
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
Paman jiang membawa dayli kerumah nya,sudah sangat lama dia tidak pulang kerumah nya semenjak kematian istri nya. Dia lebih memilih tinggal di club atau di hotel milik keluarga nya,dia selalu merasa kesepian saat dirumah nya ini. Banyak kenangan dirinya bersama istri dan putra nya,sehingga dia lebih memilih tinggal di apartemen nya saja
Walaupun rumah itu jarang di tempati oleh nya,tapi tetap terlihat bersih karena paman jiang selalu menyuruh orang untuk membersihkannya . Dia merasa sedih karena bai li juga memilih untuk tidak tinggal disana,paman jiang meletakan dayli dikamar miliknya . Kamar dimana dirinya dan istri nya dulu,dia memandang sekeliling kamar nya. Tiba-tiba air matanya mengalir dengan deras dipipi nya,kenangan bersama istri nya kembali terlintas
Paman jiang duduk dipinggiran tempat tidur dimana dayli masih tertidur,dia mengusap air mata dipipi nya walaupun air matanya terus mengalir. Saat dia memejamkan matanya ,sebuah tangan kecil mengelap air mata dipipinya. Kemudian dia membuka matanya dan melihat wajah kecil dihadapannya
"kakek....napa nanis?" tanya dayli yang sudah terbangun dan melihat paman jiang menangis
Paman jiang berusaha tersenyum,dia memeluk tubuh mungil dayli. Kemudian dia mengecup kening dayli,wajah dayli hampir mirip dengan bai li dan juga istri nya.
"kakek ngak apa-apa sayang,kamu ngak bobok lagi?" ucap paman jiang menatap dayli,kini air matanya sudah berhenti
__ADS_1
"deli lapal kek" jawab dayli
"kalau begitu ayo kita makan ,kakek akan suruh mbah ija buatin makanan untuk kita. Kakek juga sudah lapar ni" jawab paman jiang dan menggendong dayli
Mereka menuju dapur dan menyuruh mbah ija membuatkan makanan untuk mereka,senyuman dayli mampu membuat paman jiang tersenyum senang. Dia bersyukur dessy mempertahankan peri kecil ini hadir ditengah-tengah mereka,mbah ija menatap paman jiang yang tersenyum dan dia ikut tersenyum juga
Dirumah sakit,dessy terbangun didalam pelukan bai li. Dia melihat zee sudah duduk di sofa ,dessy merasa malu dan turun dari tempat tidur dan masuk kedalam kamar mandi. Dessy mencuci wajah nya terlebih dahulu,kemudian keluar.
"sudah lama dok?" tanya dessy dengan sopan
"hhmmm....maaf,tadi aku ketiduran" jawab dessy malu
"oya...dimana dayli?paman jiang mana?" tanya dessy yang tidak melihat mertua dan anak nya itu
__ADS_1
"ooh....tadi saat melihat kalian tertidur,paman jiang membawa dayli pulang kerumah nya karena dayli juga sudah tertidur digendongan ....apalagi rumah sakit juga ngak baik untuk anak-anak des" jelas zee
"hah?....tapi" ucap dessy tapi dipotong oleh bai li yang ternyata sudah bangun dan mendengar pembicaraan dessy dan zee
"ngak apa-apa,biarkan papa bersama dayli. Kasihan papa merasa kesepian setelah mama meninggal dan aku memilih tinggal di apartemen " potong bai li dengan lembut
Dessy hanya menghela nafas,dia takut jika dayli mengganggu paman jiang. Dia tidak ingin merepotkan paman jiang untuk mengurus dayli,karena dayli suka manja . Dessy mendekati bai li karena bai li memanggil nya agar mendekat pada nya,bai li memeluk tubuh dessy didepan zee membuat zรจe akhirnya berdiri dan keluar.
"jangan khawatir,papa ngak akan menyakiti dayli....wajah dayli mengingatkan kami dengan mendiang mama" bisik bai li dengan lembut
"aku hanya khawatir kalau dayli merepotkan papa,karena dayli termasuk anak yang manja." jawab dessy sambil membalas pelukan bai li
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ๐๐๐๐๐๐๐๐