
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Gladis mengangguk,dia masih menatap ke arah suami nya yang masih terlihat lemah tapi saat bercinta dengan nya seperti semangat nya bangkit lagi.
"ayo tiduran,biar aku periksa " ucap merry
Gladis membantu max untuk berjalan menuju ranjang pasien,dia berdiri di dekat suaminya itu karena max terus saja menggenggam tangan gladis seolah ngak ingin jauh dari nya .
"sebaiknya kamu duduk dulu,biar aku periksa keadaan tubuh max" ucap merry
"jangan,aku tidak bisa jauh dari gladis. Jika jauh dari nya aku bisa mual dan muntah " jelas max yang kembali menarik tangan gladis saat gladis berusaha melepaskannya
"hhmm....begitu ya,...baiklah" ucap merry
Merry memeriksa keadaan max seperti biasa nya, dulu nya dia adalah dokter umum tapi dia mengambil spesialis kandungan agar dia bisa mengerti mengenai kehamilan seorang wanita . Walaupun dia belum menikah,tapi dia ingin memperdalam ilmu kewanitaan ini. Apalagi dia menyukai anak-anak
__ADS_1
"hhmm.....gladis,kapan terakhir kamu datang bulan?" tanya merry menatap ke arah gladis yang sudah duduk didepan nya dan memeluk lengan max
Gladis dan max mengernyitkan dahi nya ,mereka merasa bingung karena pertanyaan merry pada gladis bukannya max. Merry hanya tersenyum saja,karena dia yakin jika gladia lah yang sedang sakit bukan max
"bisa kamu naik ke atas ranjang itu?" tanya merry menatap ke arah gladis
"hei....yang sakit aku,kenapa istri ku yang harus diperiksa?" ucap max dengan wajah kesal nya
"ha....ha....kau ini,yang sakit dia. Kau hanya terkena dampak nya saja " jelas merry membuat max semakin bingung
Merry mulai menyibakan pakaian gladis di bagian perut,kemudian mengoleskan gel di atas perut Gladis dan mengarahkan alat diatas perut Gladis membuat max dan gladis bingung.
Merry tersenyum,dugaannya ternyata benar. Gladis hamil dan sudah jalan tiga bulan,apalagi perkiraan nya kalau anak yang dikandung gladia lebih dari satu.
Setelah memeriksa gladis,merry pun kembali duduk dihadapan max. Sedangkan gladis masih bersiap-siap membereskan pakaiannya yang disibakan oleh merry tadi,dia menuliskan dua resep untuk max juga untuk gladis
__ADS_1
"apa kamu ngak merasa mual atau pernah muntah selama tiga bulan terakhir ini?" tanya merry menatap gladis,gladis bukannya menjawab malah melirik ke arah max
"hei....aku yang mual dan muntah selama hampir tiga bulan ini,bukan gladis....kamu ini ngerti ngak sih?atau jangan-jangan ilmu kedokteran mu sudah pudar hah?" ucap max dengan ketus
"hhmm......sebenarnya gladis hamil dan beruntung nya kamu yang ngidam" jelas merry membuat max dan gladia terkejut ,mereka saling pandang seolah tak percaya.
"kau....Jangan mengada-ngada " bentak max dengan ketus karena dia sudah mencari tau mengenai tanda-tanda wanita hamil,semua nya tidak ada pada diri gladis.
"makanya tadi kau lihat sendiri,jangan hanya cemberut. Tadi dilayar nampak jelas anak-anak kalian" jelas merry sambil menunjuk ke arah layar komputer nya
Gladis dan max semakin terkejut,mereka tersenyum senang tapi max masih tidak begitu percaya karena tanda-tanda kehamilan yang dibaca nya di internet tidak ada pada gladis
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘
__ADS_1