
π·π·π·π·π·π·π·π·π·
Laras melangkah maju menuju ke arah wildan dan kedua ornag tua nya,dia menatap mama wildan yang terlihat tersenyum. Saat sampai didepan mereka ,tubuh laras langsung dipeluk kedalam pelukan mama nya membuat laras terkejut
"ternyata kamu suka wanita yang seperti ini ya...." ucap mama wildan melepaskan pelukannya dan memperhatikan tubuh laras dari atas ke bawah
"hhmm....sudahlah,ayo kita makan " ucap papa wildan yang kini merangkul bahu wildan menuju ke arah meja makan.
"bagaimana kabar mu?kenapa tidak pernah datang kesini?kami sangat merindukan mu" tanya papa wildan,dia memang selalu sibuk dan jarang dirumah dari dulu. Tapi setiap pulang bekerja,dia selalu menyempatkan diri untuk melihat wildan yang sudah tidur dikamar nya
__ADS_1
Begitu juga dengan mama nya wildan,dia pun melakukan hal yang sama seperti papa nya wildan dan hal itu tidak diketahui oleh wildan karena wildan yang sudah tertidur. Mama wildan juga menggandeng tangan laras menuju meja makan,disana sudah disiapkan beberapa makanan yang cukup mewah menurut laras
Laras duduk disebelah wildan,tubuh nya merasa tegang karena baru kali ini dia makan bersama kedua orang tua pria. Selama ini memang dia tidak pernah dekat dengan yang nama nya pria apalagi dengan kedua orang tua pria itu,wildan lah pria pertama yang dekat dengan nya bahkan menyentuh tubuh nya walaupun tidak mengambil kesuciannya namun setiap sentuhannya membuat dirinya merasa menikmati nya.
Mama wildan mengambilkan makanan di piring laras,laras menolaknya tapi mama wildan mengatakan jika dirinya sangat senang karena akhirnya wildan mau menikah juga. Mama wildan memang sudah menyukai laras,sΓ at wildan mengirimkan foto laras pada mama nya.
"kalau urusan apa yang sudah diberikan oleh wildan,anggap saja sebagai bayaran karena wildan sudah menjadi kekasih mu dan kau menemani wildan selama ini. Kami ngak masalah dengan semua nya" jelas mama wildan lagi
Laras membulatkan matanya,dia juga terkejut dengan ucapan mama wildan. Menurutnya ini adalah kesempatan yang bagus buat nya,dia bisa menikmati hidupnya tapi kemudian dia mengingat setiap hari yang dilewatinya bersama dengan wildan. Entah kenapa dia merasa tidak mau meninggalkan wildan begitu saja,dia ingin terus bersama dengan wildan . Mungkin laras sudah mulai menyukai keberadaan wildan
__ADS_1
Wildan menatap wajah laras,dia sangat berharap laras menolak ucapan mama nya. Tapi wildan melihat wajah laras yang tersenyum,dia yakin kalau laras akan mau mendengarkan ucapan mama nya karena memang laras sangat terpaksa menerima dirinya menjadi kekasih saat itu jika wildan tidak memaksanya mungkin saat ini laras akan meninggalkannya segera.
"bagaimana sayang?kamu pasti dipaksa oleh wildan kan?" tanya mama wildan dengan lembut
"walaupun mama sudah mulai menyukai mu,tapi jika kamu terpaksa bersama dengan wildan lebih baik jangan karena hubungan yang dimulai dengan terpaksa akan membuat kedepannya menjadi tidak baik. Apalagi jika itu adalah pernikahan yang dipaksakan" jelas mama wildan menatap laras sambil tersenyum
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ
__ADS_1