
☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘
Gladis sudah berdiri didepan teras bersama ibu dan anak-anak panti,mereka menyambut kedatangan pak randy dengan tersenyum senang. Ibu panti mendekati pak randy dan menyalami nya dengan lembut
"selamat datang pak,silahkan masuk" sambut bu panti
"terima kasih...." jawab pak randy,kemudian dia menatap gladis yang ikut berdiri diantara anak-anak panti
"kamu gladis kan?apa kabar?sudah lama saya tidak melihat kamu ya" sapa pak randy sambil tersenyum hangat
"saya baik pak,seperti nya bapak sehat selalu ya"ucap gladis sambil tersenyum
"ha...ha...hidup itu harus dinikmati gladis,hhmm...kamu ngak kerja hari ini?" tanya pak randy menatap gladis
"saya pulang pagi tadi pak,jadi bisa bantu ibu masak dan menyambut bapak sekarang" jawab gladis
__ADS_1
"oiya pak,dimana nak rayan?apa tidak ikut?"tanya bu panti yang melihat pak randy sendirian saja mendekati mereka
"ada....rayan lagi bantuin supir buat angkat makanan,karena saya bawa beberapa kotak buah-buahan untuk anak-anak"jawab pak randy
"oya?kalau begitu kamu gladis,bantuin nak rayan bawain apa yang bisa dibawa sana" ucap bu panti lembut
Gladis mengangguk,dia berjalan menuju mobil pak randy yang berada dihalaman panti. Gladis bersama beberapa anak laki-laki dari panti,mereka juga ingin membantu. Gladis melihat punggung belakang pria yang dikatakan bernama rayan oleh bu panti nya,karena gladis sangat kenal sekali dengan supir pak randy.
"eekkhm....permisi,ada yang bisa kita bantu pak?" tanya gladis dengan lembut,pria itu membalikan tubuh nya menghadap ke arah gladis. Keduanya terkejut dan saling bertatapan dengan wajah kebingungan,gladis membuka mulutnya cukup lebar. Sedangkan pria itu yang awalnya terkejut,kini tersenyum menatap wajah gladis
"kak....ayo kita angkat" ucap salah satu anak panti yang ikut dengan nya tadi,dia menyenggol lengan gladis sehingga membuat gladis tersadar
Gladis pun berjalan mengambil dua bungkusan besar,masing-masing diletakan di tangannya kemudian dia berjalan mengikuti langkah kaki rayan yang sudah berjalan lebih dulu didepannya memasuki rumah panti
Gladis masih merasa malu,pria yang memakai jasa nya tadi malam kini berada dihadapannya dan mengetahui jati dirinya yang sebenarnya. Dia tidak ingin rayan memberitahu ibu panti atau anak lainnya di panti,dia takut jika ibu panti akan mengusirnya. Begitulah yang dipikirkan nya
__ADS_1
Semua yang dibawa oleh pak randy dan rayan sudah berada diruang tamu bu panti,pak randy memberikan satu-satu bingkisan pada anak-anak panti. Begitu juga dengan gladis
"gladis....ini buat kamu,bapak baru pulang dari luar negeri. Trus lihat kaos ini,kaos couple...bapak suka liat nya,tapi ngak mungkin bapak pake kan ibu udah ngak ada. Jadi bapak beli buat kamu dan rayan,ngak apa-apa ya...."panggil pak randy,gladis mengangguk dan tersenyum
"oh...namanya gladis" batin rayan sambil tersenyum tipis melihat gladis yang menerima bungkusan kecil dari tangan papa nya
"ternyata tuan rayan anaknya pak randy" batin gladis tanpa melihat wajah rayan,dia takut nanti rayan memberitahukan semuanya pada pak randy
"makasih pak,ini cantik dan bagus ....pasti harga nya mahal kan,"ucap gladis merasa tidak enak diberikan hadiah yang sama dengan rayan
"tidak apa-apa,ayo dipakai....bapak ingin lihat kalian memakainya bersama karena rayan juga sudah memakai kaos nya " ucap pak randy menatap rayan
Gladis menoleh ke arah rayan,pria itu memakai kemeja bukan kaos yang seperti dikatakan pak randy. Tapi kemudian rayan membuka kancing kemejanya dan memperlihatkan kaos yang dipakainya didalam kemeja nya,gladis membulatkan matanya sempurna. Dia tidak menyangka rayan memakainya
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘😘😘😘