Terjerat Cinta Wanita Malam

Terjerat Cinta Wanita Malam
bab 152


__ADS_3

❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣


Max membeli beberapa makanan juga perlengkapan sekolah untuk anak panti,walaupun awalnya gladis menolaknya tapi max tetap memaksa nya. Sepanjang perjalanan max terus menggenggam tangan gladis,bahkan dia merangkul pinggang ramping gladis dengan lembut.


Gladis mengikuti apa pun ucapan max,dia menyukai sentuhan yang diberikan max ditubuh nya Walaupun hanya sekedar pelukan saja. Kini mereka sudah berada didalam rumah panti,hari juga masih petang . Gladis masuk lebih dulu kedalam rumah panti,dia melihat kesekelilingnya. Mencari keberadaan bu panti juga anak-anak,tapi tidak ada di ruangan-ruangan itu hingga terdengar suara tertawa yang cukup keras dan ramai dari halaman belakang


Gladis yang masih memegang tangan max berjalan dengan cepat menuju halaman belakang,sehingga tubuh max ikut tertarik dari belakang. Max hanya mengikuti langkah kaki gladis,dia merasa senang karena gladis terus menggandeng nya.


Terlihat beberapa ornag dewasa duduk menghadap ke arah anak-anak yang bermain dan membelakangi mereka,gladis berjalan mendekat karena memang hari masih petang jadi masih ada cahaya disana.

__ADS_1


"selamat sore semuanya" sapa gladis dengan ceria nya


Bu panti yang berada tak jauh dari sana menatap ke arah gladis,dia tersenyum dan berjalan mendekati gladis. Bu panti memeluk tubuh gladis, dia menangis di pelukan gladis membuat gladis merasa bingung


"bu....ada apa?" tanya gladis menatap bu panti setelah melepaskan pelukannya


"maafkan ibu,ibu ngak tau kalau selama ini kamu ngak bahagia" ucap bu panti dengan nada pelan


"eekkhm...."

__ADS_1


Deheman seseornag membuat gladis menatap ke arah nya,seorang pria tua dengan tongkat du tangannya. Gladis tersenyum,sedangkan max membulatkan matanya. Dia tidak percaya dengan apa yang dilihat nya,kemudian dia mengedarkan pandangannya ke arah yang lainnya dan ternyata semua nya sesuai dengan penglihatannya.


"ma....pa..kakek?sedang apa kalian disini?" tanya max dengan mengernyitkan dahi nya,dia bingung melihat keluarga nya berkumpul berasa anak-anak panti


"kami ingin menjemput calon menantu kami,karena kau tidak membawa nya kerumah jadi kami yang akan menjemputnya "jelas mama max menatap ke arah gladis yang terlihat terkejut


Gladis menatap ke arah max,seketika hati nya merasa takut. Dulu pernah ada keluarga pihak pria yang menyukai nya datang ke panti dan memperingati bu panti,agar gladis tidak mendekati putra mereka karena gladis tidak pantas dengan putra mereka yang berasal dari keluarga berada. Rasa takut itu kembali menyelimuti hati nya,waktu itu gladis bersikap biasa saja karena dia tidak menyukai pria itu tapi saat ini entah kenapa dia takut . Mungkin karena dia sudah merasa nyaman pada max,tangan max kembali menggenggam tangan gladis dan memberikan kekuatan.


Gladis menatap ke arah max,max terlihat tersenyum seolah mengatakan semua pasti baik-baik saja. Apalagi max mendengar sendiri mama nya yang mengatakan akan membawa menantu nya pulang,sudah bisa max pastikan kalau keluarga nya pasti mencari tau mengenai kehidupan gladis dan mereka menerima nya. Jika tidak ,maka mama nya akan langsung menjauhkan dirinya dari gladis

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2