi dia hanya bisa menerima bantuan wildan.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘