
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
Pagi ini citra sengaja pergi untuk melihat sebuah ruko yang akan di jadikan nya usaha juga tempat tinggal nya,dia sudah mengetahuinya di internet mengenai rumah itu. Letak rumah itu sangat strategis di tengah kota ,walaupun agak mahal tapi dia yakin kalau usahanya nanti akan berjalan dengan lancar.
Citra turun dan melihat sekeliling nya,dia melihat didepan ruko yang akan dibelinya adalah gedung perusahaan yang terbilang besar,dia juga melihat di sekitar gedung perusahaan itu yang terdapat cafe kecil dan supermarket.
Citra berniat membuka toko bunga,makanan ringan dan ice cream karena di daerah situ belum ada jualan yang seperti itu. Ruko lantai dua dengan dinding kaca dibagian bawah nya sehingga terlihat seperti rumah kaca akan membuat keadaan semakin terlihat romantis,dia akan menghias beberapa sudut disana menjadi lebih cantik agar terkesan romantis
Senyuman terukir jelas diwajah nya,dia sudah melamun memikirkan usaha yang akan dibuatnya dari dalam mobil. Dengan segera citra keluar dari dalam mobilnya yang terbilang biasa,dia melangkah masuk kedalam rumah kaca itu. Disana sudah menunggu pemilik rumah itu,dia ingin menanyakan harga rumah itu karena di internet tidak diberitahukan sehingga dia harus berjumpa dengan pemilik nya secara langsung
__ADS_1
Citra menanyakan harga rumah itu,dia tidak ingin menyewa karena takut tidak punya uang untuk membayarnya lagi sedangkan dirinya sudah berhenti bekerja dari club. Dia harus bisa bersiap-siap untuk keadaan yang mendesak,setelah menanyakan harga rumah itu. Citra ingin pulang ke club nya,ternyata dia masih kurang berapa puluh juta lagi sehingga dia menunda nya untuk sementara waktu.
Braaak....
"ah...maaf kan saya,saya ngak sengaja " ucap citra yang ternyata menabrak seseornag didepannya
"anda ngak apa-apa tuan muda?" tanya pria yang berada disamping pria yang ditabrak citra
Citra membersihkan bagian bo*kong nya yang berdebu akibat terduduk,dia berjalan kembali menuju mobil nya. Dia ingin segera melajukan mobilnya menuju club,dengan perasaan kesal. Dia menghela nafas nya dengan kasar,hingga akhirnya dia sampai didepan club.
__ADS_1
Terlihat paman jiang sudah berdiri didepan pintu masuk seolah menunggu seseorang ,citra mendekati paman jiang dan memeluknya. Paman jiang membalas pelukan citra,dia sudah mendengar beberapa pelanggan yang sedikit protes dengan pelayanan yang dilakukan citra tapi dia tidak perduli mengenai hal itu.
"paman....bagaimana kabar kak dessy?" tanya citra yang masih menggandeng paman jiang
"dia baik,malah saat ini dia hamil anak ketiga nya" jawab paman jiang dengan wajah senang nya
"wah.....enak sekali ya,sudah mau tiga saja anak nya" ucap citra dengan antusias,Citra memang menyukai anak kecil
Setiap mereka berkumpul,citra yang selalu suka bermain dengan anak-anak dessy,Nadya juga ratu. Dia ingin sekali memiliki anak juga,tapi ngak mungkin jika ngak ada ayah nya. Makanya dia harus mencari sosok ayah dulu,yang menerima dia apa adanya. Walaupun butuh waktu lama ,tapi dia yakin kalau jodoh ngak akan ketukar
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ