
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
Rayan terus menatap wajah ratna,dia merasa kasihan melihat ratna yang masih terlelap dan Terlihat jelas kalau wajah nya sangat lah lelah dan tidak terawat,dia mengelus pipi ratna kemudian mengangkat tubuh ratna . Rayan ingin memindahkan nya ke dalam kamar dimana dia meletakan arga,dia ingin melihat ratna nyaman dalam tidurnya tapi baru berjalan masuk kedalam kamar malah ratna sudah terbangun
"eeh.....anda mau apa tuan? "ta nya ratna terkejut
"aku mau pindahin kamu ke atas tempat tidur,agar tidur mu nyaman" jelas rayan tapi ratna malah mendorong dada bidang rayan hingga dirinya terjatuh dan ditimpa oleh rayan
Mereka jatuh berdua dengan posisi ratna berada diatas tubuh rayan karena rayan membalik tubuhnya agar tidak menimpa tubuh ratna,disaat bersamaan arga terbangun dan melihat mereka berdua
"ma.....mau buat adik kecil untuk arga lagi ya?" tanya arga menatap ratna dan rayan
"hah???"
__ADS_1
Ratna yang sadar langsung berdiri,dia mendekati arga dan duduk disamping arga yang sudah duduk ditempat tidur. Ratna menatap arga dengan tajam,dia ingin tau dari mana arga tau mengenai membuat adik kecil
"arga....kamu tau dari mana buat adik kecil?karena mama ngak pernah ngajarin kamu" ucap ratna dengan nada ketus nya,arga tau kalau mama nya sedang marah jadi dia diam saja dan mulai menundukan kepala nya
"eekkhmmm....sayang,katakan saja. Mama ngak marah kok sama kamu" ucap ratna ,kali ini dia berbicara dengan lembut
"hhmm....itu temen arga yang bilang,dia pernah liat papa dan mama nya berpelukan dan saling menindih seperti tadi. Dia nanya sama mama nya ,kata mama nya itu proses buat adik kecil makanya jika melihat kedua ornag tua nya seperti itu. Temen arga langsung pergi,karena begitu yang dibilang mama nya. " jelas arga sambil menundukan kepalanya, dia takut jika mama nya marah
"tapi arga ngak punya papa" ucap arga dengan polos nya
"kalau saya jadi papa arga,arga mau?" tanya rayan yang kini duduk dihadapan arga
"mau....mau..."jawab arga sambil berteriak dengan senang
__ADS_1
Rayan mengelus kepala arga dan tersenyum,dia mengalihkan pandangan nya pada ratna yang masih diam saja dengan menundukan kepalanya. Selama ini arga memang jarang sekali mendapatkan perhatian dari madi yang merupakan papa kandung nya,karena memang pernikahan mereka bukanlah pernikahan yang diinginkan.
"sekarang arga tidur lagi,besok papa sama mama ratna mau mendaftarkan pernikahan dulu ke kantor agama karena jika ingin mempunyai adik kecil maka papa dan mama harus menikah" jelas rayan membuat arga tersenyum dan memeluk tubuh rayan
Sedangkan ratna yang mendengar nya jadi terkejut, dia menatap mata rayan dengan tajam tapi rayan malah membalas nya dengan senyuman. Ratna berjalan keluar dari kamar nya ,kembali ke ruang tamu yang memang tidak besar. Rayan pun ikut keluar setelah melihat arga sudah tertidur.
"aku haus....bolehkah aku minta minum " ucap rayan yang sudah duduk di dekatnya
Ratna bangun dari duduk nya dan berjalan ke dapur,dia ingin membuatkan kopi susu sachet yang biasa dia beli untuk dirinya jika sudah gajian. Tak lama dia merasakan sebuah tangan melingkar di perutnya
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ
__ADS_1