
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹182
Pintu ruangan darul sedikit terbuka,ratu berniat masuk. Dia mendengar kalau darul sedang menelpon viona,karena dia menyebut nama viona. Hati ratu terasa sesak,tapi dia berusaha untuk tenang.
ceklek
Ratu membuka pintu ruangan itu,terlihat darul dan asistennya melihat ke arah dirinya berdiri. Ratu menampilkan senyuman diwajah nya sambil menaikan bungkusan yang dibawa nya
"aku bawa makan siang,yuk makan bersama . Sekalian ada yang ingin aku bicara kan" ucap ratu sambil tersenyum dan berjalan menuju meja diruangan itu
Ratu meletakan bungkusan diatas meja,dia melihat darul yang bersiap untuk pergi keluar. Sedangkan asisten darul masih berdiri didalam ruangan itu
"aku mau makan siang dengan viona,kau makan siang saja dengan herry " ucap darul yang langsung pergi tanpa mendengar jawaban dari ratu
__ADS_1
Ratu menatap pria yang lebih dewasa dari darul,dia tersenyum saat mata mereka saling bertatapan. Ratu menyiapkan bungkusan makanan untuk asisten darul yang bernama herry itu,kemudian minumannya juga yang diletakan disebelah nya
"ayo....kita makan dulu,sayang kan bila dibuang" ucap ratu yang mulai meminum jus buah miliknya
Herry duduk didepan ratu,dia menatap wajah ratu yang terlihat sedih. Dia tidak tau harus menyampaikan hal apa pada ratu,karena memang dia tidak pandai merayu wanita agar tidak menangis. Mata ratu sudah berkaca-kaca,tapi dia menahan untuk tidak menangis .
"menangis lah jika ingin menangis,jangan menahan nya" ucap herry,mata ratu kini sudah berair. Dia menatap ke arah herry ,kemudian dia terus menangis sambil makan .
Herry ikut makan didepannya,dia membiarkan ratu menangis hingga saat ini ratu sudah berhenti menangis. Wajah nya terlihat sembab,tak lama ponselnya berbunyi. Dia mengangkat panggilan telponnya tanpa sengaja foto USG nya keluar dan dilihat oleh herry.
"nona....anda hamil?"ta nya herry saat ratu mematikan panggilan telpon nya
Ratu hanya tersenyum,dia bingung bagaimana mengatakan pada herry. Herry sangat tau mengenai foto USG itu karena saat istri nya hamil, dia melihat foto itu berkali-kali. Herry seorang duda,istrinya yang merupakan seorang asisten make up artist memilih tidak mau hamul tapi tuhan memberikan mereka anak hingga dia harus cuti setahun untuk melahirkan .
__ADS_1
Setelah melahirkan putri nya,istri herry meminta cerai dan pergi meninggalkan nya untuk urusan pekerjaan. Makanya sampai saat ini dirinya masih belum menikah,dia memilih mengurus anaknya yang kini sudah berusia tujuh tahun.
"tadinya aku ingin memberitahu kan nya pada darul,tapi aku rasa tidak akan ada guna nya karena dia sudah menemukan wanita yang dicintai nya....kau juga tau mengenai hal itu kan,kami akan bercerai. Jadi mendingan dia ngak usah tau jika aku hamil" ucap ratu sambil tersenyum merasakan sesak didadanya
"aku yakin kau sangat tau bagaimana isi perjanjian pernikahan itu,karena kau yang mengurus semua nya kan. " jelas ratu lagi
"ah....sebaiknya aku pergi dulu,aku harus ke butik mertua ku" ucap ratu sambil berdiri
"hhmm....nona,kau bisa menceritakan kesedihan mu pada ku. Aku akan mendengarkannya,kau bisa anggap aku sahabat atau kakak anda karena kau tau anda tidak memiliki kakak kan?hanya seorang adik saja " jelas herry menatap ratu dengan kasihan
Ratu mengangguk sambil tersenyum,dia berjalan keluar dari ruangan kerja darul . Dia akan menunggu darul mengurus surat perceraiannya,dia akan menerima semua keputusan darul
bersambung
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘