Terjerat Cinta Wanita Malam

Terjerat Cinta Wanita Malam
bab 56


__ADS_3

🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Setelah selesai makan malam,Nadya kembali kedalam kamar nya bersama steve karena mereka sudah resmi menjadi suami istri maka wildan memberikan satu kamar untuk keduanya. Wildan juga sudah menyuruh pelayan hotel untuk menghias kamar nya menjadi kamar pengantin


Wildan menunggu kedatangan laras ke kamar nya,dia sudah sangat merindukan laras. Sepertinya dia tidak bisa jauh dari laras,aroma tubuh laras sudah membuatnya nyaman . Padahal baru juga seminggu dia belum mencium dan memeluk tubuh laras karena kedatangan Nadya dan steve,laras selalu menghindari nya.


tok....tok...tok...


Pintu kamar wildan diketuk dari luar,dengan tersenyum wildan bangkit dari duduknya dan berjalan membuka pintu kamar hotelnya. Terlihat laras berdiri dibalik pintu,wildan menarik tangan laras dengan lembut dan langsung membawanya masuk kedalam kamarnya.

__ADS_1


Wildan segera menutup pintu kamar nya dan menarik dagu laras,wildan mencium bahkan me*lu*mat bibir ranum laras yang membuatnya candu. Dia menggigit bibir laras sedikit agar terbuka,kemudian dia menjelajahi mulut bagian dalam laras dengan lembut membuat laras melenguh


Wildan tersenyum senang karena laras mengeluarkan suara kenikmatan dari mulutnya,walaupun tangan laras mendorong dada bidangnya tapi laras memejamkan matanya. Tangan wildan yang berada dipinggang laras menarik tubuh laras hingga tubuh mereka menempel,laras membuka matanya dan kembali mendorong tubuh laras hingga akhirnya wildan melepaskan ciumannya


"hah....hah....kau ingin membunuhku ya?huuufff ...." bentak laras sambil mencoba mengambil nafas nya dengan cepat ,wildan tertawa kecil melihat wajah laras yang sudah memerah


"aku merindukan mu sayang....kenapa kau selalu menghindari ku hah?" ucap wildan yang kini sudah memeluk tubuh laras dari belakang,dia menciumi leher belakang laras dan menggigit daun telinga nya kecil membuat tubuh laras meremang


Laras berjalan ke sofa yang ada disana,dia menatap wildan dengan tajam. Kemudian wildan tertawa kecil dan berjalan mendekati laras,dia duduk disamping laras sambil menatap wajah laras yang sangat dirindukannya.

__ADS_1


"ada apa kak wildan memanggil ku kesini?" tanya laras,dia memang sudah memanggil wildan dengan sebutan kakak walaupun sesekali dia masih memanggil kamu


Wildan hanya tersenyum menanggapi ucapan laras,dia masih menatap wajah laras yang ketus pada nya. Dia sangat menyukai laras yang bersikap seperti itu pada nya


"kalau masalah perjanjian,kita sudah tidak ada perjanjian itu lagi...hutang kami sudah dibayar oleh kak Nadya,kalau mengenai ibu....aku akan memberitahu pada kakak mengenai kondisi ibu,agar kak Nadya bisa melakukan perawatan pada ibu " jelas laras dengan ketus


"kau benar-benar tidak ingin berhubungan dengan ku?paling tidak mencoba lah selama kau belum lulus,setelah kau lulus terserah kamu saja. Aku akan terima keputusan mu,jika memang kau tidak ingin menikah dengan ku" ucap wildan yang sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi,karena memang ucapan laras ada benarnya.


Wildan menyadari kalau laras itu pintar,makanya dia tidak bisa lagi melaksanakan rencana yang dibuatnya. Jadi dia hanya memberikan penawaran pada laras,setidaknya selama mereka bersama laras akan mulai mencintainya dan akan menerima dirinya menjadi calon suami nya. Wildan hanya bisa berharap,kini dia menatap laras dengan tatapan memohon.

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2