
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Dessy sudah sampai di bandara di kota nya,entah kenapa kepala nya terasa pusing. Dia memang makan dari tadi siang,saat ini sudah malam dan perut nya terasa mual. Tubuh nya merasa sangat lemas dan lelah,dia tidak sanggup menahan tubuh nya lagi
braaak...
Tubuh dessy terjatuh,dia pingsan. Sekuriti bandara membawa nya kedalam ruangan vip dimana ada tempat istirahat disana,mereka juga memanggil dokter bandara untuk memeriksa keadaan dessy
Setelah hampir se-jam ,akhirnya dessy sadar. Dia melihat ruangan yang cukup dingin dan terasa nyaman,dia memperhatikan sekeliling nya. Dessy berniat duduk,tapi kepala nya masih terasa pusing dan perut nya juga terasa mual.
"anda sudah bangun nona?"tanya pria paruh baya dengan seragam sekuriti yang dikenakan nya
"ah iya....saya dimana pak?"tanya dessy
"anda masih dibandara ,tadi anda pingsan nona" jelas pak sekuriti
__ADS_1
"dan bapak yang menolong saya?"tanya dessy
"iya,saya yang membawa anda kesini. Maaf jika anda merasa ngak nyaman" ucap pak sekuriti
"makasih pak,saya baik-baik saja" jawab dessy lembut
"anda harus banyak istirahat dan jangan banyak pikiran nona,karena tidak baik untuk janin anda. Tadi dokter mengatakan seperti itu" jelas pak sekuriti
"janin?" tanya dessy merasa bingung
"ya....tadi dokter bilang kalau nona sedang hamil,kemungkinan masih sekitar seminggu an lebih saja" jelas pak sekuriti
"apa anda bisa menghubungi teman atau saudara anda untuk menjemput anda nona?atau anda sudah merasa baikan ?"tanya pak sekuriti
"ah....tolong pesan kan taksi saja pak,saya akan pulang sendiri " ucap dessy yang tidak ingin larut dalam pikiran nya
__ADS_1
Pak sekuriti itu langsung keluar dari ruangan vip itu,dia memesan taksi untuk dessy. Dessy bingung harus kemana,dia tidka ingin kembali ke club dulu. Dia ingin mencari tau keadaan nya yang sebenar nya,jika benar dia sedang hamil maka dia akan pergi dari club dan membesarkan anak nya sendiri. Tapi mana mungkin dia hamil,selama ini dia meminum pil penunda kehamilan dan semuanya baik-baik saja.
Saat ini dessy sedang berada didalam taksi menuju rumah Nadya,dia ingin menginap dirumah Nadya. Dia juga sudah memberitahukan kedatangannya pada Nadya,dia ingin menceritakan semuanya pada Nadya mengenai dirinya yang bisa hamil walaupun dia tidka percaya sepenuhnya. Rencananya besok dia akan mencoba memeriksakan keadaannya ke rumah sakit besar
Tak lama dessy sudah sampai didepan rumah Nadya,saat dia datang steve sudah tidur. Nadya yang memang sudah tau kedatangan dessy memilih untuk menunggu dessy dan membiarkan steve beristirahat terlebih dahulu.
"nad...hiks...hiks..." teriak dessy saat melihat Nadya membukakan pintu rumah nya untuk dessy.
Dessy memeluk tubuh Nadya dengan erat,dia menangis didalam pelukan Nadya. Nadya merasa bingung,harus nya dessy bahagia karena dia akan menikah dengan bai li seperti janji bai li pada nya saat itu.
Nadya membawa dessy masuk kedalam rumah nya,dessy masih didalam pelukannya. Nadya mendudukan dessy di sofa ruang tamu nya dan memberikan minuman dingin pada dessy,dessy meneguknya hingga habis membuat Nadya menggelengkan kepalanya dan tersenyum.
"kau kenapa?dimana bai li?"tanya Nadya dengan lembut
Dessy mengambil gelas dari tangan Nadya,dia menenggak minuman itu sampai habis. Dia bingung harus mulai dari mana untuk menjelaskan pada Nadya,tapi hanya Nadya satu-satu nya yang bisa memberikan kenyamanan saat ini.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ