
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
"nad....kau mengganggu kesenangan ku " ucap paman jiang merasa sangat kesal
Paman jiang mengeluarkan dompetnya dan mengambil kartu nama ,dia memberikannya pada Nadya. Nadya tersenyum senang,dia mengucapkan terima kasih dan pergi begitu saja.
Nadya memilih untuk kembali kerumah nya dan berkemas,dia membawa beberapa pakaian saja untuk berjaga-jaga . Setelah mengemas pakaiannya,dia menghubungi salah seorang yang biasa mengurus rumah nya seperti biasa . Dia akan meninggalkan rumah nya untuk sementara waktu,dia segera memesan tiket pesawat untuk keluar negeri.
Nadya memilih untuk pergi ke bandara dengan menggunakan taksi online,dia tidak memikirkan dirinya yang sudah sangat lelah. Bagi nya saat ini adalah keadaan steve,hatinya benar-benar merasa gelisah karena tidak mendapatkan kabar dari steve
"semoga semuanya baik-baik saja" doa Nadya dalam hati
__ADS_1
Beberapa jam kemudian ,akhirnya nadya sampai di bandara internasional dikota itu. Dia langsung menunjukan kartu nama steve pada salah satu taksi disana,tubuh nya benar-benar merasa lelah tapi dia tetap berusaha untuk mencari tau keadaan steve lebih dulu.
Nadya bingung,dia memilih menghubungi nomor kantor perusahaan itu sebelum dia berangkat kesana. Dia meminta tolong pada pak supir sebelum supir itu membawanya ke perusahaan itu
"pak tolong telpon kan ke nomor ini,katakan kalau bapak ingin berbicara dengan direktur steve" ucap Nadya lembut
Pak supir itu menyetujui nya,dia mengambil ponsel Nadya dan menghubungi nomor kantor steve. Saat ini sudah pagi,kemungkinan steve pasti disana. Nadya tidak tidur semalaman karena perjalanan menuju kota dimana steve berada
"ya hallo"terdengar suara dari seberang
"hhmm....pak,bisa bicara dengan direktur steven. Saya temannya steve,ponselnya saya hubungi berkali-kali tapi tidka aktif juga" ucap pak supir itu
__ADS_1
"ah ya....pak steve kecelakan sebulan yang lalu,saat ini beliau masih dirumah sakit " jawab pria diseberang
Nadya terkejut,dia langsung menangis. Pak supir terdiam melihat Nadya yang menangis,dia ikut merasa sedih. Nadya menyuruh pak supir untuk menanyakan alamat rumah sakit dimana steve dirawat,dia ingin melihat keadaan steve. Nadya mencatat alamat rumah sakit itu dan meminta pak supir untuk mengantarkannya kesana
Setelah sampai dirumah sakit,nadia membawa koper kecilnya. Dia menanyakan dimana kamar steve berada,dia berjalan menyusuri lorong rumah sakit. Dia mendapatkan pintu yang bertuliskan kamar steve ,dengan langkah yang agak pelan dia mendekati kamar itu. Dia melihat seorang wanita sedang duduk didepan ruangan itu dengan wajah kesal nya
"aku tidak mau tau,kau harus mengurus perceraian ku....aku ngak mau ngurusin ornag sakit seperti dia,aku masih muda dan bisa mencari pengganti nya yang lebih gagah lagi "
Nadya mendengar dengan jelas ucapan wanita itu,Nadya berpikir jika wanita itu adalah istri steve . Nadya tidak berani melihat keadaan steve karena masih ada istrinya disana,dia hanya duduk tak jauh dari istri pertama steve.
Terlihat seorang pria keluar dari dalam ruangan steve,pria muda yang Nadya pikir pasti anak nya steve. Pria itu terlihat kesal pada istri pertama steve,Nadya masih memperhatikan keduanya dan mencuri dengar pembicaraan mereka. Dia memainkan ponselnya, agar tidak dicurigai oleh anak dan istrinya steve
__ADS_1
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘