Terjerat Cinta Wanita Malam

Terjerat Cinta Wanita Malam
bab 158


__ADS_3

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Gladis dan max sudah berkumpul bersama keluarga besar max,disana hanya ada bu panti saja yang merupakan keluarga nya. Gladis merasa sedikit segan denagn keluarga besar max yang merupakan keluarga kaya dan terpandang


"sayang.....tadi malam kamu ngak disakiti oleh max kan?jika max berbuat kasar sama kamu,bilang sama mama....biar mama hajar dia" ucap mama max sambil menatap tajam pada max


"ngak kok ma....max,tidak pernah menyakiti saya. " jawab gladis,


"aku lah yang sering menyakiti nya dulu" batin gladis dalam hati,saat masih bersama rayan . Gladis selalu bersikap kasar pada max,tapi max membalasnya dengan kelembutan. Membuat gladis yakin jika max memang benar-benar mencintai nya.


"kamu jangan takut nak,kami akan melindungi mu" jelas salah satu keluarga max

__ADS_1


Bu panti tersenyum melihat perhatian keluarga besar max,dia merasa bersyukur akhirnya gladis bisa mendapatkan suami yang menyayangi nya dengan tulus tanpa memandang siapa dirinya.


Tak lama kemudian,bu panti pun pamit pulang. Max menyuruh supir pribadi nya yang mengantarkan bu panti pulang,max juga sudah menyiapkan hadiah-hadiah untuk anak panti. Dia akan memberikan tunjangan bulanan pada panti asuhan itu,karena sudah membesarkan dan menjaga gladis dengan baik.


Semua keluarga sudah kembali ke negara mereka masing-masing ,mereka memang tidak tinggal dikota itu. Begitu juga dengan kedua orang tua max dan kakeknya,mereka harus kembali segera karena perusahaan mereka yang memang harus ditangani oleh mereka sendiri.


"max....kapan kalian kembali?" tanya kakek max


Max hanya diam saja,dia belum mengatakan apa pun pada gladis. Kakek dan kedua orang tua max menatap mata max yang melirik ke arah gladis,mereka tau jika max belum memberitahukan mengenai dirinya.


"kami pulang dulu,kalian baik-baik disini. Dan sayang....kamu harus datang kerumah mama dan juga rumah kakek ya,buat anak yang banyak. Agar nanti satu tingga dirumah mama dan satu lagi tinggal dirumah kakek " jelas mama max memberikan nasehat pada menantu nya itu

__ADS_1


Gladis terkejut mendengar ucapan mertuanya,tapi kemudian dia tersenyum dan mengangguk saja. Dia tau kalau orang tua max merasa kesepian karena hanya max yang merupakan anak mereka satu-satu nya


Setelah semua orang pergi,tinggal lah max dan gladis di dalam ruang tamu apartemen. Max menggenggam tangan gladis yang menyandarkan tubuh nya di dada bidang miliknya,max bingung bagaimana menyampaikannya karena dia memang bukan lah warga negara di kota itu hanya saja dia memiliki perusahaan di kota itu.


"hhmm....sayang,sebenarnya aku bukan berasal dari negara ini. Aku tinggal di negara dimana keluarga ku tinggal,aku juga sudah menyiapkan rumah disana untuk istri dan anakku nanti nya" jelas max dengan takut-takut,dia takut jika nantinya gladis akan meninggalkannya


Gladis menaikan wajah nya menatap wajah max yang terlihat khawatir,dia tersenyum kemudian mengecup bibir max sekilas.


cup


"aku akan ikut kemana pun suamiku pergi,walaupun harus ke kolong jembatan sekali pun. Aku akan mengikuti suami ku,karena sudah ku saat ini adalah bersama suami ku" ucap gladis sambil tersenyum lembut

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2