
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Paginya,Nadya bangun lebih dulu. Dia membuatkan sarapan seperti biasanya,walaupun tubuhnya masih merasa lelah karena dihajar habis-habisan oleh steve tapi dia merasa senang. Nadya melihat pil anti hamil yang biasa dia minum,pil yang dikasih oleh dokter langganan nya dulu.
"huuufff "
Nadya menghela nafas nya,dia akan mengunjungi dokter kandungan kepercayaan steve karena steve ingin memastikannya sendiri kalau Nadya tidak akan hamil.
"pagi sayang...." ucap steve saat Nadya sedang mencuci piring bekas dia memasak,steve memeluk tubuh Nadya dari belakang dan mencium kepala belakang Nadya denagn lembut
"sudah selesai masaknya?"tanya steve
"sudah....ayo kita makan" jawab Nadya sambil menarik tangan steve untuk duduk
Nadya menyiapkan makanan dipiring steve,dia memberikannya didepan steve sambil menampilkan senyuman manisnya. Steve makan dengan lahap, masakan Nadya sangat pas dan enak di mulutnya. Selama ini dia hanya makan menu restauran karena istrinya tidak pernah masak dan koki dirumah nya berasal dari restauran di kota nya,jadi dia sangat menyukai masakan Nadya
__ADS_1
"aku sudah membuat janji dengan dokter kandungan,jadi kita tidak perlu mengantri lagi" jelas steve
"aku kan masih ada obat yang kemarin aku pakai " jawab Nadya
"tidak usah minum obat itu lagi,aku ingin kau memakai alat anti hamil. Karena kau tidak ingin kau hamil anak ku...maaf " ucap steve dengan tegas
"ya sudah....setelah mencuci piring,kita akan berangkat segera" ucap Nadya lembut,dia tidak ingin menentang perintah steve karena dia juga tau bagaimana yang harus dia lakukan. Ini sudah menjadi keputusan mereka sebelum menikah
Saat ini mereka sudah sampai didepan rumah sakit ternama,steve harus nya langsung masuk menemui dokter kandungan yang merupakan rekomendasi dari teman bisnis nya tapi karena ada pasien darurat yang ingin melahirkan membuat nya harus menunggu.
"hhmm....anda cantik sekali nona,smoga anak ku ketularan cantiknya seperti anda ya" ucap seorang wanita yang sedikit agak berumur tapi perut nya terlihat besar
"terima kasih bu....anda sedang hamil ?"tanya Nadya tersenyum ramah
"iya....ini sudah lima bulan,anak pertama saya. Karena kesibukan bekerja,jadi baru sekarang bisa punya anak. Kamu kesini pasti ingin konsultasi punya anak kan?" jelas ibu tadi
__ADS_1
Nadya hanya tersenyum,tanpa menjawab pertanyaan ibu itu. Kemudian dia mengelus perut ibu itu dengan lembut,membuat ibu itu ikut tersenyum
"bagi wanita,memiliki seornag anak adalah hal yang paling penting dalam hidupnya. Saya pikir saya ngak akan bisa hamil karena usia saya yang sudah sedikit tua,tapi saya bersyukur bisa hamil. Kehamilan membuat seornag wanita dan istri menjadi sempurna,ya kan dek" jelas ibu itu pada Nadya
Nadya masih tersenyum,sebenarnya dia ingin sekali hamil tapi steve tidak menginginkannya. Mungkin sampai kapan pun dia tidak akan memiliki seorang anak ,tapi dia senang bisa bersama pria yang dicintainya....
"selamat ya bu,akhirnya anda bisa hamil dan menjadi ibu nantinya" ucap Nadya yang ikut senang melihat ibu itu
"terima kasih,saya doa kan juga agar kamu cepat hamil juga ya....nular...nular...." jawab ibu itu sambil mengelus perutnya kemudian tangannya mengelus perut Nadya
Steve menatap kesal pada ibu itu,dia ingin mengatakan sesuatu tapi tangannya digenggam oleh Nadya. Nadya tidak ingin orang disana mengetahui mengenai dirinya yang datang hanya untuk supaya tidak hamil,steve menatap mata Nadya kemudian dia melihat Nadya menggelengkan kepalanya
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘
__ADS_1